Saturday, 10 November 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 272 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
UDesu
Proof Reader
UDesu


Arc 27: Dunia Kebalikan

Chapter 272: Pembukaan Musim Pantai, dan Invasi Behemoth



Panasnyaa~……(Rin)

Saat aku merasa sudah menyelesaikan masalah dengan Sandora, musim panas pun tiba.

Musim panas milik Brunhild memang tidak sepanas milik Kerajaan Sandora, tapi milik Brunhild punya panas tersendiri.

Wahai angin! Hembuskan angin sepoi nan sejuk! Wind Breeze!(Touya)

Aku pun membuat angin sepoi-sepoi dengan sihir angin saat Rin datang ke teras istana di mana aku mendinginkan diri bersama Kohaku. Tentu saja, Pola juga mengikutinya. Saat mereka memasuki teras, angin sepoi-sepoi itu menggerakkan rambut twintail-nya.

Jadi kau sedang bersantai, yah? Kau akan menjadi contoh buruk kalau tidak menjaga kehormatanmu lho?(Rin)

Menjaga kehormatan di saat seperti ini sangat menjengkelkan. Kalau panas itu ya panas.(Touya)

Bukankah ia lebih merasa paling panas dengan baju gothic lolitanya? Saat aku memikirkannya, teras tiba-tiba menjadi dingin. Sepertinya ia tertutupi angin dingin karena sihir tertentu. Yang kubahas adalah Rin, jadi kurasa ia tidak terlalu kedinginan.

Yah, untuk sementara waktu kita harus sabar menghadapi panas ini. Kelihatannya ada beberapa warga yang sampai pingsan karenanya.(Rin)

Serius? Kurasa tubuh kita memang harus cukup air, yah.(Touya)

Begitulah… sepertinya ada banyak warga yang pergi ke pulau dungeon karena cuaca di sana lebih menyegarkan. Tapi ya… cukup aneh melihat orang selain adventurer pergi ke sana karena di pulau itu, ada banyak makhluk sihir.(Rin)

Yah, pulau itu kan punya angin pantai, jadi cuaca di sana memang lebih menyegarkan. Walaupun perbedaan temperaturnya terlalu ekstrim sampai-sampai malam di sana terlalu dingin, sih.

Oleh karena itu, aku datang untuk memberitahumu soal pendapatku. Bagaimana kalau kita membuat area berenang di salah satu pulau-pulau itu?(Rin)

Ha?(Touya)

Sudah ada banyak orang yang berkata mau bersenang-senang ke laut, bukan?
Bukankah ini kesempatan yang bagus untuk mendapatkan uang dengan menjual makanan, minuman, baju renang, dan pajak dari penggunaan gerbang transisi?
(Rin)

Hou-hou. Ide yang sangat cemerlang.(Kousaka)

Tiba-tiba sebuah suara terdengar saat kami sedang duduk di meja teras.
Kousaka-san ada di sini sebelum kami menyadarinya.

Dikarenakan imigran dari Sandora, warga kota kita semakin bertambah banyak, jadi saya akan senang kalau bisa mendapatkan uang sebanyak mungkin. Jadi…
Rin-sama. Apa saran Anda?
(Kousaka)

Sambil tetap duduk di meja, Rin pun membuka dan menunjukkan peta yang ia pegang.

Baiklah... coba lihat. Ini adalah peta pulau-pulau itu. Pulau yang satu ini tidak punya dungeon, jadi aku berencana untuk mengubah daerah garis pantainya menjadi pantai dangkal menggunakan sihir tanah dan menempatkan barir kuat untuk mencegah datangnya makhluk sihir. Kita juga akan membuat gerbang transisi khusus yang dibuat untuk pergi ke sana.(Rin)

Begitu ya. Jadi maksudnya kita akan membuat gerbang transisi yang berbeda dari gerbang transisi dengan tujuan ke pulau ber-dungeon yang pajaknya diurus guild, benar kan?(Kousaka)

Betul sekali. Tentu saja, tidak mungkin menyebrang ke pulau itu dari pulau lain. Kita akan membuat pulau yang satu ini bisa berfungsi sendiri. Kemudian, kalau kita membuat restoran simpel dan juga membuat berbagai item yang bisa digunakan di laut, maka… (Rin)

Fumu-fumu. Sepertinya kita akan mendapat uang yang cukup banyak dengan ide cemerlang Anda ini.(Kousaka)

Uo-oi. Kalian berdua! Jangan meneruskannya dan mengabaikanku sambil menentukan segalanya sendirian. Yang akan mengubah garis tepi pantai dan mengaplikasikan barir kuat itu aku, tahu? Pasti aku, kan? 

…Kohaku. Sepertinya aku ini benar-benar pekerja keras, yah(Touya)

Sepertinya hal ini tidak ada hubungannya dengan keinginan Tuan. Tolong anggap hal ini sebagai tanda mereka mengandalkan Anda.(Kohaku)

Mungkin memang benar. Tapi tetap saja, hari ini moodku sedang dalam masa-masa ingin bersantai. Oh, pendek sekali liburanku… Aku ingin liburan musim panas.

***

Jadi, kurang lebih seperti ini, ya kan?(Touya)

Ucapku pada diriku sendiri saat berjalan di pantai yang sekarang berpasir.

Pasir putih yang membuat suara “sshhh” di bawahku terasa enak. Saat aku memasuki air laut, pasir di kakiku tertarik ombak, dan sensasi gelinya sangat  menakjubkan.

Karena aku tidak ingin orang-orang terbawa ombak sampai jauh dari pantai dan akhirnya termakan makhluk buas di air, aku menempatkan beberapa pelampung sebagai tanda.

Dikarenakan bagusnya barir yang kubuat, tidak ada makhluk sihir berbahaya di sekitar area ini. Jadinya, orang-orang bisa berenang dengan tenang walau membawa anak-anak. Tapi tetap saja, kecelakaan pantai tidak bisa 100% dicegah — oleh karena itu, sebaiknya kami menyiapkan pos kesehatan secara permanen di pantai ini.

Untuk berjaga-jaga, aku juga membuat pantai yang sama di pulau yang berbeda. Itu akan menjadi pantai pribadi kami.

Orang-orang seperti kami pun juga ingin bersenang-senang di pantai tanpa diganggu orang, tahu.

Kurasa sudah selesai. Yang tersisa adalah membuat gerbang transisi dan menyambungkan pantai ini ke rumah.(Touya)

Kenapa tidak nanti saja~. Saya ingin bersenang-senang karena sudah lama sejak terakhir kali berada di pantai.(Kokuyou)

Iya. Aku setuju dengan Kokuyou. Kami kan penjaga makhluk air.(Sango)

Kokuyou dan Sango mulai berenang di laut. Kelihatannya nikmat sekali.

Aku paham perasaan kalian kok. Begini saja, kalau mau, kalian boleh pergi ke pantai ini setiap hari, jadi untuk hari ini ayo pulang dulu.(Touya)

Sayang sekali…(Kokuyou)

Kokuyou dan Sango pun keluar dari laut setelah membuat ombak.

Jadi, apa lagi yang harus kulakukan setelah menyambungkan gerbang transisi, yah? Kurasa itu saja. Setelah menyelesaikan tugasku, aku meninggalkan bagian bisnis pada pakarnya. Untuk penjualan baju renang, aku menyerahkannya pada Zanack-san dari [Raja Fashion Zanack]. Untuk manajemen kedai makanan, pada Mika-san dari [Silver Moon] dan orang-orang dari distrik perbelanjaan. Untuk kebutuhan seperti kursi santai, parasol, sandal pantai, pelampung dll, aku menyerahkannya pada Alba-san dan perusahaannya.

Sisanya adalah… mungkin penjaga pantai yah?

Beberapa ksatria kami sangat pandai berenang, jadi aku memutukan untuk menunjuk mereka sebagai penjaga pantai di musim panas. Mereka bertugas menyelamatkan nyawa orang di sini.

Dan juga,tidak masalah kalau ksatria lain datang ke pantai kalau mereka sedang libur.

Untuk saat ini, persiapannya sudah sesuai rencana. Oleh karena itu, hari ini akan menjadi pembukaan musim pantai di Brunhild.

***

Hasilnya sangat menakjubkan. Sama seperti apa yang Rin dan Kousaka-san rencanakan, jumlah pengunjung pantai setiap harinya membludak. Mereka sangat banyak — Bahkan ada beberapa yang merupakan rakyat Negara tetangga seperti Belfast dan Regulus. Apa mereka tahu dari rumor yang beredar, yah?

Yah, Negara mereka memang tidak punya wilayah laut, dan tempat bersenang-senang umum mungkin sebuah tempat baru bagi mereka.

Saat orang-orang berkumpul di satu tempat, perselisihan akan menjadi lebih sering terjadi dari biasanya. Oleh karena itu, para ksatria dikirim dan disuruh mengurusi hal itu. Yap, kami telah menambah pekerjaan mereka. Aku harus memberi mereka uang tambahan dari tabungan pribadiku nanti.

Baiklah, hari ini aku pasti bisa bersantai.(Touya)

Akhir-akhir ini Touya-san sangat sibuk, yah?(Yumina)

Yumina memanggilku yang sedang tiduran di kursi pantai yang ada di bawah parasol. Ia memakai baju renang berjumbai putih.

Lokasi yang kami tempati saat ini adalah pantai pribadi Brunhild dimana hanya aku dan keluargaku lah yang bermain di sini.

Elzie, Yae, dan Hilda sedang bermain “memotong semangka” bersama Moroha-nee-san. Lindzey dan Rin sedang berbicara di bawah kerai penghalang sinar matahari sementara Rue dan Claire-san membuat makan siang. Sue dan Sakura bermain “voli pantai” bersama Karen-nee-san.

Karina-nee-san memegang tombak dan sedang berburu ikan sambil berenang. Suika minum alkohol dan mabuk seperti biasa, dan suara ukulele hawai yang kudengar dari suatu tempat ini pasti berasal dari Sousuke-nii-san. Omong-omong, Kousuke-oji-san tidak ada di sini.

Seorang pria muda sedang bersantai di tengah-tengah situasi harem seperti ini… sungguh menyedihkan(Shesca)

Jangan ganggu aku!(Touya)

Sambil memegang minuman tropis, Shesca, lagi-lagi bicara sesuatu yang berbahaya. Kau bilang ini “harem”, tapi di sini ada 1 lelaki lain lho. Aku memang tidak melihat Sousuke-nii-san, tapi ia seharusnya ada di suatu tempat di sekitar sini.

Aku telah mengajak semua manajer Babylon, tapi profesor, Rosetta, dan Monica sedang sibuk dengan pengembangan dan pemeliharaan. Kalau Noel sih sibuk tidur seperti biasa, dan Liora tidak bisa meninggalkan Noel. Faam bahkan tidak mencoba untuk keluar dari [Perpustakaan]. Flora sedang tidak beruntung karena diminta menjaga kantor kesehatan di istana untuk berjaga-jaga. Kalau Palshie dan Tica… yah, orang ceroboh dan lolicon itu kombinasi yang berbahaya.

Aku penasaran kenapa Tuan terlihat layu seperti ini? Bukankah seharusnya ia menatap pakaian renang para gadis? ….Aah, apa mungkin itu tidak perlu karena Tuan bisa melihat apa yang ada dibaliknya dengan kekuatannya, yah~?(Shesca)

Kau pikir aku bisa melakukannya?!(Touya)

Sementara wajahnya memerah, Yumina pun menutupi tubuh dengan tangannya. Enggak, aku sudah bilang kalau aku tidak bisa melakukannya, kan? Mungkin bisa kalau aku menggunakan Kekuatan Surgawi sih, tapi aku tidak punya niatan untuk melakukannya..…untuk sekarang.

Akupun mengusir Shesca dan menghilangkan kesalahpahaman Yumina.
Karena kalau dipikir-pikir, akan bermasalah kalau semuanya bepikir aku punya kemampuan seperti itu.

Dasar...

Padahal kita bisa mengajak ayah seperti sebelumnya.(Yumina)

Ah—… kalau kita memanggilnya, bukan hanya Raja Belfast, tapi para pemimpin yang lain pasti juga akan datang…(Touya)

Aku tidak akan bisa tenang dengan adanya kekacauan di sekelilingku. Tidak masalah untuk mengajak mereka di lain waktu, tapi untuk hari ini saja… maafkan aku.

Aneh ya. Padahal sebelum-sebelumnya mengumpulkan semua pemimpin Negara itu terasa mustahil.(Yumina)

Akan lebih baik kalau mereka bisa akur. Yah, kurasa pasti akan ada orang yang mau bagaimanapun juga, tidak bisa akur dengan lainnya.(Touya)

Seperti Raja Sandora.

Kehancuran Sandora sangat berbeda dengan kehancuran Yuuron karena aku terlibat dengan kejadian itu. Walaupun mereka duluan yang menyulut konflik itu sih.

Pada akhirnya, ini terasa menjengkelkan karena aku telah melakukan apa yang persis para pemimpin lain katakan, tapi ya mau bagaimana lagi. Sungguh melegakan karena isu kejahatanku tidak meningkat lagi seperti yang sudah terjadi di Yuuron. Hal ini mungkin disebabkan mantan budak yang sudah menyebar ke seluruh dunia.

Tuan, apa sekarang waktu yang tepat?(Kougyoku)
Hm? Kougyoku? Ada apa?(Touya)

Sebuah telepati tiba-tiba dating dari Kougyoku yang saat ini sedang berada di istana. Apa sesuatu telah terjadi?

Ini mengenai pulau itu. Saat ini salah satu kota ber-barir yang ada di daerah selatan sedang diserang beberapa behemoth sekaligus.(Kougyoku)

Beberapa behemoth sekaligus? Bukannya kota-kota di pulau itu punya pertahanan seperti pelontar dan ballista? Bukan berarti mereka tidak bisa melawan balik, kan?

Seharusnya memang seperti itu. Akan tetapi, saya diberitahu bahwa kota itu dikepung beberapa behemoth.(Kougyoku)

Oh-ah. Jadi seperti yang diperkirakan, barir itu tidak bisa menahan serangan parah seperti itu, yah? Tak peduli sekuat apapun barir itu, mereka pasti punya batasan.

Pada dasarnya, barir yang termasuk dalam kategori sistem pertahanan fisik yang mencegah masuknya benda sama dengan perisai biasa yang menggunakan kekuatan sihir untuk menjaga bentuknya.

Tapi tetap saja, yang namanya barir itu berbeda dari perisai biasa — contohnya, menyerang pada 1 titik pelindung atau perisai secara terus-menerus akan membuatnya rusak walaupun serangan itu menggunakan sedikit tenaga. Tapi, metode itu akan memakan waktu yang sangat lama, sama halnya dengan setetesair yang menembus batu.

Namun, tak ada yang akan terjadi kalau seumpama 1 orang dengan kekuatan level 9 secara terus-menerus menyerang sebuah barir sihir yang bisa menahan kekuatan level 10. Selain itu, pertahanan barir seperti itu tidak bisa turun. Tidak sedikitpun.

Masalahnya akan muncul kalau seseorang berkekuatan level 10+ menyerang barir yang diatur menahan serangan level 10. Kalau sudah seperti itu, barir itu akan langsung menghilang.

Kalau diasumsikan bahwa suatu barir bisa menahan serangan level 10 sementara makhluk sihir yang menyerang punya serangan level 9, seharusnya barir itu masih bisa bertahan. Akan tetapi, kalau yang menyerang adalah beberapa makhluk buas yang dilakukan secara serempak… Serangan serempak berkekuatan lvl 18 akan dilontarkan pada pelindung yang cuma bisa menahan serangan level 10. Dalam skenario terburuknya, serangan itu akan menghancurkan barir tersebut. 

Yah, ini cuma asumsiku sih, tapi barir itu mungkin bisa menahan serangan level 100 sedangkan serangan 1 behemoth itu sekitar level 3.

Disamping itu, aku penasaran apa behemoth punya cukup kecerdasan untuk melakukan sesuatu seperti serangan serempak. Kemungkinan besar ini bisa terjadi karena sebuah kebetulan belaka.

Dan juga… kenapa kota itu sampai diserang beberapa behemoth? (Touya)

Saya diberitahu bahwa sekelompok warga yang gagal membunuh seekor behemoth, dikejar sampai kota. Ditambah dengan waktu yang tidak pas, mereka bertemu kelompok lain yang menjadikan total behemoth menjadi 3. (Kougyoku)

Mungkin saat mereka sedang berburu, para behemoth itu bertemu dan akhirnya terus menyerang para pemburu itu daripada menyerang satu sama lain. Mereka mungkin benar-benar marah karena diburu. 3 behemoth yang menyerang itu adalah:

Behemoth tipe-kera, Ular-Kong.
Behemoth tipe-babi, Grand-Babi hutan.
Behemoth tipe-lembu, Power-Bison.

Kelihatannya kota memutuskan untuk menyerang salah satu dari 3 behemoth itu. Meskipun tidak mungkin untuk mengalahkan mereka semua, tapi mereka mungkin masih bisa mengusir behemoth tersebut.

Akan tetapi, mereka pasti sudah memutuskan untuk mengorbankan beberapa warga saat memutuskan untuk ke luar dan menyerang behemoth itu.

Di sisi lain, ada juga beberapa warga yang berpikir bahwa para behemoth akan pergi kalau mereka terus-menerus menyerang barir, sama seperti yang sedang dilakukan sampai lelah. Tapi tetap saja, para warga akan tewas kalau barir itu sampai hancur.

Jadi…ini skenario “Bunuh sebelum dibunuh” atau “Perkuat pertahanan dan pasrahkan semuanya pada takdir”, yah?(Touya)

Baiklah, apa yang harus kulakukan? Kalau aku memang berencana untuk ikut campur tangan urusan pulau itu, tidak ada waktu yang lebih tepat dari sekarang. Bukannya aku mau meminta hadiah atau lainnya, lho ya, tapi mungkin ini bisa menjadi sebuah keuntungan saat bernegosiasi.

Negara lain yang ada di luar pulau itu pasti menginginkan hubungan perdagangan, jadi mengirim pesan ini ke warga pulau itu saja sudah cukup. Ada juga kemungkinan bahwa angka kemunculan behemoth akan menurun kalau kita menghilangkan barir itu.

Kurasa akan ada keuntungan kalau aku melakukannya, walau cuma sebatas mengirimkan pemikiranku pada mereka.

Di sana ada 3 behemoth jadi tidak masalah untuk mengirim Elzie, Yae dan Hilda bersamaku. Sepertinya FrameGear Rue masih perlu beberapa penyesuaian.

Frame Rue adalah Frame yang bisa bertransformasi, cocok digunakan di perang perang gerilya. Oleh karena itu, ada banyak perlengkapan yang harus dibuat. Hal ini memerlukan setelan bagus untuk setiap kombinasinya, yang menambah lamanya waktu sebelum Frame itu bisa digunakan.

Baiklah, kalau sudah begitu haruskah kita bersiap-siap? Ya ampun… pendek sekali liburanku ini...(Touya)

Touya-san, kita bisa datang ke sini lagi lain waktu.(Yumina)

Aku menerima kata-kata hiburan dari Yumina dan akhirnya menoleh pada trio yang sedang makan semangka yang sudah dibelah.
(Ramune: ….dan akhirnya menoleh pada trio-macan yang sedang…
Hahahahahaha~)

Ooo iya. Aku juga harus menyuruh para ksatria untuk bersiap-siap. Kalau kami ke sana hanya dengan membawa 3 FrameGear, kami mungkin akan dianggap remeh.

Aku memang tidak suka pamer kekuatan seperti ini, tapi aku sudah sadar akan betapa efektifnya pamer itu dalam insiden Sandora.

Pada akhirnya, itu cuma persiapan untuk melakukan diskusi.

Yah, kami akan membuat mereka bertekuk lutut kalau mereka menyerang tanpa berkata apapun.


Kuharap lawan kami yang saat ini bukan kumpulan orang-orang bodoh.




Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

2 comments: