Monday, 19 March 2018

Evil God Chapter 25


TranslatorUDesu
Editor
UDesu
Proof Reader
UDesu
Chapter 25 :
Dewa Iblis VS Jenderal Iblis (1)







Aku meninggalkan ibukota Rhodan dan pergi ke markas para iblis dimana Fumeless berada.
Semua musuh di kota telah dilenyapkan.
Tapi masih banyak musuh yang berada di luar dinding.

Aku menghiraukan mereka.
Makhluk sihir dan undead pasti akan segera dikalahkan.

Terjadi kekacauan di markas Fumeless akibat menerima berita kekalahan pasukan mereka.

[Oh, ternyata kau.]

Fumeless menyadariku saat aku mendekatinya.
Sepertinya Fumeless tidak terlalu merasa panik.

[Kenapa kau ke sini? Apa kau mau melawanku?]
[Yah, meskipun sebenarnya aku hanya ingin mengawasi kalian saja.]
[Kalau begitu, kita hanya perlu menentukan pemenangnya.]

Fumeless melepaskan maki miliknya.

[Jangan terburu-buru, kita tak akan bertarung di sini. Aku akan mengundangmu ke kebun rumahku.]

Sebuah kegelapan pekat muncul di depanku.

[Apa itu?]
[Harusnya kau sudah tahu. Ini sebuah gerbang transfer.]
[Apa kau bodoh? Mana mungkin aku mau masuk ke perangkap seperti itu!]

Fumeless tertawa.

[Karena reaksimu seperti itu, sepertinya tak ada cara lain selain menggunakan fungsi lain yang terdapat pada gerbang ini.]

Setelah aku selesai berbicara, kegelapan itu menyebar dan menjadi besar, lalu menelan semua iblis yang ada di situ.
Saat kegelapan itu hilang, pemandangan di sekitar kami telah berubah.

[Te-Tempat apa ini?]
[Ini adalah rumahku Kuil Kegelapan.]

Aku menunjuk sebuah istana yang besar.
Ukurannya sebesar gunung dan menutupi hampir seluruh area pandang.
Langitnya ditutupi oleh awan gelap dan petir menyambar dengan ganas.
Kuil kegelapan yang merupakan tempat tinggal kaum Dewa Iblis diselimuti oleh aura mengerikan, bangunan itu seperti melepaskan jaki.

Kuil kegelapan memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah gerbang transfer yang aku gunakan tadi.
Dengan menghubungkan beberapa dimensi, kami bisa menghubungkan dunia manusia dengan subruang ini.

Para iblis terlihat panik melihat ke sekeliling mereka.

[Jika kalian mencari jalan keluar, tempat itu ada di dekat Kuil Kegelapan.]

Aku menunjukkan arahnya sambil memberitahu tempat yang sedang mereka cari.

[Kalau begitu, aku hanya perlu membunuhmu untuk keluar dari sini. Kalian semua, jangan berani ikut campur dalam pertarunganku!]

Fumeless memperingatkan bawahannya.

[Sebenarnya tidak masalah jika kalian menyerang bersamaan.]

Aku melepaskan jaki yang dari tadi kusembunyikan.

[A-Aura apa itu?]

Jaki, kekuatan yang tidak diketahui oleh manusia.
Tentu saja para iblis juga tidak mengetahuinya.
Bawahan Fumeless membuat keributan.

[Perasaan ini... tidak mungkin.]

Namun reaksi Fumeless terlihat berbeda.

[Oh, kau mengetahuinya?]
[Aku tidak tahu tentang aura ini. Tapi, aku pernah merasakan perasaan yang persis seperti ini.]

Aura adalah sesuatu yang tidak memiliki bentuk.
Jika kau menunjukkan sebuah apel pada seseorang yang tidak tahu apa itu apel, maka selanjutnya mereka akan tahu apa itu apel saat melihatnya.
Namun sensasi seperti aura tidak bisa dipahami dengan mudah.
Untuk mengetahui apakah aura tersebut adalah jaki atau jenis lainnya, maka kau perlu merasakannya berulang kali.

Hingga saat itu, kita tak akan bisa memahaminya. Itu berarti bahwa aura tidak bisa dipahami dengan mudah.

Dan juga, tidak banyak yang bisa bertahan hidup setelah merasakan sesuatu yang disebut jaki.

Sesuatu yang tidak diketahui itu sangat menakutkan.
Tapi itu tidak berlaku bagi Fumeless.
Dia percaya bahwa tidak ada yang lebih kuat dibanding dirinya.

[Haaaaa!]

Fumeless melepaskan beberapa sihir.
Aku tak perlu menghindarinya karena sihir tersebut sangat lemah.

[Sepertinya kau menggunakan pelindung sihir. Kalau begitu, terima ini!]

Fumeless mendekatiku dan menyerang perutku menggunakan cakarnya.
Tapi serangan itu ditangkis oleh pelindungku.

[Apa? Pelindung itu juga bisa menahan serangan fisik? Kalau begitu, coba ini!]

Api terlihat di sekitar mulut Fumeless.

Goaaaaaaaaaaah!

Fumeless melepaskan semburan api.
Tapi tentu saja, serangan ini berhasil ditangkis.

[Pelindung itu bisa menahan sihir, serangan fisik dan juga semburan?]

Pelindung Serba Guna (sanctuary) milikku mampu menahan serangan fisik, sihir, semburan, dan segala jenis serangan lainnya.

[Kalau begitu...]

Iblis yang telah lama hidup seperti Fumeless, pasti memiliki banyak taktik yang telah dibangun berdasarkan pengalaman yang ia dimilikinya.

Fumeless pun mencoba mendekatiku lagi.

Kali ini dia menjulurkan tangannya ke arah perut sampingku.

Tangannya---- tidak ditahan oleh Sanctuary.

Jika tidak ada ancaman dan mencoba mendekatiku seperti perlahan ingin menyentuhku, maka gerakan itu tak akan ditahan oleh sanctuary.

[Burst!]

Dia melepaskan ledakan sihir besar saat tangannya sudah berada di dekatku.
Aku terlempar akibat ledakan itu.

[Bagaimana dengan itu?]

Wajah Fumeless terlihat seakan dia telah berhasil membunuhku.
Tapi saat aku berputar di udara dan mendarat di tanah, ekspresinya pun berubah.

[Tidak mungkin! Seharusnya tipe pelindung yang aktif secara otomatis bisa dikalahkan dengan cara itu!]

Fumeless terkejut seperti tersambar petir.
Dia memang benar.

Misalnya, sebut saja pelindung itu adalah sebuah kertas.
Lalu rapatkan kedua telapak tangan seperti saat sedang berdoa.
Jika kita memegang kertas itu sejak awal, maka saat kita merapatkan kedua telapak tangan, kertas itu akan ada di antara kedua telapak tangan.

Tapi kita tidak bisa memasukkan kertas itu di antara kedua telapak tangan jika kita merapatkan telapak tangan itu terlebih dahulu.
Itulah sebabnya jika pelindung itu telah ditembus terlebih dahulu kemudian melepaskan serangan, maka pelindung itu tidak akan berfungsi.
[TL : anggap saja telapak tangan itu adalah si penyerang dan yang diserang, jika seejak awal ada kertas di antara keduanya, maka serangan tidak akan kena melainkan dihalangi oleh kertas (penghalang), jika sejak awal kedua telapak tangan sudah bertemu (maksudnya si penyerang sudah melakukan kontak dengan yang diserang), maka kertas (pelindung) tidak bisa menghalangi serangan tersebut.]                                                                       

Tapi jika melakukan serangan ledakan seperti itu, maka keduanya akan terkena serangan.
Hal ini jelas terbukti karena Fumeless juga menerima luka akibat serangan itu.

Sayangnya, serangan seperti itu tidak cukup untuk mengalahkan sanctuary milikku.
Menggunakan contoh sebelumnya, daripada kertas, pelindungku lebih tepat disebut sebagai benda cair. Sifat fleksibel air dengan mudah masuk di antara kedua telapak tangan tersebut.

[Si-Siapa kau sebenarnya?]

Aku tidak punya kemampuan seperti iblis tingkat tinggi maupun banyak pengalaman.
Ekspresi Fumeless terlihat tidak sabar.

[Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!]

Jumlah maki milik Fumeless meningkat.

[Flare!]

Sebuah ledakan besar terjadi di dekatku.
Saat debu ledakan menghilang, sebuah kawah sebesar 100 diameter telah terbentuk.
Aku berdiri di tengah kawah tersebut tanpa luka sedikitpun.

[Ka-Kau masih tidak terluka meski terkena sihir ini?]

Fumeless akhirnya menyadari tingkat kekuatan lawannya.
Aku berdiri di depan Fumeless sama seperti sebelumnya.

[Oh, iya! Aku masih punya ini!]

Fumeless menarik Pedang Suci Ridill yang tergantung di pinggangnya.

[Oooooo!]

Dia menyerangku sambil berteriak.
Dia menyerang dan terus menyerang sanctuary milikku.
Tapi pelindung itu tidak hancur oleh serangannya.

[Tidak mungkin.... Pedang ini telah mengalahkan Raja kami! Kenapa kau masih tidak terluka...]
[Jangan samakan Raja Iblis denganku...]
[Siapa kau sebenarnya?]

Sebenarnya itu adalah pertanyaan yang tidak boleh kujawab.

[Sudah kubilang sebelumnya, kan? Aku akan memberitahumu jika kau melewati prosedur yang semestinya.]
 [TL : pembicaraan di chapter 16]

Yah, karena kali ini aku yang membawa mereka ke sini dengan paksa, jadi ini bukan prosedur yang semestinya.

―――――――Tapi tidak ada larangan untuk memberitahukan pada orang mati.
[TL: Fumeless sudah dianggap sebagai orang mati oleh Ashtal.]

[Aku adalah Dewa Iblis. Keberadaan yang jauh di atas kalian, para iblis dan Raja Iblis.]
[Dewa Iblis? Aku belum pernah mendengarnya. Tidak mungkin ada keberadaan di atas kami!]
[Tidak mungkin? Lalu bagaimana caramu menjelaskan hal ini?]

Dengan sinyal yang kuberikan, satu persatu keberadaan yang disebut tidak mungkin itu muncul.
Pasukan Dewa Iblis. Pasukan yang terdiri dari 15 divisi dan 15.000 anggota.

Pasukan besar milikku terbang di atas para iblis dengan menggunakan sayap hitam besar mereka.



Sebelumnya || Daftar Chapter  ||  Selanjutnya

0 comments:

Post a Comment