Monday, 5 February 2018

Evil God Chapter 17


TranslatorUDesu
Editor
UDesu
Proof Reader
UDesu

Chapter 17 :
Apa yang Tersembunyi Jauh di Dalam Dungeon (3)





Tujuan perpindahanku adalah Kuil Kegelapan.
Aku duduk di singgasanaku.

[Ada apa? Anda pulang lebih awal dari seharusnya.]

Pak tua, yang menunggu kepulanganku dengan tenang, bertanya padaku.
Aku menceritakan apa yang telah terjadi padanya. Bahwa Jendral Iblis dari bencana iblis ke-empat masih hidup.

[Hmm... Aneh sekali. Iblis sepertinya berhasil lolos namun tak ada seorangpun yang menyadarinya.]
[Soalnya kita tidak memeriksa apakah sisa-sisa pasukan telah diburu atau tidak setelah perang selesai.]
[Meskipun itu hal sepele bagi kita, namun itu adalah masalah besar bagi manusia. Aku penasaran kenapa mereka sampai bisa melewatkannya.]

Adrigori dan Jeko yang juga berada di sana, ikut mendengarkan percakapan kami.

[Yang lebih penting, apa yang harus kita lakukan sekarang?]

Jeko mencoba mengubah topik pembicaraan.

[Meskipun kita melakukan sesuatu, manusia dan iblis adalah musuh abadi. Mereka akan terus berperang.]
[jadi, kita hanya akan menonton mereka?]

Aku mulai berpikir setelah ditanya oleh Jeko.

Selama aku bersekolah di sana, aku pasti juga akan terlibat.
Jika Raja Iblis menyerang manusia, seluruh masyarakat pasti akan mengetahuinya.

Tak ada gunanya bersembunyi.
Semua orang juga tahu bahwa mereka (iblis) pasti akan selalu muncul.
Mereka pasti akan segera diberitahu jika berita ini cepat terungkap.

Umat manusia pasti akan jatuh dalam ketakutan jika mereka tahu bahwa iblis terkuat nomor 2 dari bencana iblis ke-empat masih hidup, dan telah membuat pasukan lebih dari 10.000.

[Ah?]

Aku menyadari sesuatu yang gawat.

[A-Anda kenapa?]

Jeko mulai berkeringat dan bertanya padaku dengan tubuh gemetar.
Yang lainnya juga mulai terlihat gelisah.

Tidak ada yang tidak menyadari kemarahan dalam suaraku.
Beberapa tahun belakangan, tidak ada keluarga baru yang lahir.
Ini adalah hubungan yang sudah lama terjalin.

[Apa kau tidak mengerti?]

Jeko merasa malu karena tidak mengetahui sebab kemarahanku.

[Ma-Maafkan aku.]

                                                                        ****

Aku menghabiskan ratusan tahun bersembunyi di dalam dungeon.
Dan suatu hari pahlawan muncul di hadapanku.

Aku dengan mudah mengalahkan mereka. Kelompok pahlawan melarikan diri.
Dan berita tersebut menyebar ke seluruh dunia.

Dan umat manusia akan dibuat sadar.
Bahwa bencana iblis ke-empat masih belum berakhir.

Umat manusia akan kembali ingat.
Masa lalu dimana mereka berada dalam keadaan kritis tanpa pernah mencapai apapun.
Rasa malu akibat paksaan untuk tunduk.
Tersiksa oleh pemerintahan yang tirani.
Dan ketakutan terhadap ras iblis.

                                                                        ****

[Harusnya itu adalah hal yang seharusnya kita lakukan!]

Aku menendang lantai dengan kemarahan.
Lantai itu membuat suara dan retak, tapi itu akan segera memperbaiki dirinya sendiri.
Kuil Kegelapan mempunyai kemampuan untuk memperbaiki diri sendiri.

Tapi aku tidak begitu yakin apakah masih bisa diperbaiki setelah benar-benar hancur.
Akan jadi masalah jika tidak bisa memperbaikinya, jadi aku tidak mencoba menghancurkannya.

                                                                        ****
[Te-Tenang dulu.]

Yang mengatakannya adalah seorang pak tua berjanggut.

[Diam!]
[Guha!]

Aku melampiaskan kemarahanku dan menghajar Gareth

[Siaaaal....]

Aku menghajarnya sampai babak belur.
Tanpa ampun.

Aku tak bisa memenuhi tugas yang diberikan oleh Dewa yang menjadikanku sebagai Dewa Iblis.
Yah, lagipula aku tak akan menemuinya lagi.

Aku mengeluarkan seluruh amarah dan jaki milikku.
Kuil Kegelapan pun bergetar dan terdengar suara *ogogogogogo*.

[Mo-Mohon tenangkan diri Anda!]
[Berisik!]

Aku menendang Gareth yang mencoba bangkit kembali.

[Jika Anda kesal, kita bisa pergi dan membinasakan Fumeless dan 100.000 pasukannya saat ini juga.]

Aku melotot pada Adrigori yang menyarankan ide itu.

[Sudah terlambat jika kita ingin melakukannya sekarang. Akan sangat mencurigakan jika 100.000 pasukan tiba-tiba menghilang.]
[Lalu apa yang harus kita lakukan?]

Aku merasa kesal hingga aku tak bisa lagi memikirkan apapun.

[Yah, meskipun jumlahnya ada 100.000 tapi itu semua bukan iblis, mereka terdiri dari makhluk mistis dan undead. Jika umat manusia saling bekerja sama, mereka pasti bisa mengalahkannya.]

Pak tua berpikir sambil meletakkan tangannya di dagu.

[Yang jadi masalah adalah pemimpin mereka yang merupakan iblis yang tersisa dari bencana iblis ke-empat.]
[Setidaknya jumlah mereka ada 5.]
[Itu terlalu sulit untuk ditangani oleh umat manusia saat ini.]

Jeko menyuarakan keraguannya saat mendengar percakapan antara aku dan pak tua.

[Apa umat manusia saat ini begitu lemah?]
[Bukannya umat manusia, melainkan sang pahlawan.]

Seperti seorang guru, pak tua pun mengajarkan hal itu pada semuanya.
Mungkin ini karena dia sudah terbiasa mengajar di akademi.

Populasi umat manusia biasanya tumbuh pesat.
Meskipun jumlahnya sudah menurun selama bencana iblis.

Populasi saat ini adalah yang terbanyak dalam 1000 tahun terakhir.
Meskipun mungkin hal itu diakibatkan karena perkembangan teknologi yang kian pesat.

Di sisi lain, ada sang pahlawan. Jumlah pahlawan hingga saat ini sudah sangat banyak, tetapi kekuatan mereka tidak terlalu bertambah kuat dibanding generasi sebelumnya.

[Aku tak tahu apakah itu adalah sebuah aturan dari sistem yang telah diatur.]
[Namun aku yakin bahwa mereka pasti akan kesulitan dalam mengalahkan Fumeless dan bawahannya.]
[Jumlah mereka sangat banyak, jadi tak masalah jika mereka bisa mengalahkannya menggunakan taktik.]

Kami belum selesai memutuskan apa yang akan kami lakukan, tapi aku, pak tua dan Jeko tetap pergi ke dunia manusia.
Jika terjadi sesuatu, kami akan melakukan apa yang bisa kami lakukan saat itu.

                                                                        ****

Saat aku ke sekolah keesokan paginya, aku melihat 4 wajah yang terlihat murung di kelas.

[Eh?]

Yufilia terkejut dan membuka matanya dengan lebar.
Dan dia langsung melompat ke arahku.

[Syukurlah kamu selamat!]

Aku melihat ada sedikit air mata di matanya.

[AwnHu, hIwey, YuPfiliGha?] (TL : Anu, hey, Yufilia?)

Aku menjadi tidak bisa berbicara dengan jelas.

[Kamu selamat?]

Tiraiza tersenyum. Meskipun orangnya berusaha agar tetap terlihat tanpa ekspresi.

[Kalau kamu selamat, cepat beritahu kami, dong!]

Iris terlihat sedikit marah.

Aku tahu kalau mereka kembali ke Kerajaan, tapi aku tak tahu tempat mereka berada saat itu.
Kupikir kalau kami pasti akan bertemu keesokan paginya, dengan kata lain, di sekolah.

[Duh! Aku sangat mengkhawatirkanmu!]

Begitu, ya...
Dia khawatir padaku.
Yah, meskipun aku baik-baik saja.
Tapi tentu saja mereka tidak mengetahui hal itu.

Sudah lama sejak ada orang yang mengkhawatirkanku.
Eh, tunggu dulu. Sepertinya tidak ada orang yang mengkhawatirkanku bahkan di kehidupanku yang sebelumnya.

[Karena aku baik-baik saja, bisakah kamu melepaskanku?]

Aku sangat menikmati kelembutan tubuhnya, tentu saja dua gunung yang ada di dadanya juga.
Aroma wanginya sepertinya bukan hanya dari shampoo-nya.

[Ya, jika seorang putri memeluk seseorang di dalam kelas, itu pasti akan menjadi skandal yang menghebohkan.]

Yufila berubah menjadi merah dan melepaskanku setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Tiraiza.

[Bagaimana caramu kembali?]

Jiemi mengutarakan keraguannya.
Sejak awal iblis itu memang tidak berniat membunuh kami.
Aku membuatnya seolah mereka membiarkanku hidup kemudian melepaskanku.

[Begitu, ya? Untuk membuat orang ketakutan...]

Saat Yufilia dan yang lainnya kembali ke kerajaan, mereka melaporkan apa yang telah terjadi kepada pihak pemerintah.
Pihak pemerintah kemudian langsung mengutus pembawa pesan menuju negara lain menggunakan sihir warp.

Sore itu, kerajaan mengumumkan berita itu kepada publik.
Negara lain pasti juga akan segera melakukannya.

[Yah, itulah yang diinginkan oleh mereka. Tapi, jika kita bisa membuat aliansi, mungkin kita bisa mengalahkan 100.000 pasukannya.]

Pasukan aliansi yang terdiri dari pasukan tiap negara akan dibentuk secara resmi pada pertemuan semua negara.

[Besok akan dilaksanakan konferensi anti-iblis. Aku juga akan menghadiri pertemuan itu, jadi aku harus tahu apa yang sebenarnya terjadi.]

Konferensi anti-iblis akan menjadi konferensi internasional untuk menindaklanjuti masalah iblis.
Hampir semua negara akan ikut berpartisipasi. Termasuk negara kecil sekalipun.

Yufilia adalah putri kerajaan Briton dan juga seorang pahlawan. Jadi wajar saja jika dia ikut berpartisipasi pada konferensi itu.




0 comments:

Post a Comment