Monday, 10 September 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 257 Bahasa Indonesia


TranslatorSalra
Editor
Shiro7D
Proof Reader
Shiro7D


Arc 26: Apa yang Bisa Dilakukan Untuk Esok Hari

Chapter 257: Ratu dan Berkah Kehidupan



Apakah di dalam Istana Elfrau dipasang sihir penghangat, yah? Suhu di sini bisa dibilang cukup hangat. Terlebih, di dalam ruang tamu tempatku dipandu saat ini, tidak ada sesuatu seperti perapian atau sejenisnya, meskipun tempat ini sangat luas. Apa mungkin mereka menerapkan sihir tersebut seperti pemanas lantai dan pemanas udara, yah?

Aku sudah melihat beberapa istana seperti yang di Belfast, Misumido, atau Regulus, tapi Istana Elfrau lebih indah di banding mereka. Aku merasakan daya tarik yang tidak terlalu mencolok dan dibuat dengan sangat teliti di sini. meskipun sederhana, tapi desain interiornya terlihat mewah dan khas.

Mungkin bisa bisa di bilang kalau itu adalah keindahan dari perak daripada emas.

Saat aku duduk di sofa yang ditunjukkan untuk ku, seorang maid datang membawakanku teh disertai dengan semangkuk kecil selai dan sendok.

Apakah ini seperti teh Rusia? Kurasa aku pernah membacanya di suatu tempat. Kalau selai ini tidak untuk di campurkan ke dalam tehnya, melainkan untuk di cicipi terlebih dahulu dan kemudian diminum bersama dengan tehnya, ya kan?

Aku tidak tahu cara melakukannya yang benar, tapi ketika aku mencoba meminum tehnya dengan cara itu, rasa sepat dari teh yang digabungkan dengan rasa manis dari selai menjadi rasa yang cukup lezat.

Pertama-tama, Saya mengucapkan terimakasih banyak karena telah menerima permintaan penaklukan serigala Sunora. Meskipun itu permintaan tiba-tiba, tapi saya sangat bersyukur karena telah anda dapat mengurusinya dengan cepat. Tentu saja, anda akan menerima hadiah anda dengan benar.(Foltuna)

Ah, Ya. Aku sangat berterima kasih untuk itu.(Touya)

Yang Mulia Ratu yang duduk di depan ku, membungkuk dalam-dalam, jadi akhirnya aku membalasnya dengan kaku.

Melihat itu, Yang Mulia tersenyum padaku.

Anda mendengar permintaan ini dari Reisha. Bukan?(Foltuna)

Hmm? Apakah anda kenalan dari Master Guild Rerisha-san?(Touya)

Mereka berdua adalah elf, jadi mungkin mereka itu kenalan dalam arti tertentu. Kalau tidak salah, Mungkin master guild Rerisha-sama menghubungi ku secara pribadi karena Sang Ratu juga seorang elf. Aku ingin tahu, apakah tidak masalah aku menanyakan ini tersebut…

Sambil memikirkan hal tersebut, aku melanjutkan makan selai sambil meneguk the.

Daripada kenalan, dia lebih tepatnya keponakanku. Atau lebih tepatnya lagi, dia anak perempuan dari adikku.(Foltuna)

Dengan terpaksa aku menelan teh yang sudah pasti akan kusemburkan. Keponakan?! Rerisha-san itu keponakan dari Ratu Elfrau?

Yang mulia ratu tertawa kecil. Apakah dia telah menduga bahwa aku akan terkejut?

Rerisha tentu keponakan saya, tapi dia tidak ada hubungan pada Elfrau. Itu benar… Yang Mulia, Apakah anda tidak penasaran mengapa saya yang seorang Elf bisa menjadi ratu negara ini?(Foltuna)

Eh? Ya, Saya sedikit penasaran tentang hal itu…(Touya)

Karena tidak ada gunanya menyembunyikannya hal itu sekarang, jadi aku mengangguk patuh.

Negara ini sebenarnya sudah berdiri sejak 1200 tahun yang lalu, tapi pada saat itu tempat ini masih belum layak untuk ditempati manusia. Namun, berkat kekuatan seorang adventurer dan para kaum Frau yang telah terdampar di sini dari negeri mereka yang telah hancur pada saat itu, tempat ini berhasil berubah menjadi tempat yang lebih layak dihuni. Setelah itu, negara ˝Elfrau” didirikan.(Foltuna)

Seorang Petualang?(Touya)

Ya. Namanya adalah El Caltered. Dia adalah raja pertama negara ini dan dia juga suamiku(Foltuna)

Eh?!(Touya)

Suami?! Tapi negara ini didirikan 1200 tahun yang lalu… Jangan katakan padaku kalau Yang Mulia Ratu sudah hidup sejak saat itu?!

Nama “Elfrau” itu sendiri berasal dari namanya dan nama kaum frau. Setelah dia meninggal, hanya saya istrinya dan petualang sepertinya yang sanggup mendukung negara ini. Terlebih pada saat itu kepala keluarga dari suku Frau juga menunjuk saya, jadi diputuskanlah bahwa saya yang akan mengambil takhta sebagai ratu. Dan sejak saat itu sampai sekarang, saya telah mendukung negara ini sebagai seorang penguasa.(Foltuna)

Maaf atas kelancangan saya, tapi anak antara anda dan Raja …(Touya)

Tidak ada. Bahkan sampai sekarang saya masih sering berpikir “jika saja kami punya satu sebelum dia meninggal”(Foltuna)

Ya, ras berumur panjang seperti elf bisa menunda masalah yang berkaitan dengan pewaris takhta untuk jangka waktu yang sangat lama. Ini sama dengan Yang Mulia Raja Iblis Zenoasu. Meski mereka sudah punya keturunan si otak otot.

Omong-omong soal itu, aku penasaran apa yang akan kami lakukan pada saat itu. Dengan berasumsi aku tidak akan mati setelah berevolusi menjadi dewa, maka aku masih dapat memegang takhta selama beribu-ribu tahun kemudia. Akan tetapi sudah kuduga memang lebih baik untuk menyerahkan takhta kepada anakku seperti biasa dan pensiun ke Babylon.

Meskipun aku tidak tahu siapa diantara 9 tunanganku yang akan melahirkan anak laki-laki. Tentu saja, jika anakku atau mungkin cucu-cucuku tidak mengatur negara ini dengan benar, aku akan turun menemuinya dan memberinya sedikit ceramah.

Pasti sulit untuk mengatur sebuah negara selama lebih dari 1200 tahun…(Touya)

Tidak juga. Pada dasarnya orang-orang dari suku Frau adalah orang yang cinta damai, sopan, dan berpikiran luas. Jadi perselisihan besar tidak pernah terjadi dan negara-negara lain juga tidak ingin menyerang tanah yang ditutupi es dan salju seperti ini. Yah, walaupun sengketa kecil pernah terjadi, tapi karena saya sudah menjadi ratu selama lebih dari 1000 tahun, jadi saya sudah terbiasa akan hal itu. Ditambah, orang-orang di sekitar saya yang juga sering membantu saya dalam mendukung negara ini.(Foltuna)

Orang yang sudah hidup sejak negara didirikan sudah bisa di anggap sebuah symbol bagi negara itu. Jadi dia mungkin menjadi ekstensi yang mutlak bagi negara ini.

Tentu kekuasaan Elfrau kurang lebih sama dengan Kerajaan suci Ramisshu, tapi sebagian besar tanahnya tidak bisa ditinggali oleh manusia. Tanah ini pada dasarnya milik roh es yang berada disana, Tapi setelah negosiasi dengan para roh itu, Elfrau diberi satu tempat di mana manusia bisa hidup.

Kelihatannya orang yang bernegosiasi tersebut adalah Yang Mulia Ratu pada masa dia masih menjadi petualang. Yah, karena para Elf dan roh pada dasarnya memiliki hubungan yang baik.

Jika sesuatu terjadi pada Yang Mulia Ratu, mungkin tanah ini akan kembali ke 1200 tahun yang lalu, tertutup dengan embun beku permanen.

Namun, roh, ya? Ini yang ketiga kalinya aku bertemu mereka, setelah roh kegelapan dan roh pohon agung.

Kemungkinan Yang Mulia Ratu juga menerima beberapa perlindungan ilahi dari roh es tersebut. entah kenapa aku juga ingin bertemu dengannya.

Omong-omong tentang serigala Sunora. Bisakah anda menjual matrialnya pada kami?(Foltuna)

Menjualnya?(Touya)

Ya. Kualitas bulu serigala Sunora sangat tinggi, dan tidak mudah untuk di dapatkan. Jadi jika boleh saya ingin membelinya dari anda. Kami akan memberikan kompensasi yang sesuai berdasarkan harga pasarnya.(Foltuna)

Saya tidak masalah, kok. Karena negara ini lebih membutuhkannya dibanding tempat lain.(Touya)

Sekilas, aku berpikir “Sayang jika aku harus kehilangan bulu dengan kualitas seperti itu”, tapi setelah di pikir-pikir kembali, saat ini kami memang tidak membutuhkan bulu itu. Dan juga tampaknya daging serigala sunora itu sangat keras dan tidak enak.

Terima kasih banyak. Dalam hal ini, kami ingin meminta sedikit waktu untuk mempersiapkan uangnya, tapi begaimana jika sambil menunggu, anda memilih hadiah anda yang lain?(Foltuna)

Says mengerti(Touya)

Jika aku tidak salah, aku bisa memilih salah satu benda di gudang istana.

Dipandu Yang Mulia Ratu, kami memasuki gudang kerajaan di ruang bawah tanah istana. Aku melihat rak berisi item yang disusun dengan rapi. Di dalam rak tersebut terdapat benda yang bisa langsung dipahami dengan sekali lihat dan barang yang membuat seseorang bertanya-tanya, "Benda apa itu?".

Aku bertanya satu persatu tentang benda yang menarik perhatianku, tapi sejujurnya disini tidak ada benda yang membuatku berpikir aku menginginkannya. Itu karena di [Gudang] Babylon memiliki banyak barang yang lebih bagus dari pada disini.

Pada saat aku berpikir apakah seharusnya aku mengambil benda secara acak saja... tiba-tiba benda “Itu” menarik pandangan ku.

Ini…?(Touya)

Dari segi penampilan, itu adalah jenis kapak yang berbentuk aneh. Tidak, itu adalah kapak tempur dengan sedikit warna kemerahan di bilahnya. Apakah Hiihirokane digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatanya?

Namun, bukan itu yang menarik perhatianku, tapi ukiran di sisinya.

Ukiran tersebut mirip seperti ukuran yang terdapat di reruntuhan Belfast. Tulisannya memang hampir menyerupai Bahasa-rahasia Artema, tapi dengan sedikit perbedaan. Tidak salah lagi ini.

Yang Mulia, apa ini?(Touya)

Aah, kami menerima senjata itu dari suku tertentu saat negara ini baru di bentuk(Foltuna)

Suku tertentu?(Touya)

Kalau tidak salah, suku itu di panggil suku Arkana. Meski secara pribadi, mereka memanggil diri mereka “bangsa merah”. karena mereka menganggap warna merah sebagai warna suci(Foltuna)

“Bangsa merah”. Kupikir begitulah kira-kira penjelasan dari reruntuhan itu, yang mengatakan “Kami merah”, yang berarti “kami, bangsa merah”.

Reading,  Bahasa-rahasia Arkana(Touya)

Aku diam-diam merapalkan sihir [Reading]. Senja… Hukum? Aku sungguh tidak mengerti apa artinya ini.

Kupikir aku bisa mengerti karena tulisannya pendek, tapi kurasa itu tidak mungkin. Omong-omong, aku sama sekali tidak bisa membacanya bahkan setelah aku mengartikannya dengan “surat rahasia Arkana”. Ini mungkin bukan bahasa milik huruf itu.

Omong-omong, Ratu. Apakah kapak ini memiliki nama panggilan atau sesuatu?(Touya)

Jika saya tidak salah, kapak itu dipanggil “Keyakinan senja”. Dikatakan bahwa ia memiliki efek peningkat kekuatan berkali-kali lipat pada lengan yang menggunakannya.(Foltuna)

“Keyakinan Senja”. Begitu yah, jadi itu arti tulisan ini. Memang benar kapak itu terlihat seperti kapak yang berguna, akan tetapi itu sama sekali tidak ada berguna untukku.

Berbicara tentang suku Arkana, apakah ada keturunan dari suku itu sekarang? (Touya)

Bagaimana, ya? Mereka adalah suku pengembara saat itu jadi ... Tapi saya rasa tidak aneh jika ada salah satu keturunan mereka yang bertahan hidup di suatu tempat, dan tinggal dengan nyaman dan damai di sana.(Foltuna)

Muu. Sayang sekali. Tapi yah, kurasa mengetahui tentang "Bangsa merah" saja sudah bisa di anggap beruntung sekarang.

Apakah anda menginginkan kapak itu?(Foltuna)

Aah, tidak. Aku hanya sedikit tertarik padanya. Itu saja… Benda apa ini?(Touya)

Aku membil benda seperti liontin, yang digantung disebelah kapak. Liontin tersebut memiliki permata berbentuk oval sebesar tiga centimeter yang memancarkan warna pelangi, permata ini lebih terlihat seperti mutiara dibandingkan dengan berlian asli.

Ini adalah alat sihir yang disebut "Berkah kehidupan". Memiliki kemampuan untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan jika wanita memakainya saat bersama pria. Ini tidak menampilkan efek apapun pada diri saya dan suami saya karena beberapa alasan, tapi setelah kami meminjamkan ke pasangan pelayan, mereka mencapai kehamilan dengan tingkat kemungkinan yang sangat tinggi. Mungkin ada persyaratan tertentu.(Foltuna)

U~mu. Mungkin alasan Yang Mulia Ratu tidak bisa mencapai kehamilan karena masalah disisi almarhum Sang Raja.

Meski begitu ... Bisakah barang ini dianggap sebagai barang impian? Mungkin kasusnya pada pasangan yang ingin punya anak tapi belum memilikinya. Tapi pada akhirnya, itu tidak benar-benar menjamin kehamilan karena hanya menigkatkan kemungkinannya saja.

Ini adalah item yang biasanya dianggap palsu saat dijual di pasaran. Tapi tidak salah lagi bahwa benda ini adalah alat sihir karena pencaran kekuatan sihir terlihat darinya, tapi seberapa efektifnya benda ini masih tetap tidak diketahui.

Kalau tidak salah yang mulia memiliki banyak tunangan, kan. Menurut saya lebih baik anda memikirkan tentang pewaris selanjutnya segera, anda tahu?(Foltuna)

Yang Mulia Ratu berkata begitu mungkin dari pengalaman pribadinya.

Mu-mu-mu… Mungkinkah alasan mengapa aku mempunyai banyak anak di masa depan karena benda ini…?

Aku pun menatap tajam pada liontin di depanku. Tidak, aku tidak pernah berpikir kalau lebih baik anak-anakku tidak lahir, dan malahan aku percaya bahwa aku ingin memiliki anak masing-masing dari mereka.

Apakah anda ingin yang satu itu?(Foltuna)

Mu-mu-mu-mu-mu….

***

Jadi begitulah, aku menerima benda ini(Touya)

Ho-ho(Duke Ortlinde)

Duke Ortlinde menatap penuh minat pada alat sihir “Berkah kehidupan” yang aku tempatkan di atas meja.

Pada akhirnya, aku mengambil benda ini dari gudang istana Elfrau dan pergi ke kediaman duke ortlinde dengan berjalan kaki.

Jadi, Apakah anda mengatakan kalau anda akan meminjamkan ini kepada saya?(Duke)

Yep. Karena Yang Mulia Ratu aku bebas melakukan apapun yang aku suka pada benda ini. Jadi pertama-tama aku ingin mengetes bagaimana efeknya.(Touya)

Ha-ha-ha, jadi saya dijadikan subjek uji coba yah.(Duke)

Yah, sejujurnya, itu memang persis seperti yang dia katakan.

Ketika Sue akan tinggal di rumahku sebagai pengantinku, berarti rumah ini akan kehilangan penerusnya. Ini bukan berarti aku melakukannya sebagai penebusan, tapi bukan berarti itu hal buruk untuk dilakukan.

Anda masih punya pil energi yang aku berikan waktu itu, bukan?(Touya)

Aah, masih. Saya memberikannya pada beberapa kenalan, tapi anda tahu, setiap orang langsung terkejut(Duke)

Itu tentu saja, karena pil itu adalah pil yang bahkan bisa membuat kakek-kakek yang layu menjadi kuat. Di sisi lain, jika ini diberikan pada seorang pemuda, pengaruhnya akan sangat menakutkan. Mereka bahkan mungkin mampu bermain selama tiga hari tiga malam.

Anda tidak berencana untuk menjual pil ini?(Duke).

Aku tidak punya niatan untuk melakukan hal itu. saat ini(Touya)

Karena akan jadi masalah jika negara kami memperoleh ketenaran karena rumor yang menyatakan bahwa "Jika kau ingin pil energi, kau hanya perlu pergi ke Brunhild". Terlebih, negara kami masih belum lama berdiri. Apa yang akan ku lakukan jika orang-orang mulai memanggil negara ini sebagai Negara Ero?

Yah, pokoknya saat ini aku akan meminjamkannya kepada anda. Dikatakan bahwa pengaruhnya akan muncul jika istri anda memakai itu, dan aku juga telah diberitahu bahwa tidak ada efek samping yang aneh, jadi mari kita amati apa yang terjadi selama setahun atau lebih(Touya)

Namun, Apakah tidak masalah meminjamkan barang barang berharga dari Brunhild, pada kami? Bukankah jika ingin mengujunya, anda bisa memberikannya pada tempat lain?(Duke)

Nn~… Terus terang, aku masih punya keraguan apakah benda itu asli atau tidak, jadi benda ini masih belum bisa kuanggap sebagai harta nasional. Namun, ketika Sue mendapat adik laki-laki atau perempuan, aku akan melakukannya. Selain itu, keluarga Duke Ortlinde sudah sering membantuku, jadi anggap saja ini tanda terima kasihku.(Touya)

Yah, pada dasarnya jika memang berhasil terjadi kehamilan dalam satu tahun kedepan, itu juga bukan berarti berkat dari benda itu, bukan? Muu, sudah kuduga ini adalah benda paslu. Yah, lain ceritanya jika benda ini memang benda penjamin kehamilan.


Aku memikirkan hal tersebut sambil melihat duke yang terlihat senang.






Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

2 comments:

  1. Sudah diganti ternyata,
    Tadi pake "Baginda" Ratu, dan itu terasa aneh...

    tapi sekarang sudah di ganti jadi "Yang Mulia" Ratu. 👍

    ReplyDelete