Monday, 4 December 2017

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 207 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Zero
Proof Reader
Mizuki Hashima

Arc 23: Datangnya Ancaman Baru

Chapter 207: Gorila, dan
Kelas-Penguasa
 



Fraze gorilla mengayunkan tangannya untuk menghancurkan tanah sehingga terbentuklah lubang-lubang kecil. Kuat sekali..


  『Kena kau!Boost!!!』






Gerhilde Elzie mendekati Fraze itu dengan cepat dan memukul beserta pile bunker yang telah diperkuat dengan [Boost] ke tubuh sampingnya.


Suara retak terdengar, dan sebagian tubuhnya hancur. Kekuatan Pile bunker sangat hebat.


Akhirnyaaa!




Saat Elzie berteriak kegirangan, Gorila itu mulai memukul dadanya lagi, dan menghempaskan Gerhilde.


『Uuuguuu!?』


Tapi meski telah terlempar, Gerhilde bisa mendarat dengan selamat dan mengatur posisinya lagi.


Gorilla itu tidak menghiraukannya dan malah membawa tangan kanannya yang hancur ke depan matanya. Lalu core didalam dadanya mulai memancarkan cahaya oranye.


Tiba-tiba, tangan kanan yang sudah hancur mulai tumbuh seperti es. Akhirnya, tangan besarnya kembali seperti semula dalam beberapa detik saja. Sungguh kemampuan regenerasi yang menakjubkan…



Lalu ia meninjukan tangannya yang telah diregenerasi kearah Gerhilde, namun Gerhilde langsung mengaktifkan [Boost], menghindar ke kanandankiri sambil mundur seakan-akan ia sedang dikejar.


Slip!


Gorila itupun jatuh tergelincir seakan-akan kehilangan pijakannya karena sihirku, dan Gerhilde-pun bisa kabur darinya.


Setelah itu, aku tidak tahu darimana datangnya Moroha-nee-san, dia tiba-tiba menusukkan pedangnya ke dada Gorilla itu. Akan tetapi, ia sangan kuat. Meskipun orang sekuat nee-san bisa melakukan sesuatu hanya dengan sebuah pedang, namun pedangnya kurang panjang untuk mencapai core yang ada di dadanya.


Akan tetapi, nee-san menusukkan 1 pedang lainnya ke pedang yang telah ia tusukkan tadi, dan menusuknya lebih dalam. Akan tetapi pedangnya masih tidak mencapai core.


「Hmmm, bahkan 2 pedang masih belum cukup, ya? Dadanya lebih tebal dari yang kuduga.」


Moroha-nee-san pun melompat dan mendarat dibawah bahkan sebelum gorila itu mencoba untuk menghempaskannya ketika ia ada di atas dadanya.


Moroha-nee-san pun melompat sebelum gorilla itu menghempaskannya.


「Touya-kun, Ini diluar batas kemampuanku ~tahu. Sangat-sangat mus-ta-hil  dengan keadaanku yang sekarang dimana aku tidak bisa memakai kekuatanku.」


Apakah artinya ia bisa melakukan apapun kalau ia menggunakan kekuatan dewinya? Kalau begitu, aku ingin kau menggunakannya.


「Hmmm. Semua yang ada disini akan T E R H E M P A S K A N saat aku memotongnya menjadi dua, dan benua ini mungkin akan T E R B E L A H. Apa tidak apa-apa?」

Bahaya oooiii!



(TL:Mungkin sudah ketiga kalinya, tapi sekali lagi… Badass nee-san.)


Apa-apaan itu! Aku penasaran apakah ia tidak bisa mengatur kekuatannya sendiri! Ia terlalu kejam!


Yah, kalau itu aku, aku akan mengatakan kalau akan lebih sulit untuk bergerak 1 milimeter saat aku disuruh untuk bergerak 1 meter jika aku ditanya apakah bergerak 1 meter itu lebih susah daripada 1 milimeter.


Mungkin sekarang ini nee-san bergerak hanya 0.1 milimeter, sebisa mungkin menahan kekuatannya. Tapi meski begitu, ia tetap lebih kuat daripada orang biasa.


「Aku juga mungkin tidak akan bisa mempertahankan keberadaanku jika aku menggunakan kekuatan dewiku didunia ini. Jadi kalau bisa, aku tidak ingin menggunakannya.」

「Ah~ sudah cukup, tolong mundurlah.」



Akhirnya aku sadar bahwa orang bertalenta adalah orang yang tepat di tempat yang tepat. Kedua nee-san ku tidak memiliki tubuh sepertiku. Jadi akan mustahil untuk mempertahankan keberadaan mereka jika kekuatan dewinya terkuras karena tubuh mereka yang ada disini terbuat dari kekuatan itu sendiri.


Terlebih lagi, sepertinya mereka dilarang untuk menggunakan sebagian besar kekuatan dewinya,walaupun kami tidak mempedulikannya. Seperti Karen-nee-san tidak akan dikatakan melanggar jika ia hanya membantu orang lain dalam masalah percintaan saja, tapi membuat kerusakan yang cukup parah di dunia akan dianggap sebagai pelanggaran.


Giiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin!!!


Tiba-tiba, gorila itu mengeluarkan suara yang cukup keras. Dan benda menonjol di punggungnya mulai bergetar. Apa itu!?


Setelah itu, tanah disekitar gorilla itu mulai berguncang. Ini terasa seperti karpet yang ada di lantai mulai [menggulung].Aku pun menggendong Moroha-nee-san yang ada disampingku, dan terbang menjauh.


Serangannya hampir sama seperti tsunami versi tanah. Para framegear yang ada disekitarnya terlempar dan terhempaskan ke tanah.


Kelihatannya ada beberapa orang yang melompat, dan berhasil mengurangi kerusakan, akan tetapi, ada cukup banyak framegear yang langsung berubah warnanya setelah terhempaskan ke tanah.


Sialan! Jadi ia juga bisa melakukan hal seperti ini!


Para frame yang selamat dari serangannya, merangkak keluar setelah terkubur diantara tanah dan pasir. Gerhilde milik Elzie juga selamat.


Akan tetapi, kali ini giliran ekor panjangnya yang menyerang. Sesuatu yang keras menempel di ujungnya dan memukul beberapa framegear yang telah keluar.


Ia berguling sambil menghancurkan armor frame dan memukul tanah yang sudah hancur. Kurasa pilot frame sudah melarikan diri karena warna frame yang ditunggangi mereka berubah, tapi aku tidak tahu apakah mereka selamat atau tidak. Kami pasti bisa melakukan sesuatu jika scenario terburuk tidak terjadi dan mereka tidak mati …


Fraze gorila itu mulai membuka dadanya menggunakan 4 tangannya, dan cahaya oranye mulai terpancar di coreitu. Ini buruk! Apakah kau akan mengeluarkannya lagi!?


Karena sudah seperti ini, haruskah aku melakukan sesuatu, seperti membidik tubuhnya dan merefleksikan cahaya itu dengan [Reflection]? Tidak, akan buruk jika sesuatu terjadi dengan Provinsi pusat…


Apakah aku tidak punya pilihan lain selain mengarahkannya ke langit seperti sebelumnya?


Reflection!!!


Sekali lagi sebuah barir refleksi terbentuk didepannya. Aku membuatnya miring 45 derajat sehingga serangannya akan terefleksikan ke langit.


Akan tetapi, gorilla itu menyilangkan tangannya sebelum menembakkan laser dari dadanya.


「Apaaa!!?」


Tangan tebalnya yang ia silangkan menyerap laser yang ditembakkan dari dadanya. Lalu, dari tangan itu, laser menyebar ke seluruh arah.


Apakah ia baru saja menyebarkan cahayanya dengan tangan kristalnya?!


Sepertinya kekuatan laser itu berkurang, tapi kerusakan yang ditimbulkannya tetaplah hebat. Warna dari beberapa frame yang telah menerima kerusakan langsung berubah meski serangannya tidak mengenai kokpit secara langsung.


Sial, kalau sudah begini…


『Semuanya, larilah dari fraze kelas-atas ini! Jagalah jarak kalian dengannya!』


Akupun mengeluarkan barang-barang di [Storage] melalui gerbang-gerbang kecil sambil memerintahkan semuanya yang ada.


「「Meteor Zapper」」


Lalu, hujan bola kristal jatuh dari [Gates] yang telah kubuka di langit. Berat dari tiap-tiap bola itu telah bertambah karena [Gravity] sehingga berat tiap-tiap bola itu kira-kira 1 ton.


Bola-bola itupun jatuh tepat ke arah fraze kelas-atas yang terlihat kebingungan.


Di bahu, di pinggang, di punggung. Semua bola kristal yang telah bertambah beratnya karena sihirku, menabrak sambil meretakkan badan fraze itu. Lalu, aku menambah beratnya 2-3 ton lagi.


Setelah Fraze gorilla itu terjatuh,ia mulai merangkak, bola-bola itu menggelinding setelah beratnya bertambah terus menerus. Apa…? Oh begitu, ya!


Bola-bola kristal yang jatuh di bahunya jatuh karena terlalu berat. Dengan kata lain, bola-bola itu meluncur kebawah mengikuti gravitasi badan si fraze. Ugh, jadi dia tahu cara menghindarinya…


Pada saat yang sama, retakan yang ada di punggung dan bahunya telah beregenerasi.

Saat itu, sebuah Dragoon monoton yang tiba-tiba datang dari belakangku dengan mode kecepatan tinggi, melompat ke arah gorilla yang terlentang, dan menusuk dadanya dengan pedang pendek yang ada di tangan kanannya.


Akan tetapi, pedang itu tidak bisa mencapai corekarena dadanya tebal, sama seperti saat Moroha-nee-san mencobanya.


Sharl


Lalu, End merapalkan sesuatu dan area dadanya, dimana pedang itu ditusukkan, hancur berkeping-keping. Untuk suatu alasan, tangan kanan Dragoon yang memegang pedang itu juga hancur. Si gorilla pun bangun dan mengayunkan tangannya ke Draagon yang ada di atas dadanya sementara core nya terbuka lebar.Setelah menghindari tangannya, Dragoon pun mundur.


Lalu, sebuah frame yang memancarkan cahaya merah, melompat ke arahnya  dengan kecepatan tinggi, berganti posisi dengan Dragoon, dan mendekati area core yang terbuka, sambil meninjukan tangannya.


Sekali pukulan, Smash!!!


Ia pun menembakkan pile bunker nya yang mematikan ke core si gorila dengan sekuat tenaga.


Lalu, sebuah retakan muncul di core-nya, dan hancur. Pada saat yang sama, retakan itu mulai menjalar ke seluruh badan fraze kelas-atas itu, dan badannya pun jatuh dengan suara yang keras.


Yooooshaaaaa!!!


「Hahaha… Kau melakukannya…」



Gerhilde mengangkat tangannya di atas sisa-sisa kelas-tinggi yang baru saja kalah.

Ya ampun…… aku sampai tidak punya waktu untuk tampil.


『Misi mengalahkan kelas-atas sudah selesai. Sekarang, kita akan mulai melakukan pembersihan. Pastikanlah kalian mengalahkan mereka satu persatu.』


Aku berkomunikasi dengan semuanya melalui pesan ini. Sisanya hanyalah kelas-rendah dan kelas-menengah. Strategi kami akan selesai setelah kami mengalahkan mereka.


「Mari kulihat, kurasa aku akan ikut membantu juga ~tahu. Oops Touya-kun, bisakah kau meminjamkanku pedang?」


Akupun memberikan 2 pedang besar padanya karena ia telah menusukkan pedang miliknya sampai ia tidak bersenjata.


Ia lalu langsung berangkat menuju sisa-sisa fraze dengan kecepatan tinggi meskipun ia bergerak dengan langkah kecil.


Sewaktu aku bingung melihatnya, sebuah Dragoon datang dari arah yang berbeda. Kokpitnya terbuka dan End pun melompat keluar.


「Maaf, Touya. Tangannya hancur.」

「Tidak apa-apa, mungkin keadaan akan menjadi genting jika kau tidak ada disana, kau sudah menolongku. Aku akan memperbaiki Dragoon, jadi datang dan ambilah nanti…Akan tetapi, apa yang telah kau lakukan tadi?」


「Suara dari kekuatan sihir… atau lebih tepatnya getarannya. Aku telah mencoba untuk mengkosentrasikan dan menembakkannya, tapi tangannya hancur bahkan sebelum aku bisa menembakkannya. Aku telah salah mengukur kekuatanku.」



Begitu ya. Apakah ini sama ketika aku mengendarai Night Baron dan menggunakan seluruh kekuatan sihirku? Pada dasarnya Dragoon adalah tipe lama sama seperti Night Baron dan Chevalier. Ia tidak kuat menahan kekuatan sihir End.


Haruskah kali ini aku meng-upgrade secara keseluruhan? Akan sangat merepotkan jika Dragoon rusak setiap kali ia melakukannya. Dan juga akan merepotkan memperbaiki Dragoon setiap kali rusak karena ia bukanlah ksatria negara kami.


Saat aku memikirkannya, tiba-tiba aku merasakan sensasi aneh di langit saat aku melihat Dragoon.Apa itu?


「…Touya. Keadaan akan sedikit memburuk」


Sebelum aku menyadarinya, End datang dari samping dan membuka mulutnya sambil melihat langit,sama sepertiku. Jadi benar-benar ada sesuatu disana, ya?


「Oi-oi, jangan katakan kalau ada kelas-atas lain yang akan muncul …」

「Ini bukan kelas-atas lagi. ia… dating.」



Suara yang lebih keras dari kelas-atas muncul, terdengar saat langit pecah.

Lalu ada sesuatu yang melompat keluar dari pecahan itu, dan mendarat dengan anggun di tanah.


Badannya tertutupi oleh kristal transparan mulai dari dahi sampai pusar kecuali bagian depannya. Salah satu [Tipe-manusia].


Matanya merah, dan rambut panjangnya yang membuat suara bergetar juga terkristalisasi. Aku penasaran apakah ia tipe-perempuan berdasarkan dada besar dan struktur tubuhnya. Dadanya ditutupi kristal dari ketiak kiri dan kanan. Ukurannya juga tidak berbeda dengan manusia.


「Oi…Apa? itu…」

Fraze yang lebih kuat daripada kelas-atas …… ia adalah kelas-penguasa.」


「Kelas-penguasa!?」



Ia lalu melihat sekeliling dan akhirnya melihat ke arah kami karena suaraku.


「#K@u€h@……*e€nd#e!!!」

「Sial. Untuk ia yang keluar dari semua kelas-penguasa yang ada …」



Fraze perempuan itu mendekati End yang tersenyum kecut agar bisa melompat. Ia lalu meninju dengan tangan kristalnya dengan kecepatan yang luar biasa.






End menahannya dengan tangan kanannya. Shockwave serangannya terasa sampai padaku yang ada di belakang. Kuat sekalifraze ini. Tapi End yang menahannya juga bukan orang biasa.


「H-hei apakah ia kenalanmu?!」

「Kurang lebih. Tapi hubungan kami buruk, dan aku tidak berpikir ia akan membiarkanku mundur.」



(TL:End, menahan tinjunya sambil menjawab pertanyaan Touya dengan enteng…waw sekali)


Tidak, aku bisa paham dengan hanya melihatnya. Mungkin karena ia adalah tipe-manusia, sebuah ekspresi terlihat di wajahnya, tapi aku tahu kalau ia marah tak peduli darimana kau melihatnya ketika ia mengalihkan matanya.


「#B∋a#jsi@mg@n!!!od¥iumoana*dra◎jao#%#!kΩbeo≒raheda+@tΣt@!」
「Yah, meski kau tanyakan hal itu padaku.」


Aku tidak pernah mendengar bahasa yang perempuan itu gunakan, tapi sepertinya  End memahaminya.


Fraze perempuan itu melepaskan diri dari End, melompat kebelakang untuk menjaga jarak dan kemudian membuka mulutnya lebar-lebar.


Partikel cahaya berkumpul di dalam mulutnya, cahaya itu mulai bersinar terang.

Tunggu sebentar, apakah ini…….!


Kemudian, ia menembakkan lasernya kearah End, yang lebih kuat daripada milik kelas-atas.
 

「Kuu~, Reflection!!!


Aku membuat barir penghalang [Reflection] tebal dengan panik karena perkembangan yang tiba-tiba. Oleh karena itu, aku tidak bisa mengatur sudutnya dengan baik, dan lasernya terefleksikan kearah yang salah. Puncak gunung yang ada di tempat yang jauh di belakang perempuan itu pun hancur dan lasernya menghilang ke atas langit. Dan seperti biasa, barir penghalangnya juga hancur.


Kau pasti bercanda…Kekuatan macam apa ini…


Dia, setelah mengetahui kalau serangannya gagal, merubah tangan kanannya menjadi semacam pedang dan mulai mengayunkannya.


End memegang pinggang perempuan itu sambil menghindari serangannya dan akhirnya bisa menghentikan pergerakannya.
 

「Touya, maaf, tapi aku akan pamit sekarang. Aku akan kembali untuk mengambilnya nanti, jadi tolong perbaiki Dragoon sampai aku kembali.」

「H-hei!?」



End menghilang mulai dari kakinya sambil memegangi fraze perempuan seperti kabut. Dia juga menghilang bersama End seakan-akan diseret ke suatu tempat.


Akhirnya mereka berdua menghilang meninggalkanku sendirian di medan pertempuran dimana sudah tidak ada seorangpun.





6 comments:

  1. Gak nyangka updatenya sudah jauh

    ReplyDelete
  2. ini manusia tp kecil. klo besar gimana

    ReplyDelete
  3. Min maaf sebelumnya kalau bisa,jadikan pdf dong untuk Arc 24 nya saya mau baca secara langsung biar gak per chapter. Terimakasi

    ReplyDelete
  4. Mas mau berbagi aje , mohon izin :D :D

    nemu web yang udah jauh ne => https://liberenovel.blogspot.com/

    ReplyDelete