Sunday, 8 April 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chpater 185 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Shiro7D
Proof Reader
UDesu


Arc 22: Jika Musim Dingin Datang, Apakah Musim Semi Masih Jauh Dibelakang Sana?

Chapter 185:  Sebuah Proposal, dan Dungeon





Datanglah wahai api, Meledaklah secara beruntun, Flare Burst (Lindze)

Saat Lindze mengucapkan mantra, muncul serangkaian ledakan besar secara beruntun di 5 lokasi berbeda. Apapun yang ada di sekitarnya meledak dan hancur.

Sihir baru ini adalah versi yang lebih kuat dari sihir Explosion……. Atau, daripada disebut dengan sihir baru, ini adalah salah satu sihir kuno. Sungguh sihir yang sangat dasyat. Datang ke dataran luas memang keputusan yang tepat.

Akhirnya kau bisa menggunakannya! Seperti yang kuduga, Lindze memang lebih berbakat dalam sihir atribut api.(Rin)

Aku tidak akan bisa menggunakannya tanpa bantuan Rin-san … (Lindze)

Kuberi tahu ya, atribut api adalah atribut terburukku. Dan bukan hanya aku saja, tapi juga semuanya dari ras-ku. Hanya sebagian kecil dari ras-ku yang bisa menggunakan atribut api. Namun kupikir itu memang wajar karena kami aslinya hidup di dalam hutan (Rin)

Jika aku tidak salah, bukankah Rin pernah mengatakan kalau dia bisa menggunakan 6 atribut? Dan dia tidak bisa menggunakan atribut kegelapan saja. Rin pernah mengatakan sesuatu seperti “Aku tidak bisa menggunakan sihir pemanggilan, jadi aku membuat pola”.

Pola, yang ada di samping Rin, membuat pose kemenangan setelah melihat ledakan itu. Meskipun ia bisa bergerak seakan-akan makhluk hidup, kupikir ia tidak bisa menggantikan hewan panggilan.

Apakah Rin juga punya sihir kuno? (Lindze)

Ya. Meskipun milikku ber-atribut air (Rin)

Rin berdiri di depan Lindze, merentangkan tangannya ke depan dan mulai mengucapkan mantra.

Datanglah wahai air suci, yang bagaikan pusaran dasyat di tengah badai, Maelstrom (Rin)

Pusaran tornado air mulai terbentuk di depan kami. Tornado itu menghempaskan dataran sekitar. Sulit untuk dipahami karena tidak ada targetnya tapi sepertinya sihir ini adalah sihir area luas. Sihir ini juga sangat kuat….

Kelemahannya adalah sihir ini menggunakan mana yang terlalu banyak. Meskipun kupikir efeknya sebanding (Rin)

Yah, kalau itu wajar saja. Karena jika mana yg digunakan meningkat, maka kekuatannya juga akan meningkat. Akan lebih baik jika kau menggunakan beberapa tipe sihir tergantung dari situasinya. Kau juga harus mengingat kuantitas sihirmu agar kau selamat dalam sebuah pertempuran.

Bukan hanya Rin dan Lindze yang menjadi lebih kuat setelah menemukan
[Perpustakaan]. Rosetta dan Monica juga ingin mencari buku yang berhubungan dengan [Magic Engineering (Teknik Sihir)]. Kelihatannya mereka ingin mencoba beberapa hal yang baru.

Baru-baru ini Sue juga diajari sihir oleh Rin. Meskipun Sue hanya bisa memakai atribut cahaya, kapasitas sihirnya cukup tinggi. Saat ini ia sedang memfokuskan diri untuk bertlatih menggunakan sihir penyembuhan. Kudengar ia sering mendatangi tempat latihan ksatria dan mencoba sihirnya di sana.

Dan pada saat yang sama,  dia belajar bersama Lapis-san dan yang lain. Apa sebenarnya yang ingin dicapainya?

Semenjak datang ke istana kami, Fam selalu mengurung diri di dalam perpustakaan istana. Bukankah ini penyakit serius? Dia telah melakukan hal ini selama lebih dari 5000 tahun, bukankah penyakit ini sudah tidak dapat disembuhkan lagi?

Pada siang hari, aku pergi menuju ke guild para adventurer. Aku selalu datang kemari setidaknya sekali dalam seminggu. Meskipun tujuan utamaku untuk mendapatkan berbagai informasi dari guild master Rerisha-san, terkadang aku juga menjalankan quest sebagai hiburan.

Aku selalu menyamar jika datang kemari. Tempat ini selalu ramai seperti biasanya, akan tetapi, kupikir ada orang yang mengetahui identitasku yang sebenarnya. Tapi,  tidak ada gunanya memikirkan hal itu.

Hei kau yang di sana! Apa kau mau bertarung denganku? Bajingan!

Huh!? Siapa takut! Ayo keluar!

Pada saat aku memasuki guild kulihat ada 2 orang yang memegangi kerah leher mereka satu sama lain, mereka keluar dengan langkah yang agak miring. Lagi? Jika kupikirkan dengan baik-baik, kurasa selalu ada pertengkaran kecil setiap aku datang kemari. Hahh, kurasa ini juga sebagian dari rutinitas guild.

Hal ini sering terjadi karena para adventurers ingin membuktikan kemampuan masing-masing. Selama mereka tidak menyebabkan masalah bagi penduduk, mereka bisa bertarung sesuka mereka.

Selamat siang (Touya)


Ah! Bagin……Ah tidak,tidak, Touya-san, selamat siang. Terima kasih atas kerja kerasnya (Nekomimi-Oneesan)

Saat ini aku sedang berbicara dengan sang resepsionis guild, seorang demi-human kucing. Jika aku tidak salah, namanya adalah Misha-san. Telinga kucingnya bergetar ‘Piko Piko’.

Bagaimana keadaan guild akhir-akhir ini? (Touya)

Saya rasa seperti biasanya, ada berbagai macam quest datang. Seperti quest untuk mengantar para pedagang. Namun, jika terus begini terus, kita tidak akan bisa mendapat keuntungan besar. Hal itu tentu menjengkelkan, bukan? Karena hal itu, semuanya langsung pindah setelah melakukan quest. Tidak ada satupun adventurer tetap sehingga tidak ada wajah yang familiar di sini. Oleh karena itu, rasanya seperti mendapat tamu yang pulang-pergi setiap hari (Misha)

Saat ia mengatakannya, ia melihat 2 orang yang berkelahi di luar. Aku mengerti. Untuk suatu alasan, banyak dari para adventurer ingin memberikan kesan [Akulah yang terhebat] pada saat pertemuan pertama mereka. Aku ingin tahu apakah mereka melakukan hal ini agar tidak diremehkan oleh adventurer lain nantinya?
Dan hasilnya, ada banyak konflik kecil yang terjadi setiap hari.

Tidak akan jadi masalah jika yang mengatakannya adalah para pemula amatir yang bersemangat, tapi ironisnya kebanyakan dari mereka adalah adventurer kelas atas namun tidak bisa naik ke kelas yang lebih tinggi lagi.

Mereka bisa terselamatkan dan maju jika ada para veteran yang bisa melatih mereka, tapi……. Para veteran akan pergi keluar karena tidak ada alasan bagi mereka untuk tinggal di negeri ini jika mereka tidak bisa menghasilkan uang.

Setelah itu, Misha-san mengantarku ke lantai 2 dan aku memasuki ruangan Rerisha-san. elf guild master itu sedang merapikan beberapa dokumen yang berserakan. Rerisha-san melihatku dan menyuruhku untuk duduk di sofa.

Kebetulan sekali. Anda datang pada saat saya bingung mau memanggil Anda atau tidak (Rerisha)

Apakah ada sesuatu yang terjadi? (Touya)

Setelah merapikan dokumen dan menatanya di meja, Rerisha-san mengambil secarik kertas dan duduk berseberangan denganku.

Aku punya 2 berita dan 1 proposal. Yang pertama, Para naga mulai bermunculan di berbagai negeri (Rerisha)

Para naga katamu? (Touya)

Salah satu dari mereka terlihat di selatan Hutan Besar, kerajaan Sandora. Aku diberi tahu oleh para agen bahwa mereka tiba-tiba terbang menuju desa dan mengamuk di sana, setelah itu mereka terbang lagi ke arah lain. Sejauh ini cukup normal, tapi para naga juga muncul di Yuuron, dan Nokia. Semua desa yang diserang menerima kerusakan yang cukup besar. Dan anehnya lagi, para agen mengatakan bahwa mereka adalah 3 naga yang berbeda (Rerisha)

Kedengarannya memang cukup aneh…….. Biasanya para naga hidup di daerah pegunungan yang tidak berpenghuni. Aku juga mendengar bahwa mereka jarang menyerang pemukiman manusia. Di dalam ras naga sendiri, ada golongan junior dan senior. Kelihatannya naga yang menyerang manusia adalah naga-junior yang cara berpikirnya masih seperti hewan.

Sebagai contoh: Pada saat aku pertama kali pergi ke Misumido, ada naga-hitam yang menyerang desa dan naga itu adalah naga-junior. sedangkan, naga-merah yang kutemui setelahnya adalah naga-senior yang punya akal sehat dan lebih bijaksana.

Kurasa itu hanyalah kebetulan. Karena masih ada banyak hal yang belum kita ketahui tentang ras naga. Jadi ada kemungkinan mereka sedang mengalami musim kawin atau semacamnya. Untuk berjaga-jaga, kami akan menyelidikinya lebih lanjut lagi, jadi kita bisa mendapat hasilnya nanti. Selanjutnya, ada berita lain yang disusul dengan sebuah proposal, tapi … (Rerisha)

Rerisha-san menghamparkan sebuah peta di meja. Eh? Wilayah perairan? Tapi jika dilihat baik-baik, ada beberapa pulau kecil di sana……..

Ini adalah kepulauan yang baru saja ditemukan. Kepulauan ini ada di sebelah selatan kerajaan Sandora. Setelah di survey oleh tim kami, beberapa reruntuhan kuno ditemukan di sana, akan tetapi…  tempatnya terlalu jauh, dan tidak mungkin bagi mereka untuk menyelidiki pulau itu sendirian(Rerisha)

Apakah kau sudah mengirim orang untuk menyelidikinya? (Touya)

Ya, tapi kepulauan itu tidak bisa ditinggali lama-lama. Karena iklim di sini dan di sana sangat berbeda dan ada banyak magic beasts di sana. Saya sempat berpikir kenapa ada reruntuhan kuno di pulau seperti itu, tapi kemungkinan besar pulau itu adalah sebuah pulau besar di zaman dahulu …… (Rerisha)

Apa maksudmu ada pulau yang tenggelam di masa lalu?  Bukannya tidak mungkin sih. Mungkin itulah alasan mengapa penduduk asli pulau itu meninggalkannya dan setelah itu,  magic beasts pun muncul. Dan berakhir menjadi pulau yang tidak bisa dihuni…

Dan masalah itu diperparah oleh dungeon yang sangat luas di reruntuhan itu.
Kemungkinan dungeon itu dibuat oleh penyihir hebat atau seorang ­Sage yang cerdik. Jika seperti itu, pasti ada sesuatu seperti harta karun di sana. Sebagai ketua guild  saya tidak bisa membiarkan hal ini (Rerisha)

Yah, kupikir juga seperti itu. Hal ini seperti menemukan harta karun yang sangat banyak. Aku tidak pernah masuk dungeon sebelumnya, tapi mungkin ada banyak dungeon tersebar di dunia ini.

Biasanya, ada banyak request untuk mengeksplorasinya. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa eksplorasi adalah pekerjaan tetap bagi para adventurer. Akan tetapi, lokasinya sendiri tidak memungkinkan bagi kami untuk memberi request itu. Oleh karena itu saya mengajukan sebuah proposal (Rerisha)

Rerisha-san mendekatiku dengan cepat. Apa,apaan ini? Terlalu dekat, oi. Yah, meskipun tidak terlalu buruk didekati oleh wanita cantik.

Saya mengajukan sebuah proposal untuk menghubungkan dungeon itu dengan
Brunhild menggunakan [Gate] Anda(Rerisha)

Ha? (Touya)

Apa maksudmu? Apa kau ingin menghubungkan negara ini dengan dungeon itu? Apakah ada alasan tertentu sampai kau mengajukan hal ini?

Dengan kata lain, saya ingin Anda membuatkan gerbang transportasi bagi para adventurer yang ingin mengeksplorasi dungeon itu. Jika para adventurer berkumpul di negara ini dan melakukan eksplorasi, kota ini pasti akan berkembang dengan pesat. Sebagai guild, kami bisa mengirim para adventurer menginvestigasi dungeon itu, dan kami bisa membeli harta karun atau material magic beasts dari mereka. Bagaimana menurut anda? (Rerisha)

Ahaha, jadi itu maksudnya? Negara kami pasti akan penuh dengan para adventurer yang ingin mendapatkan uang dengan mudah nantinya. Bisnis yang ada di Negara kami seperti penginapan, toko senjata, toko armor, dan toko perlengkapan pasti akan berjalan dengan lancar. Terlebih lagi, orang-orang yang tertarik dengan hal semacam ini pasti akan datang kemari. Tidak begitu buruk, kan?

Aku bisa mengatur agar magic beast tidak bisa melewati gerbang itu dari sisi lain. Tidak terlalu sulit. Kalau keadaannya seperti ini kita akan mempromosikan negara ini dengan dungeon, kan?

Aku punya beberapa pertanyaan. Apakah kepulauan itu dimiliki suatu negara? (Touya)

Kepulauan itu sekarang dijaga oleh guild, dan tidak dimiliki oleh negara manapun. Namun jika Anda menerima proposal yang ini, maka kami akan memberikannya pada kerajaan Brunhild. Tentu saja, kau harus memberikan kami informasi terkait reruntuhan di sana dan memberikan kami hak istimewa dalam penjualan harta karun yang didapatkan para adventurer dari dungeon itu(Rerisha)

Satu pertanyaan terakhir. Dengan membocorkan hal ini, apakah kau tidak khawatir jika aku akan mengeksplorasi dungeon ini sendirian dan memonopoli harta karun yang ada di sana? (Touya)

Hehe. Saya tidak berpikir kalau Anda adalah orang yang seperti itu, Anda adalah orang yang mengumpulkan raja-raja dari berbagai negara untuk menghadapi Fraze. Meski penampilan saya seperti ini, saya memiliki kemampuan menilai seseorang sebagai seorang guild master (Rerisha)

Kelihatannya dia sangat mempercayaiku. Sebaiknya aku juga tidak boleh mengkhianatinya, kan?

Tawaran ini sungguh menarik. Daripada aku harus repot-repot menyelesaikan eksplorasinya sendirian, bukankah lebih baik menyerahkannya kepada para adventurer, guild, dan para pedagang agar mereka mendapat keuntungan? Hanya dengan mengeksplorasi dan memetakan wilayah di sana, mereka bisa mendapat keuntungan. Dan nanti, seorang cartographer* juga akan muncul.
(TL: pembuat peta)

Semakin dalam dungeon, maka semakin kuat pula monster-monster yang ada di sana, kan? Memang, kekuatan sihir akan terasa semakin kuat jika kau memasuki dungeon. Dan aku mendapat informasi bahwa magic beasts yang kuat lebih senang tinggal di sana.

Sebagai adventurer, mereka seharusnya tahu bahwa mereka bisa mati kapan saja. Dan mereka pasti bisa menjaga diri.

Aku mengerti. Aku akan menerima proposal itu (Touya)

Terima kasih banyak. Jika [Gate] yang menghubungkan negara ini dengan dungeon itu sudah jadi, tolong izinkan kami untuk menggunakannya (Rerisha)

Dungeon, ya? Kuharap negara ini akan semakin makmur nantinya. Sekarang, haruskah aku mengeksplorasinya sebentar?

(TL : boleh kok mas touya, asal gak dibabat habis semua monsternya,ya)





Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

3 comments: