Tuesday, 1 January 2019

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 281 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Shiro7D
Proof Reader
Shiro7D


Arc 27: Dunia Kebalikan

Chapter 281: Mesin Pribadi, dan Kehamilan



3 hari telah berlalu sejak kunjunganku ke dunia kebalikan.

Setelah memberikan berbagai oleh-oleh pada semuanya, profesor dan rin tidak keluar dari “Laboratorium” sama sekali, sementara Lindze dan Fam menyendiri di dalam perpustakaan.

Untuk berbagai alasan, cuma Rosetta dan Monica lah yang ada di dalam garasi.
Walau para robot-mini juga ada sih.

Mereka berdua sedang memegang robot-mini dan melihatinya.

Jadi mereka ini sama dengan golem, yah...(Rosetta)

“Terus kenapa?” para robot-mini memiringkan kepala seakan-akan menanyakannya. Saat dikembalikan ke bawah, mereka berlari ke Frame yang sedang dibuat, seakan-akan berteriak “Akhirnya bebas juga!”

Bentuk FrameGear-ku bagus, yah?(Yumina)

Yumina yang ada di sisiku, melihati Frame-nya.

Frame Yumina yang saat ini dibuat, merupakan Frame yang 60% armornya berwarna perak.

Apa kau sudah punya nama untuk Frame ini?(Touya)

Sudah…Brunnhilde.(Yumina)

Brunnhilde, FrameGear khusus serangan jarak jauh (sniper). Ia adalah Frame bersenjatakan sniper sebagai senjata utamanya. Armor peraknya, yang berfungsi sebagai pelindung, bisa berkamuflase dengan sekitar. Ia merupakan Frame yang cocok untuk misi rahasia.

Brunnhilde…? Bukannya aku yang seharusnya menggunakan nama negara?(Touya)

Aah. Yah…soalnya nama Frame lainnya berasal dari 9 Valkyrie legendaris. Aku menggunakannya karena cuma “Brunhilde” lah yang tersisa.
Tidak masalah untuk tidak terlalu memikirkan Brunnhilde dan Brunhild, bukan?
(Yumina)

Memang betul, nama Frame lainnya meniru nama 9 valkyrie yang muncul di
“Der Ring des Nibelungen”, opera musik Richard Wagner.

Brunnhilde
Frame Yumina, spesialis serangan jarak jauh.
Warna: Perak
Gerhilde
Frame Elzie, spesialis serangan jarak dekat.
Warna: Merah
Ortlinde
Frame Sue, spesialis pertahanan.
Warna: Emas
Waltraute
Frame Rua, bisa berubah, spesialis perang geriliya.
Warna: Hijau
Schwertleite
Frame Yae, spesialis pedang.
Helmwige
Frame Lindzey, spesialis serangan udara.
Warna: Biru
Siegrune
Frame Hilda, spesialis pedang.
Warna: Oranye
Grimgerde
Frame Rin, spesialis bombarder senjata berat.
Warna: Hitam
Rossweisse
Frame Sakura, spesialis support.
Warna: Putih

Informasi yang didapat dari semua Frame itu, akan digunakan dalam pembuatan Frame pribadiku, yang akan dibuat setelah Brunhilde selesai.

Sejujurnya, bukannya aku tidak bisa bertempur tanpa FrameGear, tapi melawan kelas-atas dan sejenisnya sendirian itu melelahkan.

Untuk sekarang sih tidak masalah, tapi kemungkinan pertempuran di mana jumlah kelas-atas lebih dari 1 tidak 0, yakni saat barir dunia menjadi sangat lemah sehingga Fraze bisa masuk dengan bebas.

Karena alasan itu lah pembuatan Frame pribadiku bukan sesuatu yang tidak berfaedah. Selain itu, orang sepertiku juga ingin FrameGear pribadi lho.
(Ramune: Siapa yang tidak ingin punya Gundam pribadi?)

Omong-omong, Brunhilde dilengkap dengan sniper, dan 4 Fragarach untuk pertempuran jarak menengah. Kau bisa melakukan serangan mendadak karena Frame ini punya skill “stealth”. Walau begitu, armor yang bisa berubah warna itu punya sedikit minus, yakni terlihat menyolok dalam situasi normal.(Touya)

Terlalu menyolok, yah…?(Yumina)

Yah…mau bagaimana lagi? Kita tidak akan bisa memanfaatkan “stealth” dengan maksimal kalau warnanya bukan perak. Kau pasti akan terbiasa nanti.(Touya)

Memang terlihat menyolok sebelum pertempuran dimulai. Tapi saat dimulai, ia akan menghilang karena “stealth”.

Oh iya, dunia kebalikan punya sesuatu yang mirip dengan FrameGear, bukan?(Yumina)

Daripada mirip FrameGear, mereka mirip dengan robot-mini kita. Mereka menuruti perintah pemiliknya, persis dengan binatang panggilan. Dan ternyata, ada beberapa yang punya kemampuan yang persis dengan sihir lho.(Touya)

Aku jadi ingin lihat.(Yumina)

Aku akan membuat gerbang antar-dimensi sehingga semuanya bisa pergi ke dunia itu. Saat itu terjadi, aku akan jalan-jalan bersamamu.(Touya)

Janji lho ya?(Yumina)

Ia pun tersenyum sambil memeluk tanganku.

Agar itu terjadi, aku harus mencari tempat kosong yang bisa ditempati gerbang itu. Sepertinya aku harus pergi ke sana lagi.

***

Baiklah, urusan dengan pulau Palerius berjalan dengan mulus. Saat fase pertama selesai, negara kami akan mengirim kapal pedagang… Aah, terpukul!(Cloud)

Raja Rynie pun berdiri dan memukul dahinya.

Di stadium baseball, sorakan penonton terdengar karena double hit dari pemain Regulus. Setelah rapat Aliansi Timur-Barat, kami mengadakan sebuah pertandingan baseball. Pertandingan ini dilakukan tim Kerajaan Ksatria Restia dan Kekaisaran Regulus.

Usut punya usut, ternyata Raja Rynie mendukung tim Restia, yang rajanya adalah teman dekatnya sendiri.

Sementara itu, Raja Restia, kakak ipar Reinhardt berada di bangku baseball bersama dengan timnya sebagai seorang manager. Pemimpin perempuan seperti Paus Ramisshu dan Gubernur-Utama Rodomea sedang bermain-main dengan para tunanganku, jadi mereka tidak ada di sini.

Anda terlalu naif. Regulus tidak akan kalah dengan sesuatu yang mudah ditebak seperti itu. Apa kita benar-benar bisa mengalahkan mereka dalam babak ini?(Trystwin)

Masih belum~ pertandingan sebenarnya akan terjadi setelah ini. Kecepatan pitcher mereka masih belum turun, lho.(Rig)

Raja Belfast dan Rifurize yang seumuran, mengepalkan tangan dan tertawa dengan hebat.

Oi…itu tertawa yang jahat, tahu.

Sebaliknya, Raja Rynie mendukung Restia. Apa karena ia sudah kalah, yah?
Mereka berdua menjadi teman.

Pertandingan seperti ini adalah saat-saat di mana kita menghilangkan stress dan rakyat bersenang-senang. Seperti yang Touya-dono katakan. Pertukaran budaya lewat olahraga itu sangat bagus.(Jamca)

Ucap Raja makhluk-buas Misumido, yang duduk kursi VIP, tepatnya disebelahku. Walaupun ia mengatakannya tanpa menoleh ke mari. Telinganya bergerak-gerak.

Bukan hanya lewat baseball, tapi lewat berbagai permainan lainnnya.
Ooh iya! Mungkin akan lebih menarik kalau kita melakukan Olimpiade.
(Touya)

Olimpiade?… apa itu?(Jamca)

Yah, pada dasarnya olimpik adalah event yang terjadi 1x dalam beberapa tahun, saat-saat di mana tim di berbagai belahan dunia berkumpul dan memainkan berbagai permainan. Permainan-permainan tersebut dibagi dalam beberapa hari. Dalam event itu, kita mencari tim terbaik di dunia. Contohnya, tim baseball terbaik di dunia.(Touya)

Hoo! Terbaik di dunia, yah? Kedengarannya bagus. Sangat menarik.(Jamca)

Tapi ya…dunia yang saat ini masih terlalu kacau-balau untuk bisa diadakan pertandingan olimpiade.

Seperti yang kupikirkan, ada beberapa negara yang masih tidak siap untuk ikut serta. Penduduk fakir-miskin masih belum hilang, selain itu, serangan makhluk sihir juga belum diatasi. Dan juga, ada beberapa negara yang ditinggali para perampok dan berbagai sekte sesat.

Dengan hancurnya Yuuron dan Sandora, kemungkinan terjadinya peperangan skala besar menjadi 0, akan tetapi para kriminal yang hidup di kedua negara tersebut masih melakukan apapun seenak jidat mereka di sana-sini.

Para pembunuh bayaran di Yuuron, telah menjadi perampok dan tukang begal, sementara untuk para pedagang budak Sandora telah menjadi penipu atau pedagang pasar gelap.

Dan pada akhirnya, orang yang seharusnya menumpas mereka, adalah para petinggi negara lain.

Kalau dipikir dari sudut pandang orang lain, mungkin bisa dikatakan kalau akulah menyebarkan berbagai masalah baru tersebut.

Yah, karena sebagian besar itu memang benar, jadi aku akan ikut membantu kalau perbuatan mereka telah semakin menjadi-jadi.

Ooo iya, Touya-dono kan yang mengajarkan cara membuat Karae… Tidak, maksudku nasi kare? Rasanya sangat enak. Negara kami juga sangat ingin menyebarkannya, tapi apa itu benar kalau nasi hanya tumbuh di Ishen? (Jamca)

Sebetulnya, Misumido sudah punya makanan bernama Karae. Karena mereka tidak punya nasi, mereka memakan Karae dengan cara memasukkan roti ke dalam sup kare. Saat itu lah, kolaborasi makanan lahir karena nasi dari Ishen dimasukkan di dalamnya. Kare menjadi sangat terkenal saat kami mengenalkannya di Misumido dan membuatnya seperti Karae biasa.

Saya punya kenalan dari penguasa di Ishen, jadi mungkin saya dapat memintanya untuk mengirim nasi secara periodic ke Misumido. Atau mungkin Saya akan meminta beberapa petani dari Ishen untuk mengajari bagaimana cara menumbuhkan padi di Misumido.(Touya)

Pada dasarnya, Misumido lebih panas daripada Brunhild, tapi bukan berarti kalau tanahnya tidak bisa ditumbuhi nasi. Misumido punya sungai besar Gau untuk mengairinya. Kalau aku memikirkan masalah yang mungkin terjadi, kurasa hanya sampai belalang yang akan merusaknya atau kerusakan yang disebabkan makhluk sihir.

Yah. Nasi bisa tumbuh di semua tempat, dan petani profesional pasti lebih tahu bagaimana cara menumbuhkannya daripada aku. Kalau mereka tidak bisa, aku hanya akan bertanya pada Kousuke-oji-san. Ia kan Dewa pertanian.

Ishen seharusnya bisa mengurusi ekspor. Kabar mengatakan kalau Iesasu-san telah berhasil menenangkan keadaan setelah kejadian dengan si monyet… Hideyoshi, selesai.

Musim gugur ini, negara kami akan memanen nasi, dan itu sesuatu yang patut disyukuri.

Oh? three-out-change, yah?

Omong-omong mengenai Restia, mereka lebih ofensif.

Restia adalah negara yang memiliki banyak ksatria kuat, jadi penglihatan mereka sangat bagus, yang membuat persentase on-base tinggi. Akan tetapi, bukan berarti mereka punya pemukul berat, yang disebut Power Hitter. Daripada membuat skor dengan homerun, mereka lebih memilih skor yang yakin bisa mereka dapatkan.

Sedangkan Regulus, mereka punya rakyat yang serangan maupun pertahannya seimbang, jadi pemain hebat mereka sangat banyak. Mereka punya kesan yang membuat orang berpikir kalau mereka bisa menangani tim negara manapun.

Aku kasihan pada Raja Rynie, tapi tim Regulus lebih kuat.

Para penonton juga senang melihat pertandingan seperti ini. Walau sepertinya hal itu memang lazim, mereka adalah penduduk Brunhild, menyoraki tim manapun yang mereka sukai.

Hiburan dunia ini sangat sedikit, jadi tujuan penonton adalah melihat dan bersenang-senang daripada melihat “tim favorit mereka menang”.

Itu lah alasan mengapa para penonton berterima kasih pada para pemain atas permainan bagus dan menyorakinya dengan tepuk tangan meriah walaupun seumpama tim favorit mereka kalah.

Selain itu, mereka juga tidak mengejak dan melempar barang pada pemain yang kalah. Hal-hal seperti itu sangat tidak bagus.

Yah. Para pemain adalah para ksatria, dan mereka bukanlah para profesional yang pemasukannya cuma dari baseball. Itu lah alasan kenapa mereka tidak terlalu memikirkan kekalahan. Kalau dipikir seperti ini, sepertinya pertandingan ini tidak begitu berbeda dengan permainan baseball amatiran.

Akan tetapi, tidak ada yang disesalkan kalau penontonnya bisa bersenang-senang.

Saat aku memikirkannya, terlihat sesosok Sue sedang berlari menuju tempat duduk VIP yang dilindungi dengan kaca kuat.

Kenapa dia itu? Sepertinya ia tergesa-gesa.

Ia mendorong para ksatria yang menjaga tempat ini, membuka pintu, dan berteriak dengan suara cetar membahana ke arahku.

TOOOUUYAAA! BAYI MUNCUUUUL!(Suu)

Duar! Para Raja langsung berdiri dan menatapku.

Eh? Hei~, Tunggu dulu?! Yumina bilang kalau Sue masih belum haid.
Dan juga, aku masih belum menyentuhnya sama sekali!
Masih belum!!



Hei~ santai Sue. Kamu bilang “bayi”…? Bayinya siapa?(Touya)

bukan bayiku, kan? Itu mustahil.

Bayi ayah dan ibu! Aku akan punya adik!!!(Suu)

Aah! Bayi mereka toh…. Fyiuh. Ia sangat terburu-buru sampai melewatkan bagian terpentingnya……
(Ramune: bagian itu sengaja dihilangkan author.)

Aku bernafas lega sementara Raja Belfast berjalan ke arahnya.

Sue, apa itu benar? Bayi itu milik Al, bukan? (Trystwin)

Benar om! Raul-sensei berkata iya!(Suu)

Dokter Raul, ahli kesehatan istana, yah? Tidak salah lagi. Sepertinya ia mendengar kabar itu dan langsung menuju ke mari lewat kaca sihir yang menghubungkan rumahnya di Belfast.

Itu artinya Raja Belfast akan punya keponakan. Kalau ia laki-laki, ia akan membantu Pangeran Yamato, yang akan jadi Raja selanjutnya.

Tapi…anak Duke Ortlinde… seperti yang kuduga. Mungkin karena benda “itu”.

Beberapa waktu yang lalu, aku menerima artifak keluarga kerajaan Elfrau sebagai hadiah karena telah mengalahkan behemoth, Serigala Sunora yang muncul di sana. Artifak itu bernama “Berkah Kehidupan”.

Kabar mengatakan kalau benda itu membuat persentase kehamilan wanita meningkat kalau memakainya, jadi aku pun meminjamkannya pada Duke Ortlinde sebagai bahan percobaan karena aku meragukan akan kebenarannya.
Tapi… ternyata benar, yah?

Pokoknya, karena aku harus memulangkan semua orang ke negara masing-masing setelah pertandingan ini selesai, jadi aku tidak bisa pergi ke sana. Jadi untuk sementara waktu, aku mengirim Raja Belfast, Sue, dan penjaga Belfast ke kediaman Duke Ortlinde lewat “Gate”.

Untuk “Berkah Kehidupan” itu, aku telah mengirim pesan pada Duke, jadi ia bisa menitipkannya pada Sue.

Yap. Sekarang penglihatan masa depan profesor semakin benar. 9 anak…
Tidak, mungkin lebih dari 9…

Pokoknya!! Orang yang punya 9 pasangan, harus punya tekad kuat.
Memiliki anak dari setiap mereka itu adalah…

Menikah di umur 18 berarti aku akan menjadi orang tua 9 anak di umur ke-19… Salah, setidaknya akan ada jarak beberapa tahun untuk Sue.
Jadi kalau begitu hanya 8, bukan? Walaupun kurasa itu hampir tidak ada bedanya.


Umumumumu. Sepertinya aku butuh tekad yang lebih besar dari yang dibutuhkan untuk melawan Fraze. Kalau dipikir-pikir, punya banyak anak itu memang merepotkan. Tidak, yah…bukan berarti kedelapan anak itu akan muncul dalam waktu yang sama, kecuali Sue lho ya.


…itu mustahil, kan?


Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

5 comments: