Wednesday, 30 May 2018

Evil God Chapter 39


TranslatorUDesu
Editor
UDesu
Proof Reader
UDesu

Chapter 39 :
Lapisan yang Terbuka (3)



Sebuah area kelas atas di ibukota Kerajaan Briton, Rhodan.
Di tempat itu terdapat kediaman Pangeran Vincent, pangeran pertama Kerajaan Scottyard.

[Sialan!]

Vincent melempar gelasnya ke lantai.
Tentu saja gelas itu pecah.
Pembantu di dekatnya lalu membersihkan pecahan gelas sambil ketakutan.

Vincent selalu merasa kesal sejak dia dipermalukan saat latihan gabungan.
Dia ingin membalasnya, namun dia sadar bahwa Ashtal sangat kuat.
Meskipun dia menunggu kesempatan untuk membalasnya, namun kesempatan itu tak kunjung tiba.

Vincent diberitahu bahwa ada tamu yang ingin menemuinya.

[Siapa?]
[Sekertaris bendahara Eldred dari Kerajaan Briton.]
[Lagi?]

Keuangan Kerajaan Briton sedang dalam masalah.
Dan Kerajaan Scottyard lah yang meminjamkan mereka uang.

Karena Eldred bedara di posisi paling atas dalam petugas keuangan negara, maka tidak hanya negaranya sendiri, namun ia juga menjilat negara Vincent.
Vincent tidak membencinya karena dia merendahkan dirinya dan selalu menyanjung Vincent.
Oleh karena itu, Vincent mengundangnya masuk ke dalam rumahnya.

[Bendahara Eldred, meskipun kau berulang kali datang, tak ada yang bisa kulakukan untukmu. Uang pinjaman itu harus dikembalikan sesuai batas waktunya. Kami tidak bisa begitu saja menghiraukannya.]

Vincent menyambutnya dengan sikap arogan.
Eldred pun berbicara sambil menundukkan kepalanya berulang kali.

[Tidak, tidak, saya sangat berterima kasih karena masih diperbolehkan untuk berdiskusi dengan Anda.]

Eldred lalu dibawa ke ruang kantor.

Eldred benar-benar kewalahan mengurus keuangan negara.
Sejak pertama kali dia ditugaskan, dia selalu melakukan yang terbaik dalam menangani masalah itu.

Segalanya dilakukan hanya demi negaranya.
Sebuah kerajaan yang dilanda utang dan mengalami masalah defisit fiskal*.
Agar mencapai tujuan yang diinginkan, sering kali dia harus memaksa bawahannya untuk bekerja keras.
(TL : keadaan dimana pendapatan negara lebih sedikit dari pengeluaran sehingga anggaran negara selalu dalam keadaan kekurangan... benar gak sih? Aku bukan ahli ekonomi soalnya ‘3’)

Namun baginya, rencana kotor dari Kerajaan Scottyard terlalu kejam.
Awalnya hanya masalah kecil.
Jika Briton menginginkan pinjaman, maka mereka akan memberitahu Scottyard informasi yang tak akan merugikan negara.
Eldred khawatir soal itu, namun dia berpendapat bahwa hal itu bukan masalah besar.
Namun, permintaan mereka lambat laun semakin meningkat.
Terkadang, Eldred harus mengeluarkan uang pribadinya.

Eldred yang terguncang dari segi publik dan privat, akhirnya perlahan-lahan mulai memberikan informasi yang berharga kepada Kerajaan Scottyard.

Orangnya sendiri berpendapat bahwa dia bekerja untuk negaranya, namun Scottyard tidak menginginkan kesetiaan darinya. Itu saja sudah cukup bagi mereka.

Bukan hanya Eldred, ada banyak orang yang melakukan hal serupa.

[Apa Anda sedang memiliki masalah di negeri ini?]

Eldred merasakan bahwa mood Vincent lebih buruk dari biasanya.

[Tidak ada masalah besar. Hanya masalah pribadi. Masalah di akademi.]
[Apa terjadi sesuatu dengan Putri Yufilia....?]

Eldred bertanya dengan takut.

[Oh iya, aku ingin kau membuat agar pertunanganku segera disahkan.]
[Saya mohon maaf. Masalah pertunangan Anda, baik Yang Mulia Raja maupun Putri Yufilia sangat keras kepala.]

Eldred menundukkan kepalanya.

[Mungkin ini tidak cukup, tapi saya baru-baru ini mendengar sesuatu yang sangat menarik...]

Eldred mulai berbicara dan berniat untuk berdiskusi sambil minum teh.
Dia memberitahu soal Fiona yang memberi laporan kepada Raja Richard II beberapa hari yang lalu.
Hal itu adalah mengenai ketiga Dewa Iblis.

[Hohoho. Info yang sangat menarik.]

Vincent terlihat senang.
Itu adalah informasi yang sangat diinginkan oleh Vincent.
Itu adalah apa yang ditugaskan oleh ayahnya, George III untuk diselidiki.

[Apa kau telah memberitahu pada pihak kerajaan Scottyard tentang masalah ini?]
[Tidak, karena saya tidak bisa mengukur harga dari informasi ini, jadi saya ingin memberitahukannya pada Anda terlebih dahulu.]

Eldred ahli di bidang keuangan dan matematika, tapi dia tidak tertarik pada bidang lain.
Terutama soal bertarung, dia sangat buruk dalam hal itu.
Ada juga alasan soal penjelasan Fiona yang kurang detil sehingga dia tidak bisa memahami isi dari informasi itu.
Dia tidak mengerti perasaan para diplomat yang nantinya akan bersusah payah karena dia telah membocorkan infomasi ini.

[Aku akan melaporkan masalah ini. Terima kasih atas informasinya.]

Melihat Vincent yang mulai bersemangat, Eldred pun merasa lega.
Dia telah berhasil mendapat jaminan bantuan dari Vincent.
Tanpa menyadari akibat dari perbuatan yang telah dilakukannya.

***

Raja George III, raja dari Kerajaan Scottyard mendapatkan laporan dari Vincent di ruang kerjanya di ibukota, Graggo.

[Ini adalah satu-satunya petunjuk.]

Vincent berbicara dengan wajah yang tegang.

[Ya, bisa dibilang ini adalah kali pertama kita mendapatkan jejak mereka.]

George III menatap anaknya.

Informasi ini telah diberikan padanya oleh pendonor informasi di Kerajaan Briton.
Informasi ini sedikit berbeda dari informasi yang diinginkan George III.

[Dengan ini, aku bisa melanjutkan ke proyek yang satu itu, kan?]
[... Yah, kurasa tidak masalah.]

Meski begitu, dia tetap memberi izin pada Vincent.
Jika salah satu pemimpin dari para pengikutnya mendengar hal ini, dia pasti akan disebut naif.

Itu adalah rencana proyek mengenai pertunangan Vincent.
Intinya adalah menekan Kerajaan Briton melalui jalur politik.

[Terima kasih, kalau begitu, aku permisi dulu.]

Vincent segera keluar dari kantor karena sudah merasa tidak sabar.

Geoge III lalu melanjutkan membaca laporan itu sembari tersenyum kecut pada anaknya.

Laporan itu berisi tentang orang-orang yang akhir-akhir ini muncul di sekitar Penyihir Agung Serena.
Ketiga orang itu sangat mencurigakan.
Besar kemungkinan bahwa mereka bertiga memiliki kekuatan yang jauh melampaui manusia.

[Tapi jika seperti ini, mereka tidak bisa diselidiki.]

Tempat tinggal mereka tidak diketahui. Dan rumah yang mereka gunakan jarang ditinggali. Mereka juga selalu menggunakan warp.
Latar belakang mereka tidak diketahui. Begitu juga dengan kemampuan mereka.
Bahkan ras mereka juga tidak diketahui.

[Kami hanya akan terluka jika mengganggu mereka tanpa persiapan.]

George III sangat kesal karena mereka tak punya pilihan lain selain tetap waspada.
Scottyard tidak hanya tergantung pada kekuatan militer.
Namun jika kekuatan militer mereka kalah, maka mereka tak akan bisa membuat rencana jahat.

Apapun aksi yang akan dilakukan, mereka tidak punya cara untuk melawan kekuatan musuh kali ini.
Kekuatan yang mengakhiri bencana iblis keenam lima tahun yang lalu.
Kekuatan yang mengakhiri perang di Rhodan beberapa waktu yang lalu.

Jika mereka tidak punya kekuatan untuk menghadapinya, apapun yang mereka lakukan akan sia-sia.
Mereka tidak memiliki kekuatan itu.

[Tidak, tidak juga.]

Kekuatan itu akan segera mereka dapatkan.
Jika semua rencana berjalan dengan semestinya.
Langkah selanjutnya akan dilakukan setelah mereka mendapatkan kekuatan itu.








 Sebelumnya || Daftar Chapter  ||  Selanjutnya

Saturday, 26 May 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 230 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Erixsu
Proof Reader
Mizuki Hashima


Arc 24: Sang Raja Sibuk Dalam
Berbagai Hal

Chapter 230: Sang Dalangdan Sekolah




Seorang lelaki muncul dari gang gelap, dan tiba di tempat pertemuan. Tempat itu berada di bagian bisnis Zenoaskal, ibukota Kerajaan Iblis Zenoasu. Tepatnya di sebuah gudang yang terdapat di ujung jalan.

Pada awalnya, gudang tersebut adalah properti milik keluarga pedagang besar, lalu ditinggalkan dan tidak ada yang mengurusnya. Ada yang mengatakan bahwa gudang itu tidak laku karena kondisinya yang parah, yang tentunya akan memakan banyak uang untuk memperbaikinya.

Seorang lelaki yang memakai mantel dan bertudung hitam membuka pintu depan lalu berjalan ke dalam gudang yang tidak berani orang masuki. Cahaya bulan merasuk ke dalam melalui lubang besar di atap gudang yang kosong.

Di bawah cahaya itulah, lelaki tersebut bertemu dengan orang yang ia cari-cari.
Orang itu adalah lelaki bertopeng yang mengenakan baju hitam.


Ada apa? Bukankah kita sudah memutuskan untuk tidak bertemu lagi setelah “pekerjaan itu” selesai? Atau apakah kau mau kupekerjakan setelah kejadian yang menimpa Yuuron?(Lelaki A)


…Apakah tidak ada orang yang mengikutimu?(Lelaki B)

Lelaki gemuk yang datang pun membuka tudung kepalanya dan tertawa setelah mendengar suara lelaki bertopeng. Ia memiliki rambut biru keputihan dengan wajah yang berminyak, sepertinya ia berumur 30 tahunan dan berasal dari suku Mephisto.

…Hou. Aku akan senang jika kau menghilangkan Pangeran Pertama, tapi apa hadiahnya? Apakah hadiahnya adalah dapat menyalurkan senjata melalui saluran ilegal seperti sebelumnya?(Lelaki A)

Kemudian, suara seseorang terdengar dari belakang lelaki gemuk tersebut.

…Begitu ya. Jadi itu isi perjanjiannya, yah? Itu artinya selama ini kau telah menyalurkan senjata dari Zenoasu melalui saluran ilegal ke Yuuron, dan meminta kompensasi dari orang berbaju hitam, yah(???)

Orang gemuk itu terkejut saat melihat ke belakang, tepatnya ke sumber suara yang terdengar. Matanya pun melotot setelah mengetahui kalau orang yang berdiri tersebut adalah seseorang yang seharusnya tidak ada disana.

Ba-baginda Raja Iblis!?(Lelaki A)

Orang yang berdiri di pintu masuk gudang itu tidak lain adalah raja negara ini, Zelgadi Von Zenoasu. Oleh karena itu, aku membatalkan [Mirage], dan kembali ke penampilan semula.

Naa, ba-bajingan…?!(Lelaki A)

Maaf saja, tapi aku memintanya untuk menjebakmu. Mari kita lihat… kau.. Bukankah kau Severus Arnos? Sepertinya ayahmu tidak tahu apa-apa tentang hal ini. Ia hanya memiringkan lehernya saat melihat surat dan topeng itu, yang menunjukkan kalau ia tidak tahu apa-apa.(Zelgadi)
(TL: Lelaki B sebenarnya adalah Touya)

Itu benar. Singkat cerita, aku menyembunyikan diri lalu menaruh topeng beserta surat berisi [Kita harus membahas pekerjaan sebelumnya] dan juga alamat yang dituju ke ruangan pribadi semua orang yang kami pikir mencurigakan.

Tentu saja, aku menyuruh tikus rumah yang ku-summon untuk melihat reaksi orang yang membacanya.

Kebanyakan orang tidak memahami maksudnya lalu memiringkan lehernya dan ada juga yang berteriak pada keluarganya karena berpikir itu ulah mereka, tapi satu-satunya orang yang paling mencurigakan adalah orang ini, Severus Arnos.

Hanya orang ini yang menyembunyikan topeng tersebut ke mejanya seakan-akan tidak ingin diketahui orang, dan langsung menaruh surat itu ke saku setelah membacanya.

Ia adalah penerus Keluarga Arnos, keluarga pedagang yang merupakan keluarga ibu Fares (Pangeran Kedua). Dengan kata lain, ia adik dari Ratu Kedua sekaligus pamannya Fares. Ia adalah orang yang akan menjadi pemimpin Perusahaan Arnos suatu hari nanti.

Karena kau lah pelakunya. Aku yakin ayahmu, pemimpin Perusahaan Arnos, akan merasa kecewa.(Zelgadi)


Ini tidak seperti yang Anda pikirkan, Baginda! Sampai berpikir kalau sayalah yang membunuh Tuan Putri...(Severus)


Ooh? Sepertinya aku tidak berkata apapun tentang [membunuh]. Terlebih lagi, bagaimana bisa kau mengetahui soal Farnese?(Zelgadi)

Severus pun berhenti bergerak seakan-akan tubuhnya membeku. Ia keceplosan. Hanya sedikit orang yang mengetahui tentang kematian Sakura, jadi informasi tersebut seharusnya tidak ia ketahui.

Memang, Severus akan menjadi paman Raja Iblis jika Pangeran Kedua menduduki tahta. Jika ia mendapatkan posisi normalnya tidak akan diperoleh pedagang biasa, ia akan bisa mencampuri urusan pemerintahan. Mungkin ia mengincar hal tersebut, tapi…

Unit penjaga yang diketuai Sirius-san pun mengepung gudang tersebut. Inilah waktunya pembalasan!!

Tangkap dia! Biasanya aku akan membunuhnya sekarang, tapi aku masih punya beberapa pertanyaan.(Zelgadi)


Baiklah, ikat dia!(Sirius)

Dengan keluarnya perintah dari sang komandan, Sirius-san, Severus pun ditangkap tanpa perlawanan. Para penjaga pun menyeretnya keluar.

Dengan ini, masalahnya sudah selesai, bukan?(Touya)


Aku khawatir karena kau bicara seperti itu, Raja Penguasa Brunhild. Masalahnya justru akan bertambah mulai dari sekarang. Pertama, kita harus mengumumkan keberadaan Farnese secara resmi agar gugatan pada Severus dapat dilakukan. Akan tetapi, sudah jelas kalau Fiana tidak mengizinkan Farnese untuk menjadi Raja Iblis. Oleh karena itu, pelepasannya dari keluarga kerajaan juga harus diumumkan.(Zelgadi)


Begitu ya, dengan kata lain…(Touya)


Akan diumumkan pertunangan antara Baginda Penguasadan Farnese-sama.(Sirius)

Sirius-san langsung mengatakan intinya. Kurasa itu benar~

Un, aku mengerti. Entah kenapa rasanya mustahil bagiku untuk kabur dari semua ini…
(TL: Bayangkan saja yang dibawah ini adalah skenario yang ada di RPG)

Touya mulai kabur!
Akan tetapi, ia tidak bisa lolos dari Raja Iblis!

Kurang lebih seperti itulah situasi saat ini.

Umm, jadi begini…saya sudah memiliki banyak tunangan…(Touya)


Nu…? Yah, itu sudah biasa, lho? Aku saja punya dua. Bagi seorang Raja, memiliki satu atau dua istri itu tidak masa…(Zelgadi)


Delapan, saya sudah memiliki delapan tunangan.(Touya)


Delapan!!!!??(Zelgadi)

Baginda Raja Iblis pun nampak terkejut sementara badannya tetap diam. Ia memegang bahuku dengan erat dan mulai berbicara dengan senyuman masam di wajahnya.

Apa-apaan ini? Menakutkan!!

Baginda Raja Penguasa. Bagaimana kalau kita membahasnya dengan sedikit lebih detail? Tak peduli apapun yang terjadi, kita akan melakukannya sampai pagi. Mulai sekarang kita kan akan membentuk hubungan jangka panjang, jadi bagaimana? Kita bahkan bisa melakukannya sambil minum sake.(Zelgadi)

Yah, aku sudah mencoba untuk kabur dengan berkata aku tidak cukup umur, tapi kebanyakan negara menganggap bahwa anak berumur 15 tahun sudah dewasa, walaupun ada yang tidak, sih.

Kupikir aku sudah lolos dari ajakan minum sake, tapi tetap saja aku masih bersama dengan Raja Iblis.

Touya mulai kabur lagi!
Akan tetapi, ia benar-benar tidak bisa lolos dari Raja Iblis!

Uguuu~

***

Pada akhirnya, keberadaan Sakura dan masalah pertunangannya denganku telah diumumkan secara resmi.

Dibelakang semua itu, kejahatan yang Severus lakukan telah terkuak. Oleh karena itu, kepala Keluarga Arnos saat ini, kakek dari Pangeran Kedua pun pensiun, dan telah diputuskan kalau jabatan kepala keluarga akan diberikan pada lelaki yang menikahi putri termuda.

Jika dibahas secara legal, hal itu adalah kejahatan besar yang sangking besarnya, seluruh keluarga tidak akan bisa komplain jika mereka diberi hukuman. Walaupun demikian, mereka tetaplah keluarga Pangeran Kedua, jadi hukuman mereka akan dikurangi karena Pangeran Kedua telah menyerahkan hak-nya untuk naik tahta.

Dari awal, Pangeran Kedua juga tidak tertarik untuk naik tahta, dan itulah yang mungkin memicu ketidaksabaran Severus. Tentu saja, telah diputuskan kalau Severus sendiri akan “menghilang” dengan hukuman penggal di publik.

Aku langsung mengajak pulang Fiana-san dan Sakura ke Brunhild. Sejujurnya, kunjungan ke sana sangatlah lama dan maafkan aku karena telah terlilit oleh masalah Baginda Raja Iblis. Pada akhirnya, ia adalah pemabuk berat yang talkatif.

Yumina dan yang lain menerima Sakura, dan entah kenapa memasang ekspresi lega.

Dengan ini, sembilan pengantin telah terkumpul. Oleh karena itu, jumlah pengantin tidak akan bertambah lagi, yah.(Elzie)


Aku senang karena tidak orang aneh yang muncul sama sekali.(Yae)


Entahlah? Walaupun ada sembilan istri, tidak menutup kemungkinan akan adanya selir, kan?(Rin)

Aku mengabaikan bisikan antara Elzie, Yae, dan Rin. Tolong jangan mengangkat flag aneh dong!!

Sepertinya Negara Iblis Zenoasu tetap tidak akan berinteraksi dengan negara lain sama seperti sebelumnya, tapi mereka akan mengirim orang sebagai staff sementara ke Brunhild.

Dibandingkan dengan diskriminasi terhadap ras-iblis di negara lain, mereka akan bisa bekerja di sini dengan tenang. Aku hanya sedikit khawatir kalau nantinya Raja Iblis akan menggunakannya sebagai alasan agar bisa menemui Sakura.

***

Pertama-tama, aku punya usulan untuk membuat sekolah di sini.(Touya)


Itu bagus, tempatnya dekat dengan kota, dan sepertinya cocok.(Fiana)

Saat ini, aku memandu Fiana-san menuju tempat konstruksi sekolah bersama Naito-ossan yang memimpin masalah pembangunan beserta Kougyoku sebagai pengawal.

Kami berencana membuatnya dari bangunan kecil, dan akan memperbesarnya sedikit demi sedikit. Fiana-sama adalah satu-satunya guru di sekolah ini, jadi mustahil untuk mengurusi banyak orang sekaligus, kan?(Naito)


Yah, untuk saat ini, saya merasa ingin mengurusi kira-kira 20 orang. Kalau jumlahnya segitu, saya bisa mengurusnya.(Fiana)

Naito-ossan merespon permintaan Fiana-san dan mencatat detailnya. Kuharap dengan ini, anak-anak bisa memiliki pilihan lebih banyak di masa depan.

Akan tetapi, saat membahas pembangunan sekolah, aku juga ingin melakukan sesuatu dengan sekolah lain, yaitu Sekolah para Adventurer.

Sekolah dimana adventurer pemula bisa mempelajari berbagai kemampuan. Karena jika aku mengumpamakannya, yang satu ini adalah masalah hidup dan mati, dan aku ingin melakukan sesuatu terhadapnya secepat mungkin.
(TL: Namanya juga adventurer, bisa saja sekarang berpetualang lalu besoknya mati [Goblin slayer])

Dalam kesempatan ini, aku memutuskan untuk pergi ke guild dan berkonsultasi dengan guild master Rerisha-san. Aku pun meninggalkan Fiana-san dan pergi menuju guild. Guild itu ramai seperti biasanya.

Sepertinya, penaklukan dungeon masih berjalan walaupun sedikit demi sedikit. Aku pun masuk ke ruangan guild master, setelah dipandu oleh resepsionis demi-human kucing onee-san yang sudah kukenal.

Rerisha-san termenung saat aku mengatakan rencana yang kupikirkan, tapi pada akhirnya ia merespon.

Saya rasa itu bukan ide yang buruk. Pelatihan untuk mereka sangat dibutuhkan, lagipula ada beberapa keuntungan dalam usulan ini. Hal ini akan mengurangi angka kematian adventurer pemula, dan adventurer veteran yang telah pensiun bisa aktif lagi.(Rerisha)


Terlebih lagi, jika orang yang lulus dari sekolah itu menunjukkan hasil yang memuaskan, hal itu juga akan menjadi keuntungan tersendiri.(Touya)


Itu benar. Saya rasa tidak masalah untuk tidak memikirkan biaya daftarnya yang tinggi, kan? Bagaimana kalau kita mengatur periode pelatihan dari ½ tahun ke 1 tahun?(Rerisha)

Rerisha-san menggabungkan isi pikirannya sambil menuliskannya di sebuah buku. Sepertinya rencana yang matang sudah mengalir di otaknya.

Tambahan, mungkin akan lebih bagus untuk memisahkan orang berdasarkan umurnya. Level 1 bagi orang berumur 13 - 15 tahun sedangkan level selanjutnya bagi yang berumur 16 - 20 tahun. Level yang lain akan diperuntukkan pada orang yang berumur 20 keatas. Kita juga harus menggunakan metode pengajaran yang berbeda bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman sama sekali dan bagi yang memilikinya.(Rerisha)


Begitu ya. Itu memang perlu.(Touya)

Aku setuju pada ucapan Rerisha-san. Secara pribadi, aku berharap kalau sekolah itu dikelola guild. Selain untuk memberikan ide, aku tidak akan melakukan apapun lagi. Oleh karena itu, masalah para guru dan pelatih akan diatur oleh guild.

Aku percaya bahwa hanya ada sedikit orang yang ingin tetap menjadi adventurer setelah berumur 20 tahun. Contohnya, aku tidak bisa berkata dengan pasti kalau seorang ksatria tidak akan menjadi seorang adventurer setelah pensiun dari Orde Ksatria. Itu semua karena adventurer lah yang memiliki kemungkinan mendapat keuntungan besar dalam sekali kerja.

Saya mengerti. Saya akan menyampaikan usulan ini dalam pertemuan para guild master selanjutnya.(Rerishia)


Terima kasih banyak. Kalau ada fasilitas yang diperlukan untuk operasionalnya, saya pikir Naito-ossan akan bisa mengurusnya.(Touya)

Sejujurnya, setelah mendapat jawaban yang memuaskan, aku merasa lega. Seharusnya ada banyak pelajaran yang harus diajarkan seperti tata cara melawan makhluk sihir dengan benar, hal-hal yang harus diingat dan di siapkan, serta keterampilan dasar bagi adventurer.

Normalnya, mereka harus mempelajarinya sendiri melalui pengalaman, tapi jika para adventurer membuat kesalahan, mereka akan mati. Nah, jika mereka memiliki pedoman yang mengajari tentang ‘bagaimana cara blablabla…’ dan sebagainya, maka hal itu seharusnya akan menjadi senjata tak ternilai bagi mereka.

Omong-omong, Baginda Raja Penguasa, sepertinya Anda telah bertunangan dengan Tuan Putri Kerajaan Iblis Zenoasu, yah?(Rerisha)


Ugu, seperti biasa, Anda memang cepat kalau soal informasi, yah…(Touya)

Ayolah, hentikan semua itu. Yah, informasi adalah senjata guild. Mungkin ada seorang informan utusan mereka walaupun di negara seperti Zenoasu.

Oleh karena itu, saya memiliki permintaan.(Rerisha)


Permintaan apa?(Touya)

Singkatnya, permintaan Rerisha-san adalah tentang pihak guild yang mau membangun cabang guild para adventurer di Zenoasu. Sepertinya ia ingin aku menengahi semua itu, tapi entah kenapa aku merasa lelah saat berpikir akan bertemu dengan Baginda Raja Iblis lagi.

Memang sih, aku terlibat dalam pertarungan melawan Gira tanpa persiapan sama sekali karena di Zenoasu tidak ada papan persepsi. Para Fraze tidak akan terdeteksi di Zenoasu. Maka, pembuatan cabang guild di sana rasanya sangat dibutuhkan.

Pada akhirnya, aku menerima permintaan Rerisha-san, tapi aku memutuskan untuk pergi ke Zenoasu pada lain waktu.

Aku membawa Sakura bersama dengan Rerisha-san, jadi urusan dengan pihak guild berjalan mulus. Mulus sekali!!

Setelah itu, Baginda Raja Iblis membicarakan berbagai hal dengan Sakura, tapi akhirnya Sakura memotong pembicaraan dengan berkata [menyebalkan]. Aku melihat Raja Iblis yang depresi, dan merasa cemas untuk memiliki anak perempuan di masa depan.

Aku pun mulai berpikir untuk menjadikannya panutanku di masa depan… Aku juga mencoba membujuk Sakura agar setidaknya bersifat lemah-lembut pada ayahnya, tapi ia menjawab dengan jawaban yang isinya adalah [Apa untungnya melakukan semua itu?]
(TL: entah kenapa dari semua istri, aku paling tidak suka dengan Sakura)





Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 229 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Erixsu
Proof Reader
Mizuki Hashima


Arc 24: Sang Raja Sibuk Dalam
Berbagai Hal

Chapter 229: Sang Raja Iblisdan Orangtua Pemanja




Farnese!(Zelgadi)

Pintu terbuka, lalu Baginda Raja Kerajaan Iblis Zenoasu, Zelgadi Von Zenoasu berteriak gembira setelah melihat Sakura yang duduk disamping Fiana-san di ruangan Keluarga Frenel.

Meskipun ia merentangkan tangan untuk memeluk Sakura, tetapi Sakura menghindarinya dengan sekuat tenaga, dan kepalanya pun menabrak sofa.

Kenapa…!?(Zelgadi)

Menakutkan… Dan kotor!(Sakura)

Ah~ Kurasa, ia tidak mau dipeluk oleh orang yang wajahnya penuh dengan air mata dan ingus. Sakura seolah-olah kabur dari ayahnya dan bersembunyi di belakangku dengan cepat.

Raja Penguasa Brunhild, aku sungguh berterima kasih padamu karena telah menyelamatkan Farnese. Tapi, aku tidak terima jika kau “bermain-main” di depan orang tuanya!(Zelgadi)

Kami tidak “bermain-main”.(Touya)


Sejujurnya, aku muak melihatnya yang berbicara sambil mengangkat jarinya itu.

Apa-apaan dengan orang tua pemanja ini?

Ia memiliki [Tanduk Raja] yang tumbuh dari bawah rambutnya, berkulit pucat, dan bertelinga lancip, serta mengenakan mantel hitam yang disulam dari benang emas. Orang ini adalah ayah Sakura sekaligus Baginda Raja Iblis Kerajaan Zenoasu.
(TL: Kembali ke beberapa waktu yg lalu) ──>

Setelah pertarungan dengan Fraze Kelas-Penguasa, Gira, aku dan Raja Iblis bertemu untuk menjelaskan situasi saat ini serta membicarakan masalah mengenai Sakura. Aku juga bertemu dengan Kepala Keluarga Frenel, Sirius-san yang tidak lain adalah ayahnya Spica-san.

Saat aku selesai membicarakan masalah mengenai Sakura dan menjelaskan situasinya, Raja Iblis langsung secepatnya pergi dari Pandemonium.

Apa-apaan kecepatannya itu?

Aku kesulitan mengejarnya. Seperti yang sudah kuduga, aku tidak bisa menghentikannya jika tidak menggunakan [Boost] atau [Accel]. Selain itu, aku pun tahu kemana tujuannya.

Dan, itulah bagaimana caranya ia bisa sampai ke kediaman Frenel. Spica-san dan Swella-san terkejut melihat Raja Iblis yang tiba-tiba masuk.

Tenanglah, Raja-sama!(Sirius)

Muu,… apakah  kau berpihak kepada Raja Penguasa?(Zelgadi)

Bukan kepada Raja Penguasa, lebih tepatnya kepada Farnese-sama.(Sirius)

Dark elf muda datang dari belakangku. Dia adalah ayah Spica-san, Sirius. Ia memiliki kulit cokelat dan berambut silver panjang yang diikat. Seperti yang kuduga dari ras ini, ia terlihat muda.

Yah, bahkan Raja Iblis pun terlihat seperti orang berumur 20 tahunan. Apakah keturunan Raja Iblis juga memiliki umur yang panjang? Lalu, apakah artinya pertumbuhan Sakura akan terhenti dalam batasan tertentu?

Selain itu, Raja Penguasa tidak hanya menyelamatkan Farnese-sama, tetapi juga telah menyelamatkan putriku dan negara kita. Tidakkah Anda menyadarinya?(Sirius)

Uguuuu!!(Zelgadi)

Raja Iblis pun menunjukkan muka masam dan terdiam. Apakah tidak apa-apa ia menjadi seorang raja? Negara ini, bagaimana yah…

Fiana-san berjalan menuju Raja Iblis, lalu berlutut dan mulai berbicara.

Saya ingin mengatakan sesuatu. Farnese sudah dewasa, ia bisa memilih hidupnya sendiri. Putri kita ingin bisa tinggal di Brunhild, dan saja juga ingin ikut bersamanya. Saya berterima kasih atas kebaikan Anda selama ini, namun saya mohon kabulkanlah permintaan kami.(Fiana)

Raja Iblis pun membuka mulutnya dan berhenti bergerak karena pernyataan Fiana-san. Akan tetapi, wajahnya pun bergetar dan tak lama kemudian, kesadarannya kembali.

Tu-tu-tunggu sebentar!! Apakah ini artinya kalian berdua akan pindah ke Brunhild? Tidak boleh! Aku tidak akan mengizinkannya!(Zelgadi)

Namun demikian, Raja. Saya bukanlah istri Anda. Jadi, saya bebas menentukan pilihan saya.(Fiana)

Itu… Aku sudah tau itu, tapi…(Zelgadi)

Raja Iblis bimbang pada pernyataan dingin Fiana-san. Uoo… Menakutkan!! Perkataannya membuatku teringat kepada ibuku. Meski penampilan Fiana-san lebih tua disini.

K-kalau begitu, aku akan menjadikanmu sebagai ratuku! Ratu pertama dan kedua sudah meninggal, jadi kau bisa jadi istri yang sah.(Zelgadi)

Saya menolaknya!!(Fiana)

Hah!! Langsung dijawab!!(Zelgadi)

Ia benar-benar menolak Raja Iblis dengan senyuman yang manis. Mengerikan!! Kenapa dia se kerad ini!! Bukankah caranya terlalu greget terhadap seorang raja?

Kurasa tidak akan ada yang bisa menentangnya jika ia menjadi guru di sekolah kami (guru killer cok :v). Dalam artian tertentu, aku mungkin sudah menemukan orang yang tepat.

Jika saya menikah dengan Anda, Farnese akan menjadi Raja Iblis selanjutnya. Kami tidak ingin itu terjadi.(Fiana)

Guu… Tapi, itu tidak mengubah kenyataan bahwa dia adalah putriku!!(Zelgadi)

Iya, memang benar. Oleh karena itu, jika kau ingin menemuinya datanglah ke Brunhild.(Fiana)

Nu-gu…(Zelgadi)

Raja Iblis ditolak mentah-mentah oleh Fiana-san sambil tersenyum. Tak lama kemudian, ia menghirup napas dalam-dalam, lalu berputar, kemudian ia menuju ketempat aku berdiri dan menunduk. Kurasa ia telah sakit hati karena perkataan Fiana-san.

Tolong jaga putriku!!(Zelgadi)

Sekarang, ia bukan berperan sebagai raja, tapi seorang ayah yang mengkhawatirkan putrinya. Jadi, aku harus menjawabnya.

Saya mengerti, serahkan mereka berdua kepada saya.(Touya)

Aku akan mengatakan “mohon”, tapi Raja Iblis yang telah menaikkan kepalanya, langsung memegang erat bahuku dan menatapku. Ia menatap dengan tatapan seakan-akan ingin membunuh. Menakutkan!!

Aku tidak akan mengampunimu jika kau tidak membahagiakan putriku. PAHAAAAAM!!(Zelgadi)

Eh…. Apa ini? Apa aku sedang diancam?

Sakura, yang berada dibelakangku, langsung menuju Raja Iblis dan mulai berbicara.

Aku akan bahagia jika bersama Raja-sama. Aku telah mendapatkan izin dari Lindzey dan yang lainnya, jadi aku akan menjadi istri Raja-sama bersama dengan yang lainnya. Dan juga, kau sangat menjengkelkan!!(Sakura)

Ueeee!!?(Zelgadi)

Wah, wah. Aku tidak sabar melihat wajah cucuku(Fiana)

TUNGGU SEBENTAR!? KENAPA HAL INI TERJADI LAGI!? ATAU DARIPADA ITU, APA MAKSUDNYA IA TELAH MENDAPAT IZIN DARI YANG LAINNYA!? OEEEY ALIANSI TUNANGAN! TIDAKKAH PERSIAPAN KALIAN TERLALU CEPAT!?

Raja Iblis pun berlutut kepada Fiana-san yang tersenyum bahagia.

Men-menjengkelkan? Farnese berkata “menjengkelkan”.(Zelgadi)

Apakah serangan batin yang ia terima sekuat itu?

Sambil mengabaikan Raja Iblis yang sudah tidak berguna, aku pun menghadap ke ayah Spica-san, Sirius-san.

Sebenarnya, Spica-san telah masuk ke Orde Ksatria negara saya…(Touya)

Saat aku mengatakannya, Spica-san pun mulai berbicara kepada Sirius-san.

Ayah, aku akan pindah ke Brunhild dan aku benar-benar akan melindungi Farnese-sama kali ini. Aku bersumpah atas kehormatan Keluarga Frenel dan Tameng ini…(Spica)

Aku mengerti. Kau bebas memilih jalan hidupmu. Kami akan selalu mendoakanmu tak peduli seberapa jauh dirimu pergi.(Sirius)

Ayah…(Spica)

Sirius-san pun memeluk putrinya yang menangis sejadi-jadinya. Jika dilihat dari luar, mereka terlihat seperti sepasang kekasih yang memeluk satu sama lain karena mereka terlihat seumuran.

Nampaknya, ia adalah ayah yang perngertian. Di sisi yang lain… Aku menatap ke “ayah lain” yang jiwanya masih belum kembali ke tubuhnya.

…Menjengkelkan? Aku tidak menjengkelkan, kan? Karena setelah semua yang terjadi disini, apakah aku bukan ayahmu? Sudah biasa bagi ayah untuk khawatir. Normal. Yup, ini normal!!(Zelgadi)

Aku pun memutuskan untuk tidak melihat Raja Iblis yang mulai berkomat-kamit, dan juga meyakinkan diriku sendiri agar tidak menjadi sepertinya.

***

Lalu, apakah Anda bisa menemukan siapa orang yang mencoba membunuh Sakura── maksudku Farne?(Touya)

Tidak. Sungguh menjengkelkan untuk mengakuinya, tapi kami tidak bisa melacaknya. Aku akan menghancurkannya jika dia ditemukan.(Zelgadi)

Saat Sakura memeluk tanganku, Raja Iblis membalas pertanyaanku sambil menggigit bibirnya.

Dengan hormat, saya rasa ini adalah aksi yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak suka jika Sakura─ maksudku Farne menjadi Raja Iblis selanjutnya…(Touya)

Saya paham dengan apa yang Anda ingin katakan. Saya rasa Anda mungkin mencurigai bahwa salah satu dari putra saya lah pelakunya, tapi hal itu tidak benar.(Zelgadi)

Kenapa bisa seperti itu?(Touya)

Raja Iblis membetulkan posisi duduknya dan menyilangkan tangannya di atas sofa. Meskipun tubuhnya menghadap ke arahku, terkadang pandangannya tertuju pada Sakura.

Pertama, tentang Pangeran Pertama, Falon, anak ini memiliki kepribadian yang tunggal, jika saya menjelaskan sisi bagusnya. Disisi lain, ia tidak pintar, jika saya menjelaskan sisi buruknya. Dengan segala kemungkinan, sebuah pemikiran tentang pembunuhan tidak akan ia pikirkan karena kepribadiannya yang membenci ketidak-adilan. Meskipun seseorang memaksanya, ia pasti akan menolaknya.(Zelgadi)

Bagaimana dengan Pangeran Kedua?(Touya)

Pangeran Kedua, Fares, terlalu pengecut. Ia adalah orang yang akan berpikir tidak apa-apa untuk tidak menjadi raja daripada melakukan trik kotor seperti pembunuhan. Hanya ada buku, buku, buku dan buku saja di pikirannya. Ia memiliki kepribadian yang menghindari hal-hal merepotkan sebisa mungkin.(Zelgadi)

Sungguh penilaian yang tajam untuk putranya. Sangat berbeda dengan Sakura. Aku telah menanyakan alasannya, dan aku menerima jawaban terang-terangan bahwa “Aku tidak bisa memanjakan putraku meskipun itu menyenangkan.
Putriku lah yang lebih manis”.

Raja Iblis sendiri mungkin ingin memberitakan secara resmi bahwa Sakura lah Raja Iblis selanjutnya saat [Tanduk Raja]nya tumbuh, tapi Fiana-san tidak mengizinkannya.

Sejak awal, Sakura tidak memiliki tujuan seperti itu, dan tidak bisa dihindari lagi karena sudah jelas kalau itu akan merepotkan.

Yah, walau situasinya sudah merepotkan sih…

Jadi, siapa pelakunya?(Touya)

Mungkin ia adalah keluarga dari Ratu Pertama yang telah meninggal, yakni Keluarga Ribuck, atau mungkin keluarga Ratu Kedua yang juga sudah meninggal, Keluarga Arnos. Tentu saja, ada kemungkinan kalau aksi ini perbuatan bangsawan yang bekerja sama dengan kedua keluarga tersebut.(Zelgadi)

Jika pangeran yang mereka dukung menjadi raja, hal itu akan menguntungkan mereka dalam berbagai aspek. Mereka memang mencurigakan!

Lalu, pangeran mana yang lebih dekat dengan posisi Raja Iblis?(Touya)

Saya tidak tahu. Mereka berdua memiliki kekuatan sihir yang sama. Keadaan ini naik-turun setiap harinya. (Zelgadi)

Hmmm, hal ini menjadi semakin merepotkan.

Keluarga pangeran mana yang Anda pikir telah berhubungan dengan Yuuron?(Touya)

Saya juga tidak mengetahuinya. Tim sukses Pangeran Pertama, yakni Keluarga Ribuck, adalah keluarga perbatasan yang melindungi perbatasan negara kami dengan Yuuron. Mungkin tidak mustahil bagi mereka untuk mencoba membuat hubungan. Tim sukses Pangeran Kedua, Keluarga Arnos, adalah keluarga yang terdiri dari pedagang terkemuka. Negara kami memang tidak berdagang dengan negara lain, tapi bukan berarti kami tidak memiliki penengah. Rasanya mungkin untuk melakukannya jika hubungan antar sesama pedagang digunakan.(Zelgadi)

Berarti, mereka berdua sama-sama mencurigakan. Merepotkan sekali. Tidakkah ini akan lebih mudah jika aku membawa Paus kesini dan menanyakan mereka didepan mata sihirnya yang bisa mengetahui semua kebohongan?

Kurasa ini ide yang baik, tapi membawa pemimpin negara untuk hal seperti ini agak kurang sopan dan aku juga tidak bisa membawa semua orang yang mencurigakan ke Ramisshu.

Aku penasaran apakah ada pendeteksi kebohongan atau semacamnya di [Gudang]. Walau itu tidak akan bisa menjadi bukti meskipun ada sih…

Jika dilihat dari ingatan Sakura yang telah kulihat, mereka benar-benar pembunuh dari Yuuron. Akan tetapi, Yuuron sudah hancur berkeping-keping, dan kemungkinan aku tidak akan bisa melacak mereka.

Apakah mereka akan diam jika kami mengumumkan kalau Sakura tidak akan menjadi Raja Iblis selanjutnya? Tidak, mereka tidak akan berhenti.

Mereka mungkin akan menghancurkan pangeran, dan mungkin akan terbentuk tim sukses ketiga, yakni [Tim sukses Farnese], kecuali jika kami melakukannya dengan baik.

Akan lebih berbahaya untuk Sakura jika hal itu terjadi. Aku ingin kembali ke Brunhild setelah menghilangkan kekhawatiran ini… Nah, sekarang, apa yang bisa kulakukan dengan ini?





Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya