Saturday, 2 June 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 233 Bahasa Indonesai


TranslatorRamune
Editor
Erixsu
Proof Reader
Mizuki Hashima


Arc 24: Sang Raja Sibuk Dalam
Berbagai Hal

Chapter 233: Sang Naga Lautdan
Laboratorium




Di sebelah barat daya benua ini, tepatnya di sebelah barat Hutan Besar, terdapat dua pulau. Pulau pertama ukuran lumayan lebar dan juga panjang, sementara yang kedua hanya ⅓ dari pulau pertama, jika diperhatikan, kedua pulau itu membentuk sebuah garis.

Pulau yang lebih besar disebut Igrand, sedangkan yang lebih kecil disebut Marlette. Kedua pulau itu adalah daerah Kerajaan Igrette.



Kerajaan Igrette tidak memiliki sumber daya alam yang berharga. Kerajaan itu sepertinya negara dengan iklim hangat dan juga pemandangannya yang indah karena dikelilingi lautan.

Negara tersebut kurang maju dibandingkan dengan negara lain, meskipun begitu, negara tersebut memiliki sesuatu yang tidak kalah dari negara lain.

Yakni keberadaan dari Sang Naga Laut.

Naga itu hidup di tepi pantai pulau Igrette dan dihormati sebagai pelindung oleh penduduk setempat. Kurang lebih 100 tahun yang lalu, yakni saat Kerajaan Sandora menginvasi negara tersebut, ada sebuah legenda yang mengatakan kalau naga itu menenggelamkan kapal-kapal Kerajaan Sandora.

Ada satu legenda lain lagi yang diturunkan penduduk pulau itu, dikatakan kalau di hari yang sama saat Naga Laut terlihat, mereka akan mendapat tangkapan besar.

Jadi, apa kau mengenal apa yang mereka sebut sebagai “Sang Naga Laut”?(Touya)

Iya. Ia adalah salah satu anak buah saya. Ia adalah tipe makhluk yang secara alami senang berkawan dengan manusia, jadi ada kemungkinan kalau ia menyukai manusia yang hidup di pulau itu.(Ruli)

Setelah mendengar kabar kalau di sana ada seekor naga, aku pun pergi ke Kerajaan Igrette bersama Ruli. Aku duduk di punggung Ruli yang berubah menjadi naga raksasa, dan terbang menuju pulau tersebut. Hal itu cukup nyaman sih, tapi aku tetap memasang [Shield] karena anginnya terlalu kencang.

Oh, pulaunya mulai terlihat.(Touya)

Pulaunya mulai terlihat di ujung horison.

Jadi, itu yang namanya Kerajaan Igrette?

Tuan, Naga Laut telah datang untuk menyambutmu.(Ruli)

Eh?(Touya)

Setelah melihat ke bawah karena suara Ruli barusan, aku bisa melihat wajah seekor naga yang mendongak dari permukaan laut. Naga itu membuat permukaan laut naik-turun, karena tubuhnya digoyangkan seperti seekor ular.

Besar sekali!

Bahkan lebih besar daripada Ruli. Karena di laut ada yang namanya gaya mengapung, badan makhluk tersebut tidak ada beban sama sekali. Mungkin inilah alasan kenapa makhluk besar lebih mudah dilahirkan di laut.

Lama tak berjumpa, Naga Laut.(Ruli)

Senang rasanya bertemu dengan Blue Emperor-sama yang mengagumkan. Selain itu, Mochizuki Touya-sama, tuan dari Blue Emperor-sama, selamat datang di Igrette.(Naga Laut)

Huh? Kenapa kau bisa mengenalku?(Touya)

Tentu saja. Kejadian di pulau Drachen telah tersebar secara luas dikalangan para naga.(Sea Serpent)

Ugh. Entah kenapa, kejadian itu malah menjadi sebuah rumor. Ya ampun. Yah, tidak mengherankan sih, soalnya kami telah membantai lebih dari setengah jumlah naga di pulau itu. Alasan kenapa para naga tidak dendam pada kami adalah pengaruh dari Ruli.

Pada dasarnya, para naga tidak memusuhi manusia. Jika manusia benar-benar serius ingin mengalahkan para naga, mereka pasti tahu betapa beratnya hal itu. Akan tetapi, kelakuan sembrono para naga muda yang tidak tahu apa-apa karena umur mereka yang panjang menyebabkan kejadian tersebut. Bisa dikatakan kalau alasan dari semua itu adalah mereka belum dididik.

Meskipun begitu, kau tahu betul kalau kami akan datang, yah?(Touya)

Saya mendengarnya dari seekor burung panggilan. Jadi, reruntuhan yang Touya-sama cari ternyata ada di gua yang saya tinggali.(Naga Laut)

Ah. Begitu rupanya. Kalau begitu, bisakah kau memandu kami ke sana?(Touya)

Dengan senang hati.(Naga Laut)

Kami pun mengikuti Naga Laut yang bergerak dari samping kemudian berbelok.

Naga Laut berenang menuju ke sebuah pulau kecil Kerajaan Igrette. Saat kami mendekati dermaga Marlette, ia memasuki gua kecil yang diapit bebatuan. Kami pun mengikutinya dan masuk ke gua itu. Setelah itu, kami sampai di tempat yang cukup luas.

Mirip dengan markas rahasia, yah.

Aku pun turun dari punggung Ruli lalu menuju ke batu yang ada di dalam gua.

Reruntuhan yang Anda cari ada di ujung gua yang letaknya lebih dalam di arah sana.(Naga Laut)

Setelah aku mengikuti arahan mata dari Naga Laut, dapat melihat gua lain yang lebih dalam.

Begitu yah. Jadi, apakah ini ujung gua itu?

Sepertinya mereka berdua mau berbincang-bincang, jadi aku meninggalkan Ruli bersama dengan Naga Laut dan akhirnya berjalan sendirian ke gua itu.

Permukaan bebatuan gua ini sangat lembab. Apa itu karena reruntuhan ini tenggelam saat air laut sedang pasang, yah?

Aku terus menelusuri gua yang terlihat seperti jalan kecil, dan akhirnya bertemu dengan objek yang ada di dalam reruntuhan.

Bentuknya bulat sempurna. Pada awalnya, yang kulihat hanyalah globe hitam dengan diameter lebih dari 5 meter, tapi setelah kuamati kembali, ada batu sihir yang mirip dengan kelereng tertancap di sisinya yang memiliki celah tipis berpola geometris.

Untuk sekarang, mari lihat apa yang akan terjadi kalau aku mengalirkan kekuatan sihir pada batu-batu itu.(Touya)

Aku pun mengalirkan kekuatan sihirku ke batu sihir merah. Kemudian, batu merah itu mulai bersinar mulai dari bolanya sampai ke celah yang ada di permukaan globe.

Cahaya itu, yang terkadang berbelok, melingkari bola tersebut dan akhirnya kembali lagi ke batu sihir merah tadi.

Batu sihir yang lainnya juga mengeluarkan cahaya yang sama. Akhirnya, saat cahaya putih dari sihir non-atribut melingkarinya, globe itu mulai bergerak-gerak layaknya puzzle dan permukaannya terbuka satu demi satu, yang akhirnya membuat jalan masuk kecil.

Saat aku memasukinya, jalan masuk itu kembali tertutup, dan aku bisa melihat formasi sihir yang tidak benar di lantai, di bawah cahaya yang redup.

Tungguh, Tunggu sebentar. Apakah ini…?(Touya)

Suata pola tergambar di benda yang ternyata adalah ubin persegi. Setiap gambar itu tidak menyatu dengan yang lain, yang membuatnya bisa digeser.

Teka-teki geser. Teka-teki yang mengharuskan pemain untuk mengurutkan nomer yang ada dengan benar.

01][02][03][04
05][06][07][08
09][10][11][12
13][14][15][16

Ini adalah teka-teki di mana bagian nomer [16] dikosongkan dan juga, teka-teki yang jika kau ingin mengembalikannya pada bentuk semula, kau harus menggeser bagian-bagian yang tidak beraturan itu satu persatu menggunakan bagian yang kosong.

Yang harus diurutkan adalah formasi sihir yang ada di lantai.

Formasi sihir untuk pemindahan tempat mungkin akan aktif jika aku mengurutkannya dengan benar.

Masalahnya adalah jumlah pecahannya. Saat aku menghitungnya, ada 10 x 10 matrix, yang jika dijumlah totalnya adalah 100 pecahan. Tidak. Jika dipikir-pikir, ada 99 pecahan dengan 1 pecahan yang dihilangkan agar pecahan yang lain bisa digeser.

Terlebih lagi, akan lebih mudah jika pecahan-pecahan itu berupa nomer karena kesulitan dari sebuah teka-teki akan bertambah jika yang diurutkan adalah sebuah gambar.
(Erixsu: Jadi, disini Touya harus menyelesaikan puzzle dengan 99 kotak dalam bentuk gambar)

Sungguh teka-teki yang sulit…(Touya)

Kataku sambil menggeser pecahan-pecahan yang ada di lantai.

Hal ini mengingatkanku, kakek dulu pernah bilang kalau ada trik untuk teka-teki geser seperti ini.

01][02][03][04
05][06][07][08
09][10][11][12
13][14][15

Kalau pecahan-pecahannya seperti ini, maka pecahan yang harus diurutkan adalah…

01][02][03][04
05
09
13

Pecahan-pecahan terluar harus diselesaikan terlebih dahulu, yang dilanjutkan dengan mengatur bagian yang lebih dalam padanya.

06][07][08
10
14

Seperti itu, dan akhirnya,
11][12
15

Pecahan-pecahan itu harus disatukan. Tak peduli berapapun jumlah pecahan-pecahannya, teka-teki ini pasti akan dapat diselesaikan dengan metode ini.
Masalahnya adalah yang harus disatukan adalah gambar. Aku tidak bisa serta merta memindahkan bagian-bagiannya kalau aku tidak tahu bagaimana rupa gambar ini.

Akan bagus kalau saat ini gambar utuhnya ada, tapi…

Aku menghabiskan waktu dengan memindah pecahan-pecahan teka-teki tersebut. Menatanya saja menghabiskan terlalu banyak waktu, jadi aku pun memutuskan untuk memberitahu Ruli dengan telepati.

99 pecahan itu jumlah yang sangat banyak… Dan lagi, tujuan teka-teki ternyata bukan sebuah gambar, akan tetapi sebuah pola. Jadinya, ini… Aku tidak tahu apakah pecahan ini sudah benar atau tidak sampai pola pecahan satu lurus dengan pola pecahan yang lain.

Walaupun demikian, aku tetap melanjutkan hal membosankan ini. Kemudian, sebuah cahaya keluar dari formasi sihir pemindahan saat aku berhasil menyelesaikan teka-tekinya, dan aku pun dipindahkan.

***

Seperti biasanya, aku tertutupi cahaya, dan pemandangan Babylon yang familiar terlihat karena mataku sudah terbiasa dengan kesilauan cahaya barusan.

Aku bisa melihat bangunan putih di antara pepohonan yang menari-nari karena angin.

Apakah ini [Laboratorium]?

Lalu, seseorang berjalan kemari saat aku keluar dari formasi sihir pemindahan untuk berjalan ke bangunan itu.

Apakah dia manager [Laboratorium]?  

Ia berambut cokelat dengan tiga kepang yang disatukan, ia datang kemari sambil terburu-buru.

Berdasarkan penampilannya, ia 1 atau 2 tahun lebih muda daripada aku.

Selamat datang di [Laboratorium]. Saya adalah manager [Laboratorium] ini. Nama saya Atlantica. Panggil saja Tica.(Tica)

Aku ternganga saat melihatnya yang menyambutku sambil membungkukkan badan dengan sopan.

Gerakannya sama persis dengan sekretaris direktur di sebuah perusahaan. Ia terlihat tekun dan sopan. Cara bicaranya juga fasih.

Jadi, ia tidak bisa akur dengan Monica yang kasar.

Tica, yah? Senang bertemu denganmu. Aku──(Touya)

Mochizuki Touya-sama, benar kan. Saya telah mendengar tentang Anda dari profesor.(Tica)

Dari profesor?(Touya)

Iya. [Permata penglihatan masa depan] yang dimiliki professor memberitahunya kalau setidaknya Touya-sama pasti akan datang ke [Taman] dan [Laboratorium].(Tica)

Kalau dipikir-pikir, artifak itu juga ada di [Gudang]. Walaupun barang itu tidak bekerja saat aku mencobanya sih. Menurut Palshie, manager [Gudang], seseorang dengan gelombang biologis yang sama diperlukan untuk melihat masa depan.

Dengan kata lain, aku tidak bisa menggunakannya karena di masa depan, tidak ada satu pun orang yang memiliki semua atribut.
(Erixsu: Makhluk langka lu artinya :v)

Jadi, itu artinya 5000 tahun di masa depan, dalam skenario terburuk, tidak akan ada satu pun orang di dunia ini yang akan lahir dengan semua atribut. Kecuali aliran sejarah berubah.

Aku pernah menyuruh Lindzey mencobanya untuk mengetes kebenaran teori itu, dan seorang pak tua yang kami tidak kenal terlihat. Oleh karena itu, aku tidak berpikir kalau benda itu rusak. Aku punya firasat aneh kalau pak tua itu hidup sebagai anak kecil saat ini.
(Erixsu: Jadi, kemungkinannya orang yang menggunakan [Permata penglihat masa depan] itu akan bisa melihat sesorang dengan atribut yang sama di masa depan)

Jadi, sudah ada berapa [Babylon] yang berhasil Touya-sama dapatkan?(Tica)

Ini yang terakhir. Aku sudah menemukan yang lain dan sekarang mereka sudah bergabung.(Touya)
(Ramune: yang dimaksud bergabung di sini adalah pulaunya)

Begitu ya. Ini sudah cukup agar Anda dapat dikonfirmasi. Sekarang, saya akan mentransfer kepelimilikan [Laboratorium] dan saya sendiri, Atlantica, pada master.(Tica)

Setelah itu, Tica mengeluarkan stik kecil berisi benda yang persis dengan kapas dari sakunya dan memberikannya padaku.

Tolong masukkan itu kedalam mulut Anda!!(Tica)

Aku memasukkannya seperti yang ia katakan, dan diminta mengeluarkannya setelah beberapa menit.

Setelah menerimanya, Tica memasukkannya ke dalam mulutnya.

Registrasi selesai. Dan master berhasil diingat. Mulai sekarang, kepemilikan [Laboratorium], dan saya, Babylon nomer 22, Atlantica ditransfer ke master.(Tica)

H-huh?(Touya)

Apa ada yang salah?(Tica)

Tidak, tidak ada…(Touya)

Kok bukan ciuman seperti yang sebelumnya? Tidak, aku tidak menantikannya, lho ya!? Atau mungkin aku harus berkata kalau itu mengecewakan.

Mungkin Tica seperti ini karena ia terlihat tekun.

Baiklah, tolong ikuti saya. Ada sebuah pekerjaan lain yang saya ingin master lakukan sebelum saya menjelaskan [Laboratorium].(Tica)

Pekerjaan?(Touya)

Aku pun memasuki salah satu bangunan [Laboratorium] sambil dipandu Tica.

[Laboratorium] dibagi menjadi beberapa bangunan, dan sepertinya setiap bangunan punya kegunaan masing-masing.

Nama tempat yang kami masuki adalah Laboratorium Pertama. Ternyata, Shesca dan para manager Babylon lahir di sini.

Objek besar yang terlihat seperti kapsul tidur sama seperti yang ada di [Bangunan Alkemi] terpasang di dinding. Cairan misterius yang tak kuketahui mengapung di pipa transparan.

Terlihat juga material mentah yang direndam di sesuatu yang terlihat seperti formalin. Ini memang bisa disebut dengan [Laboratorium] yang mencurigakan.

Entah kenapa, tempat ini persis dengan tempat eksperimen manusia (walau memang iya sih), jadi aku merasa tidak nyaman.

Benda itu bahkan terlihat seperti manusia yang dimodel ulang…

Bukankah mereka sudah membuat beberapa? Walaupun mereka lebih dekat ke cyborg daripada manusia yang dimodel ulang sih.

Tica memanduku ke mesin silinder yang ada di ruangan terdalam dan kemudian menunjuk ke mesin yang terlihat seperti jendela peti mati.

Wajah gadis kecil terlihat mengapung di cairan yang bersinar kehijau-hijauan di peti itu. Terlihat rambut platinum blonde panjangnya, tapi aku tidak bisa melihat dengan jelas karena aku hanya bisa melihat dahi sampai dagunya.

Sulit untuk mengenalinya karena matanya tertutup, tapi ia terlihat persis dengan Tica. Tidak, ia persis dengan semua manager Babylon.

Siapa anak ini?(Touya)

Babylon nomer 29. Nomer terakhir. Ia lah adik bungsu kami.(Tica)

Jadi totalnya ada 10 orang, yah?…. Apa ia ditinggalkan di tengah-tengah pengembangan, atau memang ada alasan untuk tidak membangunkannya?

Aku tengah memikirkan hal itu lalu Tica memberitahukan hal yang mengejutkan padaku.

Dan di waktu yang sama, ia adalah orang tua biologis kami, Profesor Regina Babylon. Aku ingin master membangunkannya(Tica)

…Eh?









Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

25 comments:

  1. mntap min, lanjutkan trus :D

    ReplyDelete
  2. Jadi penasaran chp selanjutnya :(

    ReplyDelete
  3. Gass keuun min
    Semangatt.....

    ReplyDelete
  4. Lagi seru njir tanggung wakaka... Lanjoot mimin sama.. Arigato

    ReplyDelete
  5. Wkwkkwwk si touya ketemu musuh bebuyutannya

    ReplyDelete
  6. Semangat buat autor, semoga yang jomblo " cepet dapet jodohnnya amin hhehe

    ReplyDelete
  7. Ditunngu min chapter 234 ny nih light novel seru juga

    ReplyDelete
  8. Plis lanjut min, terimakasih keja kerasnya

    ReplyDelete
  9. Lanjut min, ditunggu hasilnya:D

    ReplyDelete
  10. Lanjut dah! Semoga suatu hari nanti kita bisa kerja sama bareng.. 😉😋😊

    ReplyDelete