Saturday, 16 December 2017

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 215 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Zero
Proof Reader
Mizuki Hashima


Arc 24: Sang Raja Sibuk Dalam
Berbagai Hal 

Chapter 215: Menara Jam, dan Perayaan atas Kenaikan


Kurasa untuk saat ini seperti itu saja.(Touya)
Tidak, benda itu cukup bagus.(Naito)

Naito-ossan, yang berdiri di sampingku, sedang melihat menara jam yang berada di depan kami sambil mengusap-usap dagunya.

Kami telah memasang menara jam besar di tengah alun-alun kota. Di dunia ini hanya para bangsawan yang memiliki sesuatu seperti jam, jadi dengan menara jam ini, semua orang bisa mengetahui waktu ketika loncengnya berbunyi. Pada kesempatan kali ini, aku memutuskan untuk membuat menara jam ini karena ada beberapa orang yang mungkin tidak mengetahui waktu dan ingin mengetahuinya secara detail.

Referensi menara jam ini adalah Big Ben dari London. Apakah nama resminya adalah Menara Jam… ah, atau mungkin Menara Elizabeth?

Aku hanya memasang jam besar yang kutemukan di [Gudang], tapi angka pada jam itu telah ditambahkan dengan sihir cahaya. Sihir itu bercahaya bahkan pada malam hari sama dengan warna fluorescent. Angkanya ditulis dengan Bahasa Paruteno Kuno, tapi hal itu tidak terlalu menjadi masalah karena angka-angkanya sama-sama dibagi menjadi 12 bagian.

Penduduk kota akan mengetahui waktu jika mereka melihat menara ini meski loncengnya tidak berbunyi karena ada angka-angka jam tersebut tersebar di 4 arah. 

Satu kekurangnya adalah masyarakat tidak akan bisa mengetahui waktu jika mereka ada di bawah menara jam ini, pikirku?

Seharusnya tidak apa-apa bagi menara ini untuk menjadi simbol kota seperti di London.

Oh, sekali lagi, ini adalah menara jam yang bagus.(Alba)
Ah, Alba-san. Yaa, Alma juga disini, ya.(Touya)
Oh lama tak bertemu! Touya-sa… Baginda.(Alma)
Touya nggak apa-apa kok. Lama tak bertemu.(Touya)

Aku menoleh dan melihat Alba-san, pedagang dari Misumido bersama putrinya, Alma berdiri disana. Kulihat telinga rubahnya bergerak-gerak.

Alba-san sudah sering datang ke Brunhild, tapi sungguh tidak biasa bagi Alma untuk datang.

Hari ini saya datang untuk mengirimkan material baja. Sekolah Alma sedang dalam libur panjang, jadi dia meminta kalau dia ingin ikut bersamaku ke Negara ini…(Alba)
Begitu ya.(Touya)

Alba-san membayar beberapa persentase dari penjualan barang-barang seperti alat-alat baseball dan beberapa benda seperti Begoma sampai Kendama yang telah kubuat (pada dasarnya, bukan aku yang menciptakannya) dengan material baja. Material baja itu yang menjadi material bahan pembuatan framegear, tidak akan menjadi masalah meski jika aku memiliki banyak.

Dan juga… mengenai permintaan kemarin…(Alba)
Apakah ada yang terkena perangkap?(Touya)
Di Ferzen.(Alba)

Begitu ya. Kerajaan Ferzen, kah? Mungkin ini memang betul.

Logam langka seperti Orichalcum dan lainnya dipakai di semua bagian framegear

Jumlahnya tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan material lain jika kami mengeluarkannya dari framegear, tapi tetap saja kuantitasnya masih cukup banyak. 

Mengubah material itu menjadi pedang kristal untuk framegear berarti kami bisa membuat 10 pedang.

Hal pertama yang mungkin akan dilakukan oleh orang-orang yang mencuri bagian framegear adalah membongkarnya, untuk mengetahui strukturnya. Setelah itu, mereka pasti akan mencoba untuk membuatnya sendiri, pikirku.

Oleh karena itu, aku telah membuat permintaan yang nekat pada Alba-san dan memintanya untuk mengedarkan Orichalcum dengan jumlah yang banyak (Meski aku bilang dengan jumlah yang banyak, jumlah itu hanya cukup untuk membuat 1 framegear) di pasar. Tentu saja, Ini adalah aksi yang kulakukan untuk mencari ‘pembeli’. Kami telah membuat perusahaan perdagangan palsu agar mereka membeli secara paksa hanya melalui perusahaan Alba-san.

Logam berharga seperti Orichalcum jarang muncul di pasar. Terlebih lagi, meski barangnya ada, harganya akan tinggi.

Saat ini, kami menyebarkan rumor bahwa ada orang tertentu yang mengatakan bahwa ia hanya ingin menjual Orichalcum. Kami juga membuat alasan yang bagus untuk menolak orang yang mengatakan kalau mereka ingin membelinya dalam jumlah yang sedikit.

Jumlah yang kebanyakan orang ingin beli adalah jumlah untuk membuat sekitar 1 pedang. Orichalcum tidak hanya berharga, namun juga sulit untuk diproses. Aku tidak tahu apakah kami menjualnya dengan harga yang murah, tapi kami menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar. Oleh karena itu, hampir tidak ada pembeli yang mau membelinya sebanyak itu.

Seorang pembeli yang seharusnya tidak membelinya tapi tetap membelinya sambil berkata kalau ia ingin membeli semuanya meski dengan harga jual kami yang tinggi adalah orang yang paling mencurigakan.

Pihak yang membelinya disebut dengan Lao Workshop. Saya telah memeriksanya, tapi workshop itu tidak ada. Orichalcumnya baru saja dikirim ke Ferzen, meskipun saya tidak bisa melacaknya dari sana…(Alba)
Kenapa?(Touya)
Negara itu tidak memiliki guild pedagang. Semuanya dikelola oleh ‘majelis perdagangan dan industri’ yang mistis.(Alba)

Majelis perdagangan dan industri yang mistis. Telah dikatakan kalau semua pengguna sihir, pekerja tangan, dan pedagang Ferzen dikelola sendirian oleh guild yang sangat hebat. Kurasa bahkan orang seperti Alba-san tidak bisa ikut campur karena mereka adalah perusahaan yang hanya melayani Ferzen, tidak seperti guild pedagang.
(TL: yup, hanya seorang pedaganglah yang akan berpikir untuk membuat marah Negara terkuat hanya untuk keuntungan/laba. LOL)

Lalu, itu berarti Alba-san tidak tahu pembeli Orichalcumnya…(Touya)

Mereka mungkin sedang waspada karena mereka memperkenalkan diri sebagai lokakarya yang bahkan tidak ada. Aku berpikir mereka memiliki kemampuan finansial yang cukup tinggi karena mereka membeli Orichalcum itu… Pelakuanya akan menjadi Kerajaan Ferzen jika aku menganggapnya dengan skala yang lebih besar, dan hanya akan menjadi aset pribadi jika dalam skala yang lebih kecil… Entah mana yang betul, pelakunya hampir selalu merupakan orang yang licik.

Omong-omong, orichalcum itu hanya asli di permukaannya saja, sedangkan didalamnya hanyalah logam murahan yang telah diberatkan dengan [Gravity] agar beratnya sama. Jika seseorang akan membuat plat emas, kenapa tidak membuatnya dengan orichalcum? Terlebih lagi, aku telah memberikan permata-permata dengan harga yang sama dengan Orichalcum diantara logam murahan itu.

Ini tidak seperti aku bisa memberi Orichalcum pada pencuri meski hanya sebagai guyonan. Setelah mengatakan itu, pada akhirnya aku berpikir bahwa bukan ide bagus untuk menipu mereka dan mendapat uang mereka. Tapi kalau dipikir-pikir lebih dalam, bukankah mereka mencuri sebagian framegear dariku? Yah, kurasa akan baik-baik saja meski jika aku tidak menaruh permata-permata itu disana.

Apakah pencurian ini perbuatan pemimpin Kerajaan Ferzen? Atau hanya perbuatan 1 organisasi yang memang menyimpang? Inilah yang mengangguku. Dan diatas itu semua, ini adalah Negara dimana kebanyakan pengungsi Yuuron datang.

Kerajaan Ferzen adalah Negara yang terkenal akan pembelajaran sihir dan artifaknya. Sebenarnya, Mereka cukup terkenal sampai-sampai bagian dunia bagian timur dinamakan [Sihir Ferzen dan Pedang Restia].(Alba)



Oh iya. Hal itu mengingatkanku, sebuah sihir penganggu visual digunakan saat bagian framegear itu dicuri. Apakah itu juga teknologi Ferzen?

Sebuah Negara yang unggul dalam teknologi sihir. Yah, walau aku tidak berpikir kalau mereka punya pengetahuan untuk membuat framegear sih…

Yah, pada titik ini, ini tidak berarti kalau Kerajaan Ferzen merupakan Negara buruk. Akan tetapi, sepertinya sangat mungkin kalau orang yang mencuri bagian framegear Negara kami, atau organisasi yang mengepalai semua itu memang ada di Kerajaan Ferzen.

Alba-san, tolong beritahu aku jika ada pergerakan aneh di Ferzen. Aku akan mengutarakan rasa terima kasihku nanti.(Touya)
Tidak-tidak, hal seperti itu. Saya sudah bersyukur untuk mendapat keuntungan sebesar ini, dan saya pasti akan ditimpa azab ilahi jika saya meminta lebih dari itu.(Alba)
Begitukah? Meskipun sebenarnya, aku punya sebuah botol yang bisa menyimpan minuman panas dan dingin untuk waktu yang lama.(Touya)
Saya ingin mendengar benda itu secara detail, saya mohon!(Alba)

Aku mengambil botol teremos yang telah kubuat dari [Storage]. Tidak sulit untuk membuatnya jika ada orang yang bisa menggunakan sihir angina karena untuk memuat botol ini hanya perlu membuat ruangan di dalam 2 lapisan botol menjadi kosong. Yah, kurasa performa botol ini jauh dibawah jika dibandingkan dengan botol teremos di bumi sih.

Aku menjelaskan strukturnya sambil menggambar di tanah. Sebelum aku mengetahuinya, Naito-ossan juga melihat tanah dan mendengarkan penjelasanku. Hanya Alma yang memasang ekspresi yang terlihat bosan, jadi aku membuka [Gate] dan mengirimkannya ke tempat Yumina.

Aku memberi beberapa teremos dengan ukuran yang berbeda sebagai contoh dan juga 1 buah yang terbelah di tengah sehingga Alba-san juga bisa mengetahui strukturnya. Pada saat itu, Naito-ossan mengatakan kalau ia ingin 1, jadi aku memberikan milikku padanya.

Oh, iya, Naito-ossan ingin botol air seperti ini karena ia punya banyak pekerjaan luar. Aku merasa menyesal karena aku tidak menyadarinya lebih cepat.

Lalu, aku mengirimkan material baja yang dikirimkan Alba-san ke Babylon [Lokakarya] dengan [Gate] setelah memberikan botol itu, dan mengatakan ‘sampai nanti’ pada kedua orang itu. Sepertinya Alba-san akan mengunjungi cabang tokonya di Brunhild. Dan Naito-ossan punya jadwal inspeksi pemeriksaan di tempat konstruksi.

Saat aku akan kembali ke istana dengan [Gate], tiba-tiba aku melihat beberapa wajah yang familiar di kota, jadi aku memanggil mereka.

Hei. Apa kau baik-baik saja?(Touya)
Eh? Ah, Ba-baginda!?(Ropp)

Si anak muda Ropp menoleh dengan terkejut, sampai-sampai ia menjatuhkan tombak yang dibawanya. Tiga kawannya beraksi pada kelakuaanya dan membuka mata mereka dengan lebar saat melihatku. Satu-satunya yang tidak menunjukkan reaksi sama sekali adalah tikus putih yang ada di atas kepala halus si gadis. Si tikus itu berhenti dengan panic karena ia mencoba dari tadi untuk berada di pangkuannya.

Mereka adalah adventurer pemula saat ada masalah dengan kapal budak, yang terdiri dari 4 orang: Ropp, Fran, Claus, Ion. Tikus putih yang ada di atas kepala Ion juga merupakan hewan panggilanku.

Apakah tikus itu berguna?(Touya)
Iya! Snow merasakan sesuatu ketika makhluk sihir mendekati kami, dan memberi kami peringatan saat ia melihat adanya perangkap.
Hee. Tidak buruk, hebat juga kau.(Touya)

Si tikus putih pun berdiri di atas Ion, si penyihir, dan menggesek-gesekkan bulunya.…

Oi, bukankah ia baru saja menggesek-gesekkan kepalnya seolah-olah ia tersipu malu? 

Tikus ini benar-benar cerdas, ya…

Akan tetapi, apakah ia benar-benar diberi nama “snow”? Mungkin ini terjadi karena nama spesiesnya adalah  “tikus salju (snow)”.

Kami dinaikkan ke ‘ungu’ karena penemuan kemarin!(Fran)

Si pendekar pedang swordswoman, Fran memberitahuku dengan gembira. Hee… Mereka cukup cepat. Bukankah itu berarti dengan ini mereka sudah lulus dari ‘pemula’?

poin kenaikan biasanya tidak terkumpul dalam eksplorasi dungeon karena itu bukanlah sebuah permintaan. Akan tetapi, para adventurer akan mengumpulkan poin jika mereka berkonstribusi dalam meng-update data peta dengan cara menemukan pintu tertutup, makhluk sihir baru, tangga ke lantai yang lebih dalam, dll.

Rank Kartu Guild naik mulai dari Hitam→Ungu→Hijau→Biru→Merah→Perak→Emas. Normalnya, akan butuh waktu untuk naik dari hitam ke ungu, jadi hal itu tidaklah terlalu sulit.

Ini semua berkat Snow yang menemukan jalan tersembunyi. Diujung jalan itu, ada kotak harta karun dan inilah yang kami temukan diantara semua harta itu ~.

Setelah mengatakan itu, Fran menunjukkanku sebuah pedang yang terbuat dari mithril. Pedang ini tua namun tidak terlihat buruk. Pedang ini sepertinya memiliki harga yang cukup tinggi….

Apa yang akan kalian rencanakan dengan pedang ini?(Touya)
Saya telah bermusyawarah dengan semuanya dan saya ingin menggunakannya sebagai perlengkapan karena pedang ini telah didapat dengan usaha yang sangat besar…(Fran)
Sebaiknya kau menjualnya.(Touya)
Eee?(Fran)

Aku memberitahu mereka berempat yang menatapku dengan tatapan kosong. Rank mereka mungkin telah naik dari hitam ke ungu, namun mereka masih merupakan adventurer pemula. Para adventurer pemula yang mengayunkan pedang mithril yang harganya cukup tinggi akan menarik banyak perhatian. Nah sekarang, di kasus ini, apa yang kau pikir akan beberapa adventurer jahat yang tidak memiliki uang akan lakukan?

Tidak akan…(Fran)
Akan lebih baik kalau pedang itu dicuri karena sebaliknya, ada kemungkinan kalau kalian mungkin akan diserang. Kupikir akan lebih baik untuk tidak terlalu menarik perhatian padamu.(Touya)

Ini adalah nasehat berdasarkan pengalamanku sendiri. Tentu saja, tidak akan jadi masalah jika mereka menarik perhatian jika mereka bisa melawan. Akan tetapi, mereka masih belum memiliki kemampuan yang hebat.

Umm, meski aku cukup menyukai pedang ini…(Fran)
Akan tetapi, sejauh yang kita pikirkan, resikonya terlalu besar. Akan lebih baik untuk menghindari bahaya.(Claus)
Kurasa betul juga…(Fran)

Fran mulai merengut karena apa yang Clause, si pengguna panah, katakan barusan. Sepertinya ia paham kalau apa yang ia katakan cukup masuk akal.

Bukankah akan lebih baik untuk membeli perlengkapan untuk semuanya dengan uang yang kau dapat dari menjualnya? Karena setelah semua yang terjadi, kau cukup terluka.(Touya)
… Anda benar. Saya merasa cukup tidak enak menerima pedang baru meski kami semuanyalah yang menemukannya. Aku telah memutuskannya. Mari jual pedang ini.(Fran)

Fran menunjukkan sedikit keraguan akan apa yang kuucapkan, tapi ia tetap memutuskan untuk mengikuti nasehatku.

Oke, kalau begitu aku akan membeli pedang itu dengan harga yang sedikit lebih  tinggi dari harga pasar. Ini adalah hadiah dariku karena kenaikan statusmu.(Touya)

Setelah itu, aku berpikir sejenak apakah baik-baik saja untuk memberi 20 koin emas pada bocah-bocah itu saat aku akan mengambilnya.

Tetap saja tidak akan ada gunanya jika mereka akan diserang oleh para adventurer jahat yang menginginkan uang itu setelah kuberikan pada mereka. Lalu akupun mulai sedikit ragu saat aku berpikir untuk memberi 2 juta yen pada bocah-bocah 13 tahun.

…Atau, daripada membelinya dengan uang, bagaimana kalau aku membuat perlengkapan baru untuk kalian semua untuk sebagai ganti atas pedang mithril itu? Mana yang akan kalian pilih?(Touya)
「「「「Sungguhan!!!????」」」

Waa~, mereka telah terkena bait-nya. Dadaku gatal sejenak. Ini terasa seolah-olah aku telah merampas pedang mithril mereka.

Kurasa aku harus membuat sesuatu yang sepadang dengan 20 koin emas.
Setelah meminjam lahan belakang penginapan [Silver Moon], aku mengeluarkan material mentah dari [Storage] dan memulai membuatnya dengan [Modelling].

Aku akan membuat armor dan tombak untuk Ropp, armor ringan dan pedang untuk, armor kulit dan panah Clause, dan tongkat dan sebuah jubah untuk Ion.

Meski tidak biasa, aku ingin menggunakan mithril sebagai material mentahnya. Oleh karena itu, baja biasalah yang akan digunakan. Akan tetapi, aku akan mengatur berat armornya dengan [Gravity]. Penampilan luarnya tidak akan terlihat berbeda dari armor biasa. Seseorang akan paham kalau ia menggunakannya, tapi tidak ada orang yang menggunakan perlengkapan orang lain. Oleh karena itu, seharusnya penguatan perlengkapan ini tidak akan diketahui.

Aku telah melapisi sebagian pedang dan tombak dengan material kristal. Dengan ini, kemampuan memotongnya akan menjadi lebih tinggi, dan bahkan akan lebih ringan sampai titik tertentu.

Aku telah memastikan untuk memberi [Accel] ke anak panah dari panah Claus. Anak panah itu, yang akan lebih kuat dari sebelumnya, seharusnya bisa membuatnya menembak dengan kekuatan yang sama seperti sebelumnya. Membuat sebuah panah yang cocok untuk tali panah yang terbuat dari material kristal berbentuk benang itu lebih penting daripada tali panah itu sendiri. Aku juga akan membuat armor kulit dengan sisik naga yang dimasukkan diantara permukaan dan bagian dalam armor. Dari segi penampilan, armor itu tetap akan terlihat seperti armor kulit biasa.
aku telah memasukkan batu sihir merah dan kuning ke ujung tongkat ion. Atribut sihirnya adalah api dan cahaya, tapi warna kuning dan merah akan menyamarkan material kristalnya. Oleh sebab itu, ia akan bisa menembakkan sihir dengan  kekuatan yang lebih tinggi meski hanya menggunakan sedikit kekuatan sihir. Aku juga menenun material kristal ke jubah biasanya meskipun penguatan itu tidak akan diketahui hanya dari penampilannya saja.


Dengan perasaan semacam itu, aku telah menyelesaikan perlengkapan yang terlihat biasa. Lalu aku pun memberi penjelasan pada mereka berempat yang benar-benar terlihat kecewa karena perlengkapannya terlihat jelek. Mereka pun terkejut setelah aku menyelesaikan penjelasanku, jadi mereka mengambil perlengkapan masing-masing untuk mengkonfirmasinya sendiri.

Aku akan memberitahumu hal ini. Jangan pernah menyebutkan ini ke adventurer lainnya karena perlengkapan ini adalah perlengkapan satu-satunya di dunia. Akan tetapi, kalian boleh menjual perlengkapan itu ke perusahaan Alba Strand jika kalian telah memutuskan untuk menjualnya.(Touya)

Perlengkapan itu pasti akan terjual lebih dari 20 koin emas. Opini para ahli di toko itu sangat yakin.

Aku memberitahu mereka berempat, yang berterima kasih padaku, untuk tidak memikirkannya sementara aku memberi mereka daging naga untuk 4 orang selain perlengkapan tadi. Lalu, sebuah lonceng berbunyi dari menara jam di alun-alun. Rupanya sekarang hampir tengah hari.

Setelah memberikan daging itu ke Mika-san dari [Silver Moon], aku memintanya untuk menyuguhkan mereka masakannya dan lalu meninggalkan tempat itu.
Seharusnya aku juga makan siang setelah kembali ke istana.



Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

3 comments: