Saturday, 18 August 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 247 Bahasa Indonesia


TranslatorSalra
Editor
Eden
Proof Reader
UDesu


Arc 25: Penganut Angan-angan


Chapter 247: Monolog dan Dia






Lalu sekarang, aku bingung harus mulai dari mana(End) 
Ceritakan saja semuanya. Apapun yang bisa kau beritahu padaku.(Touya) 

Di salah satu ruangan kastil, End berkomat-kamit sambil meminum teh buatan Lapis-san.

Di sampingnya ada Rize yang telah melepas tudungnya.

Perempuan kelas penguasa itu perlahan meminum teh hitam dengan cara yang sama

seperti meminum sake. Hanya aku satu-satunya selain mereka berdua yang ada di sini.

Bukannya aku ingin menjauhkan yang lainnya, tapi aku hanya ingin

memastikan sendiri situasinya terlebih dahulu. Itu menunjukkan bahwa hal ini sangat serius. 

Walaupun begitu, ini akan menjadi cerita yang panjang jika aku menceritakan semuanya.(End)
Kalau begitu, aku ingin bertanya. Gadis di samping mu itu... Rize, ya? Apa gadis ini kelas penguasa? (Touya) 
Itu benar(End) 

End dengan santai mengaku sambil minum teh.

Kalau tidak salah orang yang di panggil kelas penguasa adalah kelas
tertinggi dari fraze, bukan?(Touya) 
Itu benar. Kelas rendah, kelas menengah, kelas lanjut, kelas penguasa, dan di atas mereka ada Raja. Kelas penguasa, seperti namanya, membuat bawahannya mematuhi mereka, mereka juga memiliki kecerdasan dan bahkan memiliki emosi. Tapi kurasa mereka tidak banyak mengekspresikan perasaannya(End)

Apa dia melihatku melirik Rize? End tersenyum dan menjawab. 

Biar kupastikan lagi, tapi…gadis ini bukan [Musuh], kan?(Touya) 
[Musuh] mu akan berubah tergantung pada cara pandangmu. Jika kau dan teman-temanmu mencoba melenyapkan Raja, kami akan menjadikan kalian musuh(End)

End, yang matanya tampak memiliki kilatan berbahaya, langsung menatapku 
Bukankah itu artinya End adalah Fraze?(Touya) 
Mungkin sebelum ini aku sudah pernah mengatakannya, aku dipanggil dengan beberapa nama seperti pengembara, orang yg berpindah antar dunia, pejalan dunia, dan orang asing. Dunia asalku adalah dunia yang tingkatnya lebih tinggi dari dunia ini.(End) 

Orang yang berpindah ke dunia lain. Orang dengan kemampuan untuk mengembara ke dunia lain, ya? Sepertinya dia hanya bisa melintasi dunia dengan tingkatan yang lebih rendah daripada dunianya sendiri, tapi... ini berarti, dia mungkin bisa menyeberang ke bumi, dunia lamaku. 

Aku datang ke sebuah dunia tertentu dalam perjalananku melintasi dunia lain. Itu adalah dunia fraze. Mungkin kau bisa menyebutnya [Dunia Kristal], ya? Di sana, aku bertemu [Raja]. Meski julukannya adalah [Raja], mungkin lebih baik memanggilnya [Ratu] karena dia adalah seorang wanita(End)

Jadi, [Raja] Fraze wanita... 
Kami membicarakan banyak hal. Tahun demi tahun pun terlewati. Akhirnya Dia berharap agar bisa hidup bersama denganku. Aku juga ingin bersama dengannya. Namun, kami sebagai [Pengembara], tidak ingin terikat pada satu dunia saja. Mungkin itu adalah karma dari [Pengembara]. Tapi dia tidak menyerah. Di dunia manapun pasti ada orang yang disebut jenius. Jadi ... di dunia itu, dia membuat sebuah metode untuk menjadi eksistensi yang bisa melintasi dunia lain(End) 

Sepertinya, hanya karena sebuah dunia tingkatnya lebih rendah, bukan berarti orang yang tinggal di sana juga terbelakang.

Yah, sains dan teknologi memang telah berkembang di duniaku,

tapi teknik sihir di dunia ini tidak kalah dari mereka.

Tidak ada yang bisa menggantikan sihir penyembuh yang bisa langsung

menyembuhkan sebuah luka.

Namun, sebuah metode untuk melintas antar dunia, ya … 
Jika aku tidak salah, dia berubah menjadi [core], melewati penghalang dunia, menyerap energi kehidupan sedikit demi sedikit dari makhluk hidup di dunia tersebut, dan kemudian terus naik ke dunia yang lebih tinggi.... ya kan?(Touya) 

Betul. Jika dia mencapai ekstensi tingkat tinggi, dia akan sama sepertiku. Dan kami bisa hidup bersama. Itulah yang──Dia pikirkan(End) 

End berkata dengan sedikit sedih. Apa Rize di sampingnya sadar akan hal itu atau tidak, atau dia hanya senang dengan biskuit buatan Luu, dia mencicipi dan memakan mereka sedikit demi sedikit seperti tupai. Dia pelan-pelan meminum sake di bar, dan sekarang dia pelan-pelan dengan teh hitam. Apa memakan dan meminum sesuatu dengan pelan adalah kebiasaannya? Aku kembali menatap End dan membiarkan Rize sendiri saat ini. 

Tentu saja, muncul keluhan dari kelas penguasa lain. Yang paling merasa keberatan adalah kelas penguasa wanita yang Touya lihat waktu itu. Namanya adalah Nei...(End) 

Endemuon, Kau bertemu Nei?(Rize) 

Rize berhenti menggerogoti biskuit dan bertanya. 

Eh? Aah. Kelihatannya dia baik-baik saja ~(End) 
Begitu...(Rize) 

Setelah mengatakan itu, Rize lanjut mengunyah lagi. Apa Nei kenalannya? Sulit untuk membaca emosinya karena dia tidak begitu memperlihatkannya. 

Setelah itu, aku diserang oleh kelas penguasa lain bernama Gira(Touya) 
Gira? Aah. Dia tipe orang yang ambisius. Dia salah satu dari mereka yang mencoba mengambil ekuatan [Raja](End)

 Aku bisa mengerti hanya dengan melihatnya saja. Dia terasa seperti seorang pria sombong yang suka bertindak kasar. 

Kembali ke topik utama, sebagian kelas penguasa keberatan ketika [Dia] memutuskan untuk pergi ke dunia lain. Mereka semua memiliki alasan yang berbeda. Beberapa dari mereka mengkhawatirkannya, yang lain mencoba mencegah kekuatannya pergi, sisanya mencoba untuk merebut kekuatannya. Kekuatan [Raja] bisa memberi kekuatan untuk semua fraze. Jika tidak ada [Raja], maka semua fraze akan kehilangan kekuatan mereka. Mereka takut akan hal itu. Namun, meskipun [Raja] hilang, seseorang yang diterima oleh semua fraze bisa menjadi Raja bahkan jika dia tidak memiliki kekuatan yang sama dengan [Dia]. Dia mengharapkan itu dan meninggalkan dunia fraze bersama dengan ku(End) 

Seolah-olah kalian berdua lari karena orang tua dari kedua pihak tidak mengizinkanpernikahan kalian(Touya) 

End menunjukkan senyum pahit, dia melanjutkan perkataannya setelah aku mengungkapkan isi pikiranku. 

Aku sungguh tidak bisa menyangkal bahwa kejadiannya memang seperti yangkau sebutkan itu. Aku tidak menculiknya, kami berdua hanya ingin pergi bersama. Sejak itu, kami baik-baik saja selama beberapa waktu saat kami menaiki dunia. Ketika [core]-nya berhenti di salah satu dunia, aku akan menjelajah di sekitarnya, dan ketika tiba saat bagi [Dia] untuk naik ke dunia selanjutnya, aku akan berpindah ke dunia yang sama. Aku bisa merasakannya untuk sesaat ketika dia berpindah dari sebuah makhluk hidup, lalu aku berpindah mengikutinya. Tetapi sebuah kejadian yang tak terduga terjadi pada suatu hari. Fraze menginvasi dunia tempat kami menetap(End)

Tunggu sebentar. Ini berarti fraze yang lain punya kekuatan menyeberangi dunia lain?(Touya) 

Benar. [Dia] telah memikirkan beberapa metode lain untuk melintasi dunia lain. Metode termudah adalah memecahkan dengan paksa [Penghalang Dunia] dan tiba di dunia lain. Namun, kami tidak memakai metode itu. Jika [Penghalang Dunia] dihancurkan, dunia itu akan menjadi rapuh. Sebisa mungkin kami tidak ingin mengekspos dunia lain ke dalam bahaya. Oleh karena itu, [Dia] memakai metode transisi dengan cara menjadi [core] dalam keadaan mati suri. Namun, fraze lainnya menemukan metode lain yang [Dia] tinggalkan sebelumnya dan datang mengejar kami.(End) 

Entah kenapa aku seakan sedang menonton video dalam pikiranku dimana End, yang kabur dengan putri seorang mafia, sedang dikejar oleh bawahan ayah gadis itu. Tentu saja, pada akhir cerita itu, End akan ditembak mati jika mereka tertangkap. 

Dimulai dari dunia itu, kami selalu pergi sebelum [Dia] ditemukan oleh mereka. Lalu aku mendapati dunia sebelumnya telah dihancurkan. Pada saat itu, aku bertemu dengan Rize, dan dia memberitahuku apa yang Fraze telah lakukan sejak kami meninggalkan mereka. Sejak saat itu, kami terus berpindah sambil dikejar oleh mereka.(End) 

Aku bisa mengerti kalau End bisa melintasi dunia dengan kemampuannya, tapi… bagaimana bisa Rize melewatinya?(Touya) 

Jika End memiliki kemampuan untuk membawa orang lain untuk berpindah, mungkin lebih baik untuk membawa [Dia] yang merupakan seorang [Raja] untuk ikut bersamanya daripada melakukan hal yang merepotkan seperti memasuki keadaan mati suri. 

Melintasi dunia lain bersama dengan satu atau dua orang akan memakan waktu, tapi bukan hal yang tidak mungkin. Namun, apa yang [Dia] inginkan bukan hanya “berpindah” tapi juga “berkembang” agar [Dia] bisa tetap bersamaku dan berpindah dari satu dunia ke dunia lain.(End)

Begitu, ya. Mungkin itu seperti terlahir kembali dari fraze menjadi makhluk lain. Kalau dipikir lagi, mungkin dia sedikit mirip denganku. Namun dalam kasusku, aku diubah oleh Kami-sama. Dengan asumsi jika Raja fraze menaiki tangga spiral, maka aku seperti naik ke lantai atas menggunakan lift. 

Kami melompati dunia satu per satu, tapi mereka telah menunggu kami di celah dimensi. Jika ada dunia dengan penghalang kuat, maka ada juga yang lemah. Kami beberapa kali diserang saat mereka mendapati [Raja] berpindah ke dunia dengan penghalang yang lemah. Tentu saja orang di dunia itu tidak akan membiarkan mereka terbunuh begitu saja — ada ras di beberapa dunia yang berhasil mengusir fraze. Yah, aku juga membantu mereka. Begitulah caraku memukul mundur fraze yang telah mengejar kami dan menghalangi mereka sambil melindungi [Dia], kami mengembara dari satu dunia ke dunia lain. Lalu, aku tiba di dunia ini beberapa ribu tahun yang lalu… di sini invansi besar fraze terjadi(End) 

Keruntuhan dunia dari 5000 tahun yang lalu, ya? Seperti yang aku duga, End ada di dunia ini saat itu. 

Pada saat itu, aku menjadi tidak sabar. Raja pasti akan ditemukan setelah seluruh umat manusia di dunia ini dibunuh. Aku juga bertarung, tapi sekali lagi, aku hanya sendiri. Rize tidak membantuku (End) 

Aku tidak berniat secara aktif menyerang saudara-saudaraku. Aku hanya ingin melihat tempat dimana [Raja] akan tiba(Rize) 
Itulah sebabnya...(End) 

End mengangkat bahunya. Sepertinya Rize tidak berniat untuk berpartisipasi dalam pertarungan melawan Fraze. 

Pada saat itu, penghalang dunia ini telah robek. Kupikir inilah alasan mengapa fraze membanjiri dunia ini. kelas penguasa juga datang dalam jumlah besar. Beberapa manusia dan beastmen yang terus melawan, juga jatuh ke dalam kehancuran. Aku akan merebut inti [Raja], melompat ke dunia lain dan bersembunyi di sana seandainya mereka berhasil mendapatkannya. Namun, entah kenapa penghalang dunia kembali pulih saat hampir mencapai keadaan itu. Aku tidak tahu penyebabnya, tapi aku yakin bahwa pasti ada sesuatu yang bisa kulakukan. Aku mengirim semua kelas penguasa dan kelas lanjut ke celah dimensi, seperti apa yang aku lakukan kepada Nei waktu itu. Berkat itu, aku kehilangan kekuatanku selama 5000 tahun dan membuatku tidak bisa menyeberang ke dunia lain. Setelah itu, orang-orang di dunia ini sepertinya bekerja keras dan membasmi fraze kelas rendah dan kelas menengah. Akhirnya, Aku bertemu Touya ketika kekuatanku pulih.(End) 

Aku terkejut setelah mendengar End selesai berbicara panjang lebar. Bagaimana ya? Skalanya terlalu besar. Aku bertanya-tanya berapa banyak dunia yang dia lintasi? Aku tidak bisa membayangkan sudah berapa tahun yang dia lewati. 

Sungguh ironis. Saat kau berniat untuk melindungi dunia lain dari bahaya, malah kau sendiri yang mendatangkan bahaya itu pada mereka(Touya) 
Kau benar, aku tidak akan membuat alasan apapun. Dunia ini tidak akan runtuh 5000 tahun yang lalu jika kami tidak datang ke dunia ini. Kami mengorbankan dunia lain untuk keegoisan kami. Tapi kami bisa berhenti sekarang. Kami tidak mungkin kembali setelah semua ini terjadi. Oleh karena itu, kami akan bertarung meskipun jika itu membuat dunia lain
menjadi musuh kami(End)

 End menatapku sambil menunjukkan tekad yang kuat di matanya. Bisa dibilang dia serius dan tidak bertanggung jawab pada saat bersamaan. Keegoisannya itu... Nampaknya mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri. Namun, orang ini bertindak bahkan setelah mengerti akan hal itu. Ini bukan sesuatu yang mengagumkan, tapi setidaknya aku kagum terhadap tekadnya yang kuat. 

Lalu, apa yang akan Touya lakukan setelah mendengar cerita ini?(End) 
Untuk saat ini, kurasa tidak ada yang bisa kita lakukan dalam kondisi yang sekarang. Di sisi lain, dunia ini akan hancur jika inti Raja diserahkan ke Fraze, tapi bukan berarti situasi akan membaik jika kami melakukan sesuatu terhadapmu. Tentu saja, aku tidak punya niat membiarkan Fraze membunuh kami. Apapun yang kalian katakan, aku pasti akan langsung menghancurkan mereka ketika mereka muncul, tak peduli meskipun itu kelas atas maupun kelas penguasa.(Touya) 

Aku menyatakan hal yang sama pada kelas penguasa di depanku. Rize pun membuka mulutnya setelah mendengar hal itu.. 

Aku tidak bisa menyetujuinya, tapi aku juga tidak bisa menghentikan mu. Jika kau memutuskan untuk berperang, aku hanya akan menjadi penonton.(Rize) 

Apakah ini berarti Rize tidak akan melakukan apapun bahkan jika terjadi perang skala besar bagi fraze? 

Apa itu berarti kau tidak akan marah meskipun kami menghancurkan semua fraze?(Touya) Kami lah yang salah karena telah menyerbu dunia lain. Jika itu terjadi, maka itu sudah menjadi takdir bagi fraze.(Rize) 

Apa Rize sengaja tidak berniat ikut campur demi persiapan jika saat itu terjadi? Bagaimanapun juga, fraze tak akan punah jika Rize masih selamat. Tapi, jika di sana tidak ada pria kelas penguasa…… Tidak, aku tidak bisa mengatakan apapun karena aku tidak tahu bagaimana mereka berkembang biak. Mereka mungkin bisa berkembang biak sendiri.

 (TL : Kenapa coba si touya mikirnya ke situ? -_-) 
(Eden: Hmm... bagaimana caranya kristal berkembang biak?)

Setelah itu, End juga membuka mulut. 

Jika mungkin, Aku ingin orang yang mengejarnya [Dia] musnah kali ini. Karena itu, aku percaya bahwa meminjam kekuatan Touya adalah hal yang tepat. Dan juga… Aku ingin menanyakannya dari dulu, tapi, apa Touya benar-benar manusia dari dunia ini?(End)

(TL : Touya telah tercyduk :v) 

Pukulannya tepat sasaran. Kurasa tidak ada cara untuk menyembunyikan fakta itu dari orang yang telah mengembara antar dunia, bukan? 

……Sebenarnya, aku juga bukan orang yang lahir di dunia ini. Namun, Aku tidak punya kekuatan melintasi dunia seperti End, Jadi aku merasa kalau aku adalah orang dari dunia ini(Touya) 
Kau tidak punya kemampuan untuk melawati dunia? Lalu bagaimana… Aah. Apa mungkin kau terlibat sebuah bencana di dunia lain? Apakah kau tak sengaja terbawa ke sini?(End) 

Ya, kurang lebih begitu.(Touya) 
Aku membalas End yang menyangka Kami-sama sebagai sebuah bencana sambil tersenyum kecut. 

(TL: ini isinya curhatan si End -_-)


14 comments: