Friday, 16 February 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 171 Bahasa Indonesia


TranslatorPasha
Editor
Erixsu
Proof Reader
-


Arc 21: Pertempuran Wanita

Chapter 171: Upacara Pemangkasan, dan Sebuah Proposal


Saya tidak akan mengizinkannya. (Yumina)

Mengapa? Jika anak yang lahir antara Pam dan Touya adalah perempuan, suku kami akan membesarkannya. Dan jika yang terlahir anak laki-laki, kalian saja yang akan mengurusnya.(Pam)

[Pembicaraan ini takkan pernah selesai], Yumina berkata sambil mengeluh.

Sangat disayangkan, tapi Anda tidak dapat menjadi pengantinnya Touya-san. Jadi Anda harus pergi sekarang. (Yumina)

Pam tidak berencana menjadi pengantinya. Hanya membuat anaknya saja sudah cukup. Jika itu adalah anak Touya, Pam pasti akan menjadi ratu yang akan memerintah Hutan Besar.(Pam)

Pemikirannya itu terlalu sederhana atau gimana yah?

Diskusi ini dari tadi tidak menemukan jalan keluarnya. Tampaknya Pam telah meninggalkan Hutan Besar hanya untuk mencariku, dan dia mengatakan kalau dia telah mempelajari bahasa kami selama perjalanannya, sepertinya dia lumayan pintar juga.

Setelah kegemparan yang terjadi di serikat, [Konferensi Pengantin Wanita] tiba-tiba dilakukan kembali.

Temanya adalah [Kita akan menerima Pam atau tidak?].

Pam tidak mengerti mengapa kalian melarang Pam? (Pam)

Terserah Anda, apakah Anda ingin memiliki anak atau tidak. Namun, jika itu adalah anak Touya-san, ceritanya sudah berbeda. Anda lebih mementingkan kemakmuran suku Anda daripada kebahagiaan Touya-san itu sendiri. Saya tidak ingin orang tersebut mempunyai anak dari Touya-san(Yumina)

Dipelototi oleh Yumina yang lebih muda darinya, mambuat Pam mulai ketakutan. Tapi jujur saja, Aku juga takut.......

Bukankah anak itu tidak harus anak Touya-san? Jika tujuanmu hanya untuk mendapatkan kemampuannya. Bukankah kau bisa membuat anak dengan pria kuat lainnya?(Lindsey)

Lindsey juga mulai memarahinya. Sepertinya dia juga menentang ahl tersebut, sama seperti Yumina.

Pam tidak bisa melakukan ini, Pam telah menempatkan [Bite of Oath] Pam di Touya. Jadi Touya adalah milik Pam (Pam)

Hal yang egois. Tidak mungkin Touya-sama mengakui hal seperti itu! (Hilda)

Hilda berteriak sambil bangkit dari kursinya. Sepertinya apa yang disebut Pam [Bite of Oath] adalah gigitannya pada saat itu. Singkatnya, ini seperti tanda yang mengatakan [Orang ini milikku, jadi jangan sentuh dia], atau semacam itulah.

Budaya mereka dapat dianggap sebagai keputusan wanita adalah mutlak dan para pria tidak pantas menentangnya. Yap, mereka memang Amazoness.....

Kita mulai dengan mengapa kau menginginkan anak dari Touya-dono ~ degozaru? Saya lihat, anda mememiliki beberapa alasan lainnya ~ degozaru(Yae)

Ketika Yae bertanya, Pam menggigit bibirnya dan menundukan kepalanya sambil bergumam dengan suara pelan.

Kami adalah suku petarung. Tapi tidak seperti suku-suku lainnya, kami tidak menyerang orang lain selain saat kami akan membuat anak. Tujuan bertarung Kami hanya untuk melindungi desa kami. Namun, kekuatan dari suku lain telah semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dan keturunan yang lebih kuat dibutuhkan agar kami dapat bertahan di Hutan Besar. Serta untuk menang dalam upacara pemangkasan. (Pam)

Upacara Pemangkasan? Apa itu ~ ja? (Sue)

Sue memiringkan kepalanya dan bertanya. [Pemangkasan] itu kalau tidak salah, semacam kegiatan memotong beberapa bagian atau cabang daun dari pepohonan, lalu bentuknya. Tujuannya agar buah pada tumbuhan itu menjadi lebih mudah tumbuh kan?.

[Upacara Pemangkasan] adalah pertempuran antara suku-suku yang tinggal di Hutan Besar. Upacara ini hanya dilakukan sekali dalam satu dekade, orang-orang yang mewakili suku mereka akan menunjukan kekuatan mereka dalam pertempuran. Suku pemenang akan manjadi [Suku Pohon Raja] dan mampu membuat satu hukum di Hutan Besar(Pam)

Sekali dalam satu dekade. Tetapi begitu yah, entah bagaimana aku sedikit paham. Singkatnya, pemenang dari upacara itu dapat menetapkan sebuah aturan yang tidak menguntungkan bagi suku yang kalah.

Soal "hukum" itu, apakah semuanya diperbolehkan? Bagaimana jika mambuat suatu hukum seperti [Suku ini harus keluar dari Hutan Besar] atau sejenisnya? (Elsie)

Elsie menanyakan hal yang sama seperti yang ingin kutanyakan. Jika kita bisa bebas membuat sebuah hukum, apakah kita juga bisa membuat sesuatu seperti [Suku "A" harus patuh pada Suku "B"]? Tidak, apa mungkin akan jadi seperti [Aku akan membuat ratusan undang-undang]....... Aku rasa itu tidak mungkin.

Jawaban bodoh seperti itu sering muncul pada saat situasi seperti [Aku beri kamu saaatu permintaan~ monggo]* seperti dalam manga. Tapi sudah menjadi standarnya kalau [Permintaan untuk meningkatkan jumlah Permintaan tidak diperbolehkan].
(ED : Referensi iklan dj*rum 76)

Hanya jika hal itu diakui oleh Dewa Pohon Besar. Biasanya Hal itu akan diterima selama hokum tersebut tidak menjatuhkan kebanggaan suku lainnya (Pam)

Dewa Pohon Besar? (Yumina)

Itu adalah dewa penjaga Hutan Besar. Sebuah eksistensi yang memberi kita berkat dari roh dan memberikan perlindungan kepada semua suku.(Pam)

Apakah itu sejenis Pohon Suci? Namun, dia mengatakan "roh". Apakah itu mirip dengan roh kegelapan yang mengamuk di Ramisshu? Roh pohon ...... atau lebih tetapnya roh hutan? Adakah roh hutan di Hutan Besar?

biasanya, yang disebut "roh" itu memiliki perawakan yang lembut. Namun dalam kasus Ramisshu, roh itu dendam karena dikurung dalam waktu yang cukup lama. Dan mungkin perasaan negatifnya telah bercampur dengan perasaan negatif Ramirez yang telah menyatu dengannya.

Orang-orang di Hutan Besar menyembah Dewa Pohon Besar dan menjalani hidup mereka sesuai dengan bimbingan para roh. Cara mereka hampir mirip dengan Ramisshu dalam arti tertentu.

Suku kami telah kalah dalam [Upacara Pemangkasan] lebih dari 70 tahun, dan bahkan saat ini suku-suku lain juga mulai membuat keturunan baru. Pam yakin kalau anak Pam dan Touya pasti akan memenangkan [Upacara Pemangkasan] dan mengembalikan kemuliaan suku kami. Namun Jika kami masih tetap seperti ini, kami akan benar-benar dihancurkan oleh suku Balum. (Pam)

Suku Balum ...... apakah mereka salah satu suku yang tinggal di Hutan Besar juga? (Lindsey)

Mereka adalah suku yang menyatakan bahwa "Seorang wanita harus mengikuti seorang pria". Mereka menculik wanita dari suku lain dan memaksanya melahirkan anak. Suku tersebut akan membesarkan anak tersebut seperti pejuang jika anak itu laki-laki dan mengusir ibu dengan anak tersebut jika anaknya perempuan.(Pam)

Bukankah hal itu tidak ada berbeda dengan suku Rauri....... Hanya saja disini peran pria dan wanitanya terbalik. Walapun kurasa keduanya tidak ada yang benar.

Sepertinya ada rasa permusuhan yang dalam diantara suku dominan laki-laki, suku Balum, dan suku dominan perempuan, suku Rauri. Yah… kurasa tidak perlu kujelaskan lagi alasannya.

Rupanya, kedua suku ini memiliki tingkat kekuatan yang hampir sama, namun karena suku Rauri mengalami kerusakan besar dari serangan Fraze jenis Spider kemarin. Terutama para pejuang yang seharusnya mewakili suku tersebut telah meninggal karena kejadian itu. Jadi bisa dikatakan ini adalah kesempatan emas bagi suku Balum untuk menyerang.

Kami sudah menyerah pada [Upacara Pemangkasan] yang akan datang. Kami hanya berharap agar suku Balum tidak menang dan menjadi [Suku Pohon Raja]. Namun, anak Pam dan Touya pasti akan menang dalam upacara pemangkasan berikutnya, sehingga membuat suku Rauri menjadi [Suku Pohon Raja] (Pam)

Itu benar-benar cerita yang panjang. Bagaimana pun juga, aku tidak dapat menerima Pam dalam situasi saat ini, karena aku tidak ingin membuat putriku lahir hanya untuk pertempuran itu.

Jadi, kapan [Upacara Pemangkasan] selanjutnya? (Yumina)

Upacara tersebut akan diadakan satu bulan lagi. Meski kami berencana untuk berpartisipasi karena suku kami akan dipermalukan jika kami menyerah tanpa bertarung, tapi kemungkinan besar kami akan kalah. Pam juga tidak dapat berpartisipasi karena Pam sudah ada di sini. [Upacara Pemangkasan] adalah pertarungan antara 5 orang perwakilan dari suku tersebut, dan kau mungkin akan terbunuh jika kau tidak beruntung (Pam)

Sepertinya cukup berbahaya. Dari yang kudengar, pertandingan ini memiliki beberapa peraturan semetara dan dilakukan dalam lima lawan lima. Entah kenapa ini lebih mirip seperti [Permainan Pertempuran di Hutan Besar].
(ED: Kayak gak asing aja nih)

........................ (Yumina)

Yumina-san?(Rue)

Rue memanggil Yumina yang tampaknya memikirkan sesuatu.

Dapatkah Anda memprediksi jenis hukum apa yang akan ditambahkan oleh suku Balum jika mereka memenangkan [Upacara Pemangkasan]?(Yumina)

 kemungkinan mereka akan mengusir suku Rauri ke pinggiran Hutan Besar. Daerah disana tidak memiliki tempat perburuan yang bagus dan sulit untuk bertahan hidup. Dengan begitu mereka dapat menghancurkan suku kami tampa menyinggung kebanggaan suku kami. Dan mereka juga akan mengambil tempat berburu yang semula milik suku Rauri. (Pam)

Lalu, hukuman apa yang diinginkan suku Rauri jika mereka menang? (Yumina)

Tentu saja, kami akan mengusir suku Balum ke pinggiran Hutan Besar(Pam)

Bagaimana bilangnya yah...... Keduanya tidak ada bedanya. Aku pikir lebih baik mereka hidup berdampingan saja. Dengan kesetaraan gender....... Akhir-akhir ini, aku mulai sering berpikir secara mendalam tentang kesetaraan gender....... Khususnya di keluarga ini.

Singkatnya, mengapa Anda menginginkan anak Touya-san adalah Karena Anda ingin mengusir suku Balum itukan? (Yumina)

Itu bukan satu-satunya tujuannya, tapi sebagian besar itu benar (Pam)

...... Saya mengerti. Mari kita membuat kesepakatan. Kami akan membuat suku Rauri memenangkan [Upacara Pemangkasan] ini dan membuat suku Anda mendapat gelar [Suku Pohon Raja]. Dan di sisi lain, Saya akan meminta Anda untuk menyerah pada Touya-san (Yumina)

Eh !? Apakah dia serius? Apa dia ingin berpartisipasi dalam [Permainan Pertempuran di Hutan Besar] itu?. Walaupun aku juga ingin membantu Pam, tapi aku tidak ingin membuat anaknya. Dan aku juga berpikir kalau ini solusi tercepat, tapi….

...... Bisakah kamu menang? (Pam)

Siapa tahu, namun Saya pikir itu lebih baik daripada kalah seperti ini dan berharap pada satu dekade berikutnya.(Yumina)

Yumina menjawab sambil tersenyum kecil. Entah kenapa belakangan ini, gadis ini menjadi lebih bersemangat.

Ngomong-ngomong, satu dekade kedepan anakku kemungkinan baru berusia 9 tahun pada saat itu. Apakah dia waras, menyuruh seorang anak berusia 9 tahun mengikuti permainan perang itu?

....... Baiklah. Jika kamu memang bisa menang, itu adalah terbaik untuk Pam saat ini. Namun, jika tidak bisa. Pam akan membuat anak dengan Touya saat itu (Pam)

Sayangnya hal itu tidak akan pernah terjadi. (Yumina)

Yumina dan Pam tersenyum satu sama lain. Apa ini, Seram.

Sepertinya Yumina dan yang lainnya akan menyamar sebagai angota pembantu dari suku Rauri. Tapi aku merasa itu agak aneh. Ini mirip seperti delapan orang pemain pembantu masuk dalam pertandingan bisbol dan itu memberi kesan tim itu adalah “Tim pembantu” bukan “Tim asli”.

Yumina-dono, apakah kamu serius ~ degozaru? (Yae)

Aku pikir ini adalah keputusan terbaik. Namun apakah ada yang tidak setuju dengan ini? (Yumina)

Aku melihat ke semua orang dan tidak ada yang menentang. Yah, sejujurnya, aku ingin menentangnya, karena aku tidak ingin ada yang terluka. Namun jika aku melakukan itu….

Sebegitu inginkan kau membuat anak dengan Pam? Begituyah… Apakah ini tentang payudaranya? Apakah kau sangat menyukai payudara besar?
(TL: dia membayangkan pertanyaan di pikirannya)

Aku merasa beberapa orang akan jatuh ke sisi gelap, jadi aku sama sekali tidak mengungkapkannya. Karena banyak wanita disini yang memiliki masalah kompleks tentang hal itu. Padahal aku pikir mereka masih dalam masa pertumbuhan mereka.

Dari segi ukuran, aku rasa seperti ini: Yae> Hilda > Lindsey> Elsie> Rue> Yumina> Suu?. Dan Pam berada di atas Yae.
(TL: Teliti juga mata ente… )

Pada akhirnya, mereka mungkin akan mengambil beberapa obat aneh yang diproduksi Flora. Tapi sejujurnya aku akan Syok jika tiba-tiba melihat Yumina mendapat payudara besar.....

Kami akan membantu suku Rauri memenangkan [Upacara Pemangkasan] dan mendapatkan gelar [Suku Pohon Raja]. Tapi siapa saja anggota yang akan ikut ~ degozaru (Yae)

  Kurasa. Jika kita berasumsi bahwa Pam akan ikut sebagai wakilnya, jadi yang akan ikut adalah Aku, Yae, Hilda, dan Rue kan? (Elise)

Seperti kata Elise. Yumina dan Lindsey tidak cocok dalam pertarungan fisik. Karena mereka lebik ke support dan penyerangan jarak jauh. Sedangkan Sue tidak memiliki kekuatan tempur.

Tapi sepertinya dia sedang belajar skill bertarung dan melempar dari Lapis-san dan Cecil-san Bersama dengan Rene sesekali. Apa mungkin dia tertarik dengan pembantu rumah tangga. Apakah Sue ingin menjadi seorang Maid?

Bagaimanapun, karena semua sudah diputuskan, kita bisa anggap fase pertama ini sudah selesai. Tapi kenapa aku yang menjadi topik utamanya tidak mengatakan sepatah kata pun yah......?

Ne~ Yumina-ane-sama. aku punya satu pertanyaan, tapi ...... (Sue)

Apa itu, Sue?(Yumina)

Suu melipat lengannya dan memiringkan lehernya sambil menatap Yumina.

Apakah kita yang tidak bertarung juga akan ikut ke [Upacara Pemangkasan] ini? (Sue)

Aku rasa begitu. Soalnya kita juga harus mendukung mereka sebagai suku Rauri di sana, dan mungkin saja mereka perlu anggota cadangan saat terjadi sesuatu? (Yumina)

Apakah Touya juga akan ikut? (Sue)

Dia adalah orang yang paling penting disini. Jadi aku berharap dia juga akan ikut dan menghibur semua orang pada saat itu. Dan jika terjadi sesuatu dia pasti akan menolong kita, bukan? (Yumina)

Memang baner aku tidak berencana menyerahkan semuanya kepada mereka. Tentu saja, aku akan ikut menyemangati mereka dan jika terjadi sesuatu yang buruk, aku akan mengambil inisiatif. karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya. Tapi aku tidak berpikir kalau akan ada sebuah sabotase.


Uun ...... Tapi, Touya kan seorang pria ~ ja? (Sue)

Ah

Semua orang termasuk aku, mengeluarkan suara aneh. Benar juga, pasti akan aneh jika ada seorang pria menyebut dirinya berasal dari suku Rauri. Namun jika aku bukanlah anggota dari suku Raurin, dan terjadi sesuatu. Semua orang pasti akan berkata [Orang luar harus tetap diam] kapadaku. Terus, apa yang harus aku lakukan?

... Crossdressing? (Lindsey)

Tunggu sebentar! Aku benar-benar keberatan! (Touya)

Karena gumaman Lindsey, untuk pertama kalinya aku bersuara.
(TL: wokwowk Nge Hode… :v Jdi pengen liat tampilanya di anim… :v)


Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 170 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Shiro7D
Proof Reader
-


Arc 21: Pertempuran Wanita

Chapter 170: Cabang Guild, dan Gadis Berkulit Coklat


Perlahan-lahan mulai mendingin, yah(Touya)

Saat ini Brunhild mulai memasuki Musim Dingin. Meskipun tidak separah Kerajaan Elfrau yang kemarin kukunjungi, tapi nampaknya disini akan mendingin sampai titik tertentu dan sepertinya salju juga akan turun.

Apakah tidak ada masalah dengan penanganan cuaca dingin?(Touya)

Saya rasa tidak akan ada masalah karena setiap rumah di Negara ini memiliki perapian, dan kayu bakar pun sudah terkumpul cukup banyak. Namun kita harus tetap berhati-hati agar tidak terjadi kebakaran(Kousaka)

Tentu saja, Pasukan pemadam kebakaran telah dibentuk untuk berjaga-jaga kalau hal tersebut terjadi dan alat seperti pompa pemadam juga telah ada. Begitulah Kousaka-san, dia tidak pernah melewatkan apapun. Sepertinya air yang mengalir di kanal kota juga akan digunakan saat memadamkan kebakaran. Nah haruskah aku memerintah mereka berpatroli sambil membawa sesuatu seperti clappersI sekarang?
(TL: Ini guyonan, para pemadam kebakaran jepang kuno dulu memakainya)

Setelah menyelesaikan dokumen-dokumen, aku pergi ke tempat latihan dan melihat Hilda dan Rebecca-san sedang berlatih.

Sejak Hilda menjadi tunanganku, ia mulai hidup di istana seperti yang lainnya. Mungkin sudah terlambat untuk mengatakan hal ini, tapi kemarin aku berpikir kami akan berpisah sampai saat kami menikah nanti. Karena meskipun dia tunanganku, ia juga seorang Tuan Putri dari Negara lain.

Hal ini mengingatkanku perasaan pada saat pertama kali bertemu Yumina, namun saat ini Hilda dan Rue yang melakukannya. Tidak seperti yang lainnya, Sue tidak tinggal disini, namun ia tetap menginap disini 2 kali seminggu.
(ED : ini bukan saat Yumina melakukan “Ji….” Pada Touya, tapi pada saat Yumina bilang kalau dia mau tinggal di Silver Moon sama Touya)

Tentu saja, ia tidak tidur denganku melainkan tidur bersama Yumina. Meskipun akhir-akhir ini ia juga tidur bersama Rene. Sebenarnya aku tidak keberatan ia datang dan menginap disini, tapi aku berharap ia berhenti mendatangi kamarku di pagi hari hanya untuk membangunkanku.

Bangun karena ditabrak 2 kali seminggu itu mengerikan.

Aku menghela nafas panjang saat mengingat hal itu, lalu terlihat Hilda berlari ke arahku setelah menyelesaikan latihannya bersama Rebecca-san.

Touya-sama!(Hilda)

Kerja bagus, Hilda(Touya)

Aku merapalkan [Refresh] dan merilekskan keletihan Hilda. Ia sering berlatih disini kapanpun ia memiliki waktu kosong. Seperti yang diharapkan dari Tuan Putri Kerajaan Ksatria.

Hilda tidak lagi memakai armor Restia yang ia gunakan saat pertama kali kami bertemu, akan tetapi saati ini ia menggunakan armor ringan Brunhild. Meskipun ia seorang ksatria, tapi ia bukanlah anggota dari orde ksatria kami. Orangnya sendiri berkata kalau ia bukanlah ksatria Negara ini melainkan ksatria pribadiku. Yah, jika seorang yang sangat dekat denganku berada di orde ksatia, Rain-san sebagai Komandannya pasti akan merasa canggung.

Apa anda mau keluar?(Hilda)

Yah, aku ingin pergi ke guild sebentar. karena aku dengar cabang Guild untuk Brunhild sudah selesai jadi aku ingin pergi dan memeriksanya(Touya)

Anooo, bolehkah saya ikut bersamamu……?(Hilda)

Boleh kok. Ayo(Touya)

Walapun aku rasa tidak akan ada yang menarik disana, tapi tidak buruk juga mengajaknya pergi melihat-lihat kota. Terlebih aku juga ingin ia cepat terbiasa dengan Negara ini.

kami pun pergi dan berjalan lurus dari istana. Tak lama kemudian terlihat anak-anak kecil berlarian tampa mempedulikan cuaca yang dingin.

Ra~ja~, halo~!(Anak A)

Halo, Ra~ja!(Anak B)

Ah, halo. Jangan pergi main terlalu jauh, ya(Touya)

「「Iya~!(Gak tau anak siapa ini :p)

Anak-anak yang menyapa dengan gembira itu pun berlarian di tanah lapang. Aku sudah memikirkannya sejak kemarin, tapi haruskah aku membuat sekolah? Akan lebih baik jika mereka bisa membaca dan menulis, merekapun dapat belajar berbagai hal yang bermanfaat bagi mereka nanti. Yah, walaupun saat ini kami tidak memiliki guru sih.

Kekurangan stock orang bertalenta kami masih tetap sama.

Senang melihat anak-anak terlihat bahagia.(Hilda)

Yah, entah bagaimana kami berhasil melakukan sesuatu tanpa harus membuat anak-anak bekerja(Touya)

Brunhild bisa dibilang Negara yang cukup makmur. Tidak ada kelaparan dan tidak ada pengangguran. Akan tetapi, tidak ada industri tetap disini. Mungkin, hanya ada sepeda? Namun saat ini aku sedang mencoba berbagai hal seperti Pertanian, Perindustrian, dan Perdagangan.

Untuk Pertanian, aku sudah meminta Flora untuk mengembangkan sebuah spesies tumbuhan baru, jadi kurasa lebih baik kami memulainya dari situ. Namun karena Negara kami tidak memiliki lahan yang luas, mungkin hal tersebut sedikit sulit.

Saat aku memikirkan hal itu, tanpa kusadari kami sudah tiba di depan cabang guild. Cabang guild Brunhild sepertinya sudah mulai beroperasi dan memperlihatkan kesibukannya sendiri.

Untuk berjaga-jaga aku memakai tudung kepala dan masuk kedalam. Akupun bisa mendengar obrolan orang-orang di bar, dan Sekumpulan orang yang berdiri di depan papan permintaan seperti biasnya. Entah kanapa aku sedikit rindu dengan suasana ini.

Apakah Hilda pertama kali memasuki guild? Ia melirik kesana kemari dengan gelisah.

Selamat datang. Apakah anda ingin mendaftar?(Nekomimi Onee-san)

Ah, tidak. Aku datang untuk berkunjung. Apakah kepala cabang ada didalam?(Touya)

Aku menjawab Onee-san bertelinga kucing di tempat resepsionis dan menunjukkan kartu guild-ku. Di benua ini hanya ada 2 orang yang mempunyai kartu guild rank-emas.

Goo…… Wawawa…… Tu, tunggu sebentar ya!(Nekomimi Onee-san)

Onee-san bertelinga kucing pun panik dan berlarian naik ke atas sedangkan rekan kerjanya yang lain melihat kesini dengan tatapan kosong. Untuk sesaat, aku menarik perhatian beberapa orang di dalam guild, tapi beberapa saat kemudian mereka kembali ke urusannya mereka masing-masing. Namun masih ada beberapa orang yang tetap menatap ke arah Hilda. Yah, kurasa itu adalah hal yang wajar, Karena ia memang sangat menonjol disini.
(TL: Kecantikannya)

Tak lama kemudian, Nekomimi-san datang dan membisikkan sesuatu padaku.

Saya akan me-memandu anda ke ruangan kepala guild. Baginda Ra-raja Penguasa!(Nekomimi Onee-san)

Setelah dipandu oleh Nekomimi-san, aku naik ke atas dan memasuki ruangan paling belakang guild. Disana terlihat seorang yang sangat kukenal.

Huh? Jadi Rerisha-san kepala guild disini?(Touya)

Seorang kepala guild berbangsa elf tersenyum sambil tetap berdiri. Kalau tidak salah, Rerisha-san adalah master guild di bagian Barat. Apakah pangkatnya diturunkan?

Tidak, bukan seperti itu kok. Setiap master guild bisa bebas memilih cabang mana yang ingin mereka urus, tapi sampai saat ini saya masih belum memutuskannya. Nah, setelah saya meminta membuat cabang disini, saya memilih Brunhild dengan senang hati(Rerisha)

Ah, begitu ya……(Touya)

Aku membuka kerudung kepalaku dan duduk di kursi. Interior ruangan ini telah diselesaikan dengan sangat bagus dengan berbagai dokumen berbeda ditata rapi di rak. Ada berbagai peralatan dengan penguatan sihir di sini. Apakah ini yang disebut sebagai ruangan master guild?

Ngomong-ngomong Raja Penguasa, saya dengar kalau anda telah bertunangan dengan Tuan Putri Restia yang ada disini. Jadi pertama-tama saya ingin ucapkan selamat atas pertunangannya!(Rerisha)

Ahhh……. Terima kasih banyak(Touya)

Ah~ terima kasih baanyaaak~!(Hilda)

Hilda, suaramu terlalu keras. Ia menggeliat-geliat malu tanpa tahu maksud dari lirikanku.

Akan tetapi, kejadian di Yuuron itu benar-benar suatu masalah. Guild di Negara itu hampir seluruhnya hancur, dan orang-orang yang masih bertahan hidup terluka dengan parah. Tapi meski begitu, membangun ulang guild disana masih harus diprioritaskan karena adventurer sangat dibutuhkan disana. Meski hal ini akan memakan waktu yang cukup lama(Rerisha)

Ya karena peristiwa itu memang sangat mengerikan. Meskipun informasi tentang Fraze sudah disebarkan ke master guild lainnya, tapi informasi itu tidak sampai kepada para staff bawahan. Mereka mungkin bisa menyelamatkan diri pada saat itu, jika informasinya telah sampai pada mereka.

Apakah ada informasi mengenai kemunculan Fraze setelah kejadian itu?(Touya)

Sampai saat ini tidak ada laporan dari cabang lainnya. Akan tetapi Baginda, Apakah Baginda yakin kalau kejadian seperti ini akan terulang lagi?(Rerisha)

Saya tidak berkata kalau dengan ini sudah selesai. Namun entah itu besok? tahun depan? Ataupun 10 tahun mendatang saya tidak tahu?(Touya)

Rerisha-san pun menutup matanya dan memegangi dagunya seakan-akan ia sedang memikirkan sesuatu.

Yah, saat ini kami hanya bisa menyebarkan sebuah peringatan. Akan tetapi, saya akan sangat bersyukur kalau kejadian itu tidak akan terulang lagi setelah kami menyelesaikan pembuatan ulang guild di Yuuron(Rerisha)

Rerisha-san tertawa seakan-akan itu lelucon. Tapi sebenarnya, kemungkinan itu masih ada dan aku sedang memantau hal tersebut. Saat ini sudah dipastikan kalau retakan di langit Yuuron telah terbentuk, dan tidak ada jaminan kalau retakan tersebut telah tertutup.

Fraze pada umumnya hanya menyerang mahluk-mahluk berkecerdasan tinggi seperti manusia, demi-human, ras-iblis dan sejenisnya. Oleh karena itu, kerusakan yang terjadi pada kota tersebut tidaklah terlalu parah, tapi aku tidak berpikir kalau ada orang yang mau tinggal di suatu kota yang pernah mengalami ‘genosida’.

Saat ini, rakyat yuuron telah menjadi pengungsi dan menyelamatkan diri mereka ke Negara tetangga, bahkan di antara mereka ada juga yang menjadi pencuri ataupun bandit. Ada juga para adventurer mengumpulkan uang dengan cara mengalahkan mereka. Kehidupan semua orang telah berubah sejak kejadian itu.

Bahkan sampai sekarang, masih ada beberapa orang Yuuron yang bersikeras mengatakan kalau invasi besar tersebut adalah perbuatan Baginda. Akan tetapi, Negara-negara tetangga tidak mempercayainya, karena mereka sudah di beritahukan kebenarannya oleh orang yang lebih terpercaya di negara mereka. Karena semakin banyak orang yang menyebarkan kebenaran tentang kejadian itu, samakin sedikit pula orang yang memepercayai Yuuron(Rerisha)

Yah, biarkan saja mereka berkata sesuka hati. Aku juga sudah tidak peduli dengan Yuuron(Touya)

Mereka mengatakan sesuatu seperti [Jangan ampuni Brunhild!] untuk mengumpulkan support orang-orang dan mereka mungkin akan melakukan sesuatu, tahu?(Rerisha)

Kalau begitu aku akan menghancurkan pemimpin mereka. Aku bukanlah orang suci yang akan tetap diam saat diganggu. Aku akan membalas kebaikan dengan kebaikan, dan membalas kekerasan dengan kekerasan juga(Touya)

Aku tidak punya pilihan lain selain melakukan itu. Memang aku bersimpati pada Yuuron, tapi ini dan itu adalah hal yang berbeda. Maaf saja, aku tidak ingin terlibat dalam kebohongan yang disertai alasan palsu.

Untuk berjaga-jaga kami juga akan menyebarkan rumor yang mengatakan [Meskipun Raja Penguasa Brunhild dermawan, ia tidak akan mengampuni siapapun yang mengusik Negaranya](Rerisha)

Kurasa itu cukup. Walaupun ada yang sedikit dilebih-lebihkan. Yah, aku tidak bisa mengatakan apa-apa setelah semua kejadian yang terjadi tapi……. tidak, mari ganti topik pembicaraannya.

Bagaimana dengan managemen guild?(Touya)

Yah, saya rasa berjalan sedikit demi sedikit. Para staff telah menyelesaikan berbagai macam kategori komisi dengan lancar dan orang yang melakukan permintaan juga datang dari Belfast dan Regulus. Namun satu-satunya masalah adalah tidak adanya permintaan untuk adventurer kelas menengah keatas. Meski itu bearti wilayah ini adalah wilayah yang aman(Rerisha)

Memang tidak ada makhluk sihir, pencuri ataupun bandit disekitar sini, dan Hal itu menyebabkan ke tidak puasan bagi mereka yang ingin mendapatkan uang dalam 1 kali menyelesaikan permintaan.

Tiba-tiba aku mendengar suara pertengkaran di bawah. Kenapa lagi ini?

Saat aku bertanya pada Rerisha-san. Ia berkata kalau ini adalah kegiatan sehari-hari disini, bahkan kejadian seperti ini pernah terjadi beberapa kali dalam 1 hari.

Kalau dipikir-pikir, aku juga pernah beberapa kali terlibat dalam pertengkaran seperti itu.

Oi, bocah. Ini bukan tempat yang bisa kau masuki, tahu?
Oi bung, apa kau tidak terlalu sombong karena ditemani oleh para gadis, Ah?
Gue yang hebat ini bakal ngelatih elu buat jadi adventurer sejati. Biaya pelatihannya adalah seluruh uang yang ada di dompet elu

…………Dan pada akhirnya, tidak ada hal baik yang terjadi.

Biasanya, guild tidak ikut campur dalam urusan pertengkaran adventurer. Selama mereka tidak merusak barang-barang yang ada di guild.

Yah, sudah di indikasikan kalau ada orang yang ingin mengamuk, mereka harus melakukannya di luar. Sebenarnya, karena telah mengetahui hal itu, guild ini dibangun dengan halaman depan yang luas.

Sekarang, terdengar suara langkah kaki seperti sedang keluar. Apakah Staff guild mengusir mereka?

Oya, sepertinya mereka melanjutkannya diluar(Rerisha)

Rerisha-san mengatakannya sambil melihat halaman depan melalui jendela.

Ah, Aku juga pernah dikatai Ayo gelud diluar!. Kurasa tujuan mereka adalah mempermalukanku di depan umum daripada membuat keributan di guild. Dan tentu saja, pada akhirnya mereka lah yang mempermalukan dirinya sendiri.

Muu. Apa mereka tidak malu mengeroyok 1 orang? Terlebih lagi, musuhnya adalah seorang perempuan?(Hilda)

Apakah ia tertarik? Hilda juga ikut melihat mereka dari samping Rerisha-san.

Akan tetapi, jika dilihat dari kemampuannya, perempuan itu sepertinya lebih kaut daripada mereka. Lihat, ia sudah mengalahkan salah satu dari mereka(Rerisha)

Benar juga. Sepertinya ia tidak akan menggunakan kapak yang ada di pinggangnya, ia pasti akan sangat kuat jika ia menggunakan itu. Pergerakannya juga bagus, dan daripada menyebut gerakan itu berasal dari hasil latihan, lebih pantas menyebutnya pergerakan didapatkan secara alami. Akan tetapi, perempuan itu memakai pakaian yang cukup aneh yah..(Hilda)

Kalau tidak salah, itu adalah baju tradisional dari suku Rauri, salah satu suku yang hidup di Hutan besar. Tapi saya tidak menyangka akan melihat mereka di tempat seperti ini(Rerisha)

Eh? Aku sedikit gelisah dengan apa yang mereka katakan tadi, tapi……. Huh? Suku Rauri, kalau tidak salah……

Saat melirik di jendela, aku melihat 4 laki-laki menggeliat di tanah dan sesosok perempuan berkulit coklat sedang berduel dengan orang ke lima.

Tung! Anak itu!?

Touya-sama?(Hilda)

Sambil mendengarkan suara Hilda, aku berlari keluar ruangan, melewati tempat resepsionis dan langsung keluar gedung. Tepat pada saat yang sama, perempuan itu menendang sisi wajah pria kelima.

‘Oooo~’. Suara sorakan pun terdengar dari para penonton. Si perempuan pun menatap kelima orang itu, dan mengakhirnya dengan menghela nafas sekali.

Lalu ia melihat aku yang baru keluar dari guild. Ah, ternyata benar dia. Perempuan ini adalah cucu dari pemimpin suku Rauri dan ia juga lah yang menggigitku pada saat kejadian di Hutan Besar…… Kalau tidak salah, namanya Pam, yah?

……Ketemu(Pam)

Eh? Huh? Apa barusan ia bicara? Bukannya perempuan ini tidak bisa menggunakan Bahasa manusia?

*Daam! Pam tiba-tiba berlari dan memelukku. Meski kami terjatuh ke tanah karena momentum itu, ia tetap menggosok-gosokkan pipinya dengan pipiku.



Tu-tunggu! Walaupun perempuan ini memakai sesuatu yang mirip mantel, tapi dibaliknya hanya ada penutup dada dan cawat! Berbagai hal menyentuh tubuhku! Itunya sangat besar!

A-a-a-a-apa yang kau lakukan!?(Hilda)

Aku pun melihat ke pintu guild saat aku masih dibawah, disana telihat Hilda yang memerah sambil gemetaran. Ah, entah kenapa suasananya menjadi berbahaya. Un, aku paham kok, karena aku sudah sering mengalami hal ini.

Hey, kau! Minggir dari Touya-sama!(Hilda)

Apa yang kamu katakan? Dia ini milik Pam. Pam akan melahirkan anak dari orang ini(Pam)
(ED : disini Pam ngomong “dari orang ini” bukan “dengan Orang ini”, bearti dia cuman butuh anaknya touya, bukan touya-nya)

Na-nan-an-a-a-n-a!?(Hilda)

Hilda pun semakin memerah dan gemetaran.

Perkembangannya terlalu cepat oi, aku tidak paham sama sekali.
Aku menuntut penjelasan disini!