Sunday, 22 April 2018

Evil God Chapter 31


TranslatorUDesu
Editor
UDesu
Proof Reader
UDesu
Chapter 31 :
Lapisan yang Terbuka (1)


Jiemi dan Tiraiza dari kelompok pahlawan.
Sepertinya mereka berjanji untuk bertemu dengan yang lainnya. Tak berapa lama, Yufilia dan Iris pun datang.

[Oh, kalian saling kenal?]

Adrigori terlihat panik. Apa kau lupa dengan wajah kelompok pahlawan?

[Ah, mereka berempat adalah teman sekelasku di akademi.]

Aku menjelaskan bahwa Adrigori adalah kenalanku dari desa.
Aku tak menjelaskan lebih dari itu agar tidak dicurigai oleh mereka.

Pertama, tenang dulu.
Aku tidak melakukan hal yang salah.
Aku cuma sedang berlatih.
Yufilia dan Iris mendengar apa yang terjadi lalu mereka berempat melihatku.

[Dasar mesum.]
[Dasar cabul.]
[Brengsek.]
[Nafsuan.]

[KwaLeIHan sAlRah PaWhAim!][TL: Kalian salah paham!]

Aku mencoba menjelaskan pada mereka.

[Apanya yang salah paham? Terus apa yang kamu lakukan di sini?]

Hanya Yufilia yang mengerti bahasa misteriusku.
[Tl: best heroine confirm!!]

[Sudah jelas kalau kau bersalah karena kau menggunakan bahasa misteriusmu!]
[Ya! Soalnya kau tak akan begitu disaat tenang.]

Tiraiza dan Iris menambahkan komentar mereka.
Aku menghiraukan mereka.

[Ini adalah latihan!]
[Oh, latihan, ya?]

Sepertinya Tiraiza sama sekali tidak percaya padaku.

[Apa menggoda wanita itu termasuk latihan? Apa kau bisa bertambah kuat hanya dengan melakukannya? Aku jadi iri.]

Jiemi mengangkat tangannya dan bersandiwara.

[Harusnya kalian sudah mengerti. Aku sedang berlatih untuk berbicara pada wanita yang tak kukenal. Memangnya kalian sebut apa ini kalau bukan sebuah latihan?]

Mereka berempat saling pandang lalu berbicara dengan mata menyipit.
[Tl: -_-]

[[[[Menggoda wanita.]]]]

Sudah kuduga.

***

Saat aku dan Adrigori kembali, Jeko langsung bertanya.

[Bagaimana hasilnya?]
[Yah, ada yang berhasil, ada juga yang gagal....]

Aku membuat ekspresi galau.

[Yah, sudah pasti Adrigori tidak bisa melakukannya.]
[Aku tak mau mendengarnya darimu!]

Aku membiarkan mereka berdua berkelahi.

[Siapa yang akan Anda bawa selanjutnya?]
[Tidak, sekolah akan dimulai kembali besok, jadi aku akan menyudahinya sampai di sini.]

Dalam rangka memperbaiki kota setelah perang, maka sekolah ditutup untuk sementara waktu.
Sekarang sudah seminggu sejak saat itu.

Aku mulai merasa lelah karena kejadian hari ini.
Yah, anggap saja itu adalah bukti perkembanganku.

***

[Apa kau pikir aku akan puas dengan cerita itu?]

Salah satu dari 3 kekuatan besar, Kerajaan Scottyard.
Di kantornya, Raja George III melempar  lembar laporan ke lantai.
Meskipun ibukota Kerajaan Britonia, Rhodan, mengalami kerusakan parah, tapi mereka berhasil mengalahkan pasukan jendral iblis.

Semua iblis termasuk Jendral Iblis Fumeless telah mati.
Hampir semua makhluk sihir telah dikalahkan. Beberapa dari mereka telah berhenti dan berhasil ditangkap.

[Orang yang menulis laporan ini bisa dipercaya, Ayahanda.]

Pangeran pertama Vincent mengambil laporan itu dan meletakkannya di meja.
George III menenangkan diri dan melotot pada Vincent.

[Ini bukan cerita dimana putri yang kau cintai itu diselamatkan lalu semua orang hidup bahagia selamanya!]
[Aku mengerti. Yang membuatku tertarik adalah hal yang luar biasa itu.]

Sebuah senjata misterius muncul di langit, menghujani tanah dengan panah cahaya.
Oleh karena itu, banyak iblis yang mati, dan setengah makhluk sihir tidak bisa bergerak dan menghentikan serangan mereka.
Kejadian itu telah membalikkan situasi.

[Siapa yang melakukannya? Dan bagaimana caranya?]
[bukankah sudah tertulis di situ? Itu adalah perbuatan pahlawan dari bencana iblis keenam, Serina-sama. Orangnya sendiri telah mengakuinya, dan ada juga fakta bahwa dia telah melakukan hal yang lebih luar biasa lagi di masa lalu. Itu bukan hal yang aneh.]

Di situ juga tertulis bahwa Serina juga menyerang markas musuh dan menghancurkannya, Dia juga telah membunuh Fumeless.

[Wanita itu telah mengatakan sebelumnya bahwa efek penggunaan sihir besar pada bencana iblis keenam telah membuatnya tidak bisa bertarung lagi.]
[Itu pasti bohong. Dia tidak ingin terlibat dalam masalah politik setelah perang itu. Dia pasti sadar akan pengaruh yang dibawanya. Orang itu memang luar biasa.]

George III mendecakkan lidahnya setelah mendengar pemikiran naif Vincent.
Apa ini karena dia telah belajar di Akademi itu?

[Kenyataan tak pernah berakhir seperti cerita yang bahagia. Apapun itu, sihir itu telah menunjukkan kekuatan di luar batas kemampuan manusia. Selama dia bisa melakukannya, maka dia akan menjadi sebuah ancaman. Terutama bagi Kerajaan Scottyard kita.]

Kerajaan Scottyard tidak berencana menyatukan benua menggunakan kekuatan militer.
Tapi tanpa kekuatan militer, mereka akan langsung kalah oleh negara lain.
Maka dari itu, sedikit kekuatan sangat diperlukan.
Sebenarnya mereka punya kekuatan yang lebih dari cukup.
Mereka memiliki kekuatan yang patut masuk dalam golongan 3 kekuatan besar.

Meskipun mereka berencana melawan dan menekan negara lain, tapi tak ada alasan bagi mereka untuk marah dan memulai perang.
Tapi sekarang sudah berbeda, situasinya telah berubah.
Jika penyihir agung Serina memiliki kemampuan seperti ini, maka pasukan Scottyard tak akan bisa menandinginya.
Jika dia tidak suka akan sesuatu lalu memberi tekanan, maka Kerajaan Scottyard tak punya pilihan selain menurutinya.
Itu bukan hal yang bisa dibiarkan oleh pemimpin umat manusia seperti George III.

[Tapi hingga saat ini, dia sama sekali tidak pernah ikut campur dalam masalah nasional.]
[Aku sangat senang jika dia terus begitu hingga akhir hayatnya, tapi sepertinya dia telah berbohong soal itu. Kekuatan itu sangat misterius, begitu pula jalan pikirannya. Ini adalah sebuah masalah bagi kita.]

Jika mereka tidak memahaminya, maka mustahil mereka bisa membuat rencana untuk melawannya.
Dengan begitu, mereka tak punya pilihan lain selain menyelidikinya.

[Vincent, aku akan memberimu sebuah misi. Mata-matailah Serina.]
[Aku mengerti, tapi apa yang harus aku cari tahu?]
[Cari tahu apapun yang bisa kau dapatkan. Tentu saja, divisi intelijen juga akan bergerak. Kau bebas bergerak di Akademi Cantabridge, jadi carilah informasi yang hanya kau yang bisa mendapatkannya.]
[Baiklah.]

Vincent lalu membungkuk.

[Jika kau berhasil, mungkin aku akan memberimu izin untuk melakukan hal itu.]
[Akhirnya aku bisa bertunangan dengan Yufilia.]
[Jika kau berhasil.]

George III mengingatkan Vincent yang terlihat senang.

Di lain pihak, bisa saja kekuatan itu bukan milik Serina.
Saat zaman mitos dulu, ada sebuah keberadaan yang memiliki kekuatan jauh melampaui manusia saat ini.

Tergantung situasinya, bisa saja suatu saat kekuatan itu menjadi milik Kerajaan Scottyard.
Jika tidak....
George III memikirkan hal itu sambil melihat laporan lainnya.


4 comments: