Tuesday, 1 January 2019

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 282 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Anthony
Proof Reader
Mizuki Hashima


Arc 27: Dunia Kebalikan

Chapter 282: Sebuah Konsultasi, dan Kerajaan Paluf



Selamat pagi, Touya-san~(Yumina)

… pagi, Yumina. Jadi… apa yang kau lakukan di sini?(Touya)

Saat aku bangun, aku melihat seorang gadis bermata heterochromia menaiki futon yang kupakai.


… kalau tidak salah, aku sudah mengunci pintu dari dalam, kan?(Touya)

Aku membobolnya. Seperti ini ‘kaclak”, mudah sekali.(Yumina)

Membobol”, katamu… “Gimana caranya?!”(Touya)

Aku pun bertanya seperti itu, sementara Yumina menunjukkan senyuman seperti malaikat, dan menjawabnya seakan-akan hal ini sudah lazim.

Karena itu salah satu dari tujuh kemampuan spesialku.(Yumina)

Itu bukan jawaban yang bisa kuterima, tahu! Apa-apaan itu! Terus yang enam lainnya apa?

Aku tidak keberatan dibangunkan oleh gadis yang kucintai, tapi itu buruk untuk kesehatan rohaniku. Selain itu, Yumina memang terlihat cantik dengan memakai piyamanya, yang membuat hatiku berdegup lebih kencang.

Sudah dua tahun sejak pertemuan pertama kami, dan ia tumbuh dalam berbagai aspek. Aku percaya kalau secara fisik, ia menjadi lebih feminin, tapi hal yang seperti ini masih belum berubah sampai sekarang.

Walau sikapnya begitu, umurnya sudah 14 tahun, jadi aku ingin ia tidak melakukan hal seperti ini lagi.

Aku sudah memuaskan diri dengan melihat wajah tidurnya Touya-san, jadi energi untuk hari ini sudah cukup.(Yumina)

Sejak kapan kau ada di sini…!!!!!???(Touya)

Aku tidak merasakakan hawa keberadaanmu.
Untuk sementara waktu, aku memintanya meninggalkan kamar, dan langsung mengganti baju.

Sebelum sarapan, aku mengunjungi tempat latihan dan melihat kalau Yae, Hilda, dan Elzie sedang berlatih bersama kesatria kami seperti biasa.

Karena Rue tidak kelihatan, ia mungkin sedang membuat sarapan. Kalau memang begitu, sarapan kami pasti masakan Jepang. Aku jadi tidak sabar menunggunya.

Yaa. Touya-kun. Maaf kalau mendadak, tapi maukah kau menjadi lawan tandingku? (Moroha)

Saat mau menyapa semua orang, aku dihalangi Moroha-nee-san, yang muncul dari belakang. Sialan! Bodoh sekali aku ini. Aku terlalu lalai memperhatikan sekitar.

… gak masalah. Tapi tolonglah… jangan terlalu berlebihan, yah..? Oke..?(Touya)

Begitu? Yah. Kita akan bertanding tanpa sihir maupun kekuatan surgawi, seperti biasa.(Moroha)

Setelah menghadap satu sama lain, kami menebaskan pedang kayu masing-masing setelah Elzie, yang menjadi wasit, memberi sinyal. Walaupun senjatanya pedang kayu, mereka telah diperkuat dengan karet yang memperbagus daya tahannya. Kalau tidak begitu, serangan pertama kami pasti sudah menghancurkannya.

Seperti yang sudah diduga, serangan kami bisa mematahkan tulang. Akan tetapi, aku percaya kalau aku maupun Nee-san tidak akan apa-apa walau terkena serangan masing-masing. Tapi tetap saja, yang namanya sakit itu ya sakit, jadi aku tidak ingin terkena serangannya.

Wadooo?!(Touya)

Kakiku disleding dengan serangan tiba-tiba. Kemudian, tusukan keras melayang ke arahku, yang mulai jatuh karena kehilangan keseimbangan.
Nee-san tidak membuang-buang waktu sama sekali.

Berguling ke samping dengan tergesa-gesa, aku menangkisnya, melompat dengan tangan, dan kembali berdiri. Bahaya sekali!

Sialan! Aku sudah bilang “Jangan terlalu berlebihan”, bukan?

Apa ia menyerangku dengan keras karena merasa ingin melakukannya?
Aku pun memegang erat gagang pedang kayu ini.

***

Tuan, apa kau baik-baik saja?(Kohaku)

I-iii-iy-iya…(Touya)

Saat Kohaku menyentuhku beberapa kali, aku merasakan sakit di seluruh badan.

Ia tidak menahan diri sama sekali…
Nama “Dewi Pedang” bukanlah sebuah lelucon.

Aku mengaktifkan [Healing] dan [Refresh] ke tubuhku sendiri dan bisa berdiri. Kalau tidak, aku tidak akan bisa bergerak.

Sedangkan Moroha-nee-san sendiri, ia menemukan mangsa selanjutnya dan melanjutkan latihan bersama semuanya.

Ya ampun. Aku sudah berolahraga dengan hebat bahkan sebelum memakan sarapan.

Saat aku sampai di ruang makan, terlihat Lindzey, Rue, dan Rin yang setengah mengantuk, dan memakan sarapan masing-masing.

Kami semua melakukan pekerjaan pribadi masing-masing, jadi waktu di mana semuanya bisa makan sarapan bersama-sama sangat sedikit dan jarang terjadi. Dalam kasus Sakura, ia makan bersama Fiana-san, ibunya selama tiga hari dalam seminggu.

Seperti yang kuduga, sarapan hari ini adalah sarapan gaya jepang buatan Rue.
Ada nasi, sup miso lobak, ikan panggang hasil tangkapan di pulau dungeon, telur gor
eng, potongan akar burdock, tahu dingin, dan acar sayur-mayur lengkap dengan lobak.

“Apa Rue ingin membuat makanan favotirku?” Sepertinya ia menjadi lebih mahir dalam membuat masakan jepang. Ada kabar mengatakan kalau ia mondar-mandir, bertanya pada masyarakat Ishen mengenai masakan disana dan memperbagus keterampilannya. Tapi, aku jadi takut gemuk karena masakannya terlalu enak.

Setelah sarapan, aku langsung mengerjakan pekerjaanku sebagai Raja, tak lama kemudian, smartphone di saku ku berdering kencang menandakan menerima sebuah panggilan. Siapa sih… Hmm? Jarang-jarang, yah. Bukankah Reinhardt-onii-san, Raja Kerajaan Kesatria Restia?

Iya, Touya di sini.(Touya)

Ooh! Baginda Raja Penguasa. Maaf mengganggu. Saya ingin membahas sesuatu dengan anda… Ini tentang Raja Rynie.(Reinhardt)

Raja Rynie?(Touya)

Reinhardt-onii-san, yang merupakan Raja Restia, dan Cloud, Raja Rynie, adalah teman dekat, yang kemungkinan besar dikarenakan mereka seumuran.

Pada awalnya, orang yang Cloud bisa anggap sebagai teman sangatlah sedikit karena dulu ia dikendalikan si Pangeran palsu, Zabun. Sedangkan Reinhardt, mungkin ia tidak punya banyak teman yang bisa diajak bicara dengan normal karena posisinya sebagai Pangeran. Bisa dikatakan kalau “orang dengan sifat yang sama akan berteman” itu hal yang lazim.

Aku penasaran apa yang terjadi sampai Reinhardt mau mendiskusikan sesuatu tentang temannya?

Saya akan istirahat dalam 10 menit lagi, dan akan datang ke sana untuk mendiskusikannya bersama anda. Saya akan datang di depan gerbang istana Restia.(Touya)

Baiklah. Saya akan menunggu kedatangan anda.(Reinhardt)

Setelah mengakhiri panggilan itu, aku menyusun dokumen-dokumen lalu memberitahu Kousaka-san tentang rencanaku barusan. Aku penasaran apakah aku harus mengajak Hilda, tetapi aku memutuskan untuk pergi sendiri karena sepertinya diskusi ini mengenai hal pribadi Raja Rynie.

Aku berpindah ke depan gerbang istana Restia dengan “Gate” dan melihat 2 ksatria Restia menungguku di sana. Sambil dipandu mereka, aku berjalan ke dalam dan sampai di ruangan tertentu istana. 2 Kesatria itu pun membuka pintu dengan sopan.

Oya, maafkan saya karena telah memanggil anda ke sini. Saya tidak tahu kepada siapa lagi saya harus mengonsultasikan hal ini.(Reinhardt)

Reinhardt berdiri dari sofa dan menyapaku. Daripada mengatakan kalau ia memangilku, aku menduga kalau ini hal serius dan mengira akan lebih baik untuk membahasnya secara langsung daripada lewat smartphone.

Setelah dipersilahkan Reinhardt, aku pun duduk di sofa yang berlawanan dengannya. Setelah ia menyuruh para ksatria keluar ruangan, Raja Restia itu pun menghadapkan wajahnya kepada ku dan mulai membahas apa yang ia ingin bahas bersamaku.

Anda pasti tahu kalau dulu, Rynie dan Paluf hampir berperang, bukan?(Reinhardt)

Aah, iya.. saya tahu. Hal itu disebabkan rencana busuk Wardak, mantan Perdana Menteri Rynie. Situasi itu memang sangat berbahaya, akan tetapi saat ini, Raja Rynie mengganti kebijakan itu dengan cara pendekatan pertemanan setelah naik takhta. Apa kebijakan Rynie yang sekarang mulai tidak disenangi berbagai pihak? (Touya)

Pulau terbesar dunia ini terletak di bagian barat-laut benua utama, yakni pulau Parunie. Pulau itu dibagi menjadi dua negara, Paluf di utara dan Rynie di selatan. Dua negara itu sudah berkali-kali melakukan agresi militer untuk waktu yang lama.

Paluf mengalami panen buruk karena cuaca dingin. Selain itu, mereka juga mendapat berbagai masalah karena kematian Raja dan Perdana Menteri sebelumnya. Wardak, Perdana Menteri Rynie yang menjabat saat itu, langsung menarget mereka dengan berusaha memulai perang dengan negara yang lemah tersebut.

Karena bantuan kami, Wardak turun takhta, dan perang berhasil dihindari. Setelah itu, Raja Rynie yang baru, yakni Cloud, sedang berusaha membuat hubungan baik dengan Paluf melalui kebijakan pendekatan pertemanan.

Hubungan dengan Paluf mulai membaik. Setelah kematian Raja, sang Pangeran pun ditunjuk menjadi Raja baru, yang akhirnya mendinginkan suasana. Aspek perdagangan juga lancar. Akan tetapi, ada sedikit masalah…(Reinhardt)

Sedikit masalah?(Touya)

Begini… Raja sebelumnya memiliki dua anak. Yang pertama adalah Tuan Putri Lucienna Dia Paluf, dan yang kedua adalah adik laki-lakinya, Pangeran Ernest Din Paluf. Lucienna dan Raja Rynie sangat akrab. Aura yang bagus mulai memancar dari mereka berdua.(Reinhardt)

Ho-ho-ho. Ya ampun…(Touya)

Jadi Cloud akhirnya menemukan bidadarinya juga, yah? Saat-saat dimana ia diperbudak saudara (palsu) bodohnya berlangsung sangat lama. Aku ingin ia melupakan saat-saat menyedihkan itu, dan menikmati masa mudanya yang dipenuhi mimpi dan cinta.

Tapi… masalah apa yang Reinhardt-onii-san katakan?

Masalahnya mengenai Pangeran Ernest. Memang sudah jelas kalau ialah yang akan naik takhta, tapi ia anak-anak berumur 10 tahun. Saat ini, ia dibantu adik Raja sebelumnya dan pengikutnya, tapi ia anak dengan jalan masih panjang, selain itu, dia masih bergantung pada kakak perempuannya.(Reinhardt)

Aha! Jadi ia membenci Raja Rynie, yang mungkin akan segera merebut kakak tercintanya, yah?(Touya)

Yah, persis yang anda ucapkan.(Reinhardt)

Ia mengucapkannya sambil tersenyum pahit.

Oh yah. Bukannya aku tidak paham perasaannya. Ayahnya sudah mati. Ia pun naik menjadi seorang Raja, yang seluk beluknya belum ia ketahui. Sekarang, kakak perempuannya akan direbut darinya. Hal seperti ini terlalu sulit untuk diterima untuk bocah berumur 10 tahun.

Bagaimana menurut pengikut Raja Paluf?(Touya)

Merea berpikir kalau hubungan Raja Rynie dan Tuan Putri Paluf ini adalah kesempatan bagus untuk memperdalam hubungan dua negara. Respon mereka positif.(Reinhardt)

Bagaimana dengan mereka berdua?(Touya)

Sepertinya Raja Rynie ingin menikahi Tuan Putri Lucienna. Sedangkah Tuan Putrinya… yah… (Reinhardt)

Apa ini artinya ia tidak ingin menikah?(Touya)

Bukan seperti itu. Ia merasa terbebani untuk meninggalkan adiknya dan akhirnya tidak bisa menikah. Kalau tidak salah, saat ini ia berumur 19 tahun. Pernikahannya akan dianggap terlambat kalau menunggu Raja Ernest dewasa. Sedangkan Raja Rynie sendiri, ia juga memiliki masalah “keturunan”. Mungkin akan bermasalah jadinya kalau ia terus menunggu.(Reinhardt)

Pangeran Ernest, bukan, Raja Ernest akan mandiri di umur 15, jadi menunggu 5 tahun… kalau begitu, kakaknya akan berumur 24, betul kan?

Di dunia ini, kaum hawa biasanya menikah di umur 20. Umur itu akan turun kalau yang menikah adalah keluarga kerajaan dan bangsawan, jadi pertunangan di umur 13-14 tahun itu sudah lazim. Akan tetapi, 24 itu bisa dianggap telat, yang kurasa membuat berbagai hal menjadi sulit.

Sebenarnya Tuan Putri Lucienna punya tunangan dari seorang bangsawan Rifurizu, tapi ia mati karena sebuah penyakit, dan mereka tidak pernah bertemu sebelumnya. Setelah itu, ada tragedi kematian ayahnya, yang membuat pernikahannya semakin lama.

Sedangkan Cloud, Raja Rynie, ia berencana menunggu 5 tahun sampai Raja Ernest dewasa… Walaupun secara pribadi bisa diterima, sebagai Raja hal ini sedikit sulit untuk diterima.

Di Rynie, hanya Cloud lah keluarga kerajan yang tersisa. Para pengikut kerajaannya pasti akan mencoba menikahkan anak-anaknya dengan dirinya. Pasti ada beberapa bangsawan yang menyediakan anak perempuannya untuk menjadi istri Cloud. Mereka semua mungkin berpikir “Nikahi anak kami!”.

Akan tetapi, kupikir mereka tidak akan keberatan kalau anaknya menjadi Ratu ke-2…

Seperti yang diduga. Memiliki bangsawan sebagai Ratu pertama sedangkan seorang Tuan Putri sebagai Ratu ke-2 dianggap hal yang buruk. Hal itu membuat Paluf menganggap mereka diremehkan. Akan beda jadinya kalau Raja Rynie bisa menikahi beberapa Tuan Putri sekaligus, seperti yang Raja Penguasa alami saat ini.(Reinhardt)

Uups. Sepertinya ia menyerahkan hal ini padaku.

Di kasusku, aku tidak tahu siapa yang jadi Ratu pertama atau kedua atau seterusnya. Akan tetapi di mata dunia, aku menjadikan Yumina sebagai Ratu pertama, Rue sebagai Ratu kedua, Hilda, adik perempuan dari Raja Ksatria yang saat ini sedang duduk di depanku menjadi Ratu ketiga.

Elzie, Lindzey, dan Yae adalah rakyat biasa. Oleh karena itu, kalau dilihat dari sudut pandang nasab, maka yang keempat adalah Sue, yang kelima Rin, dan keenam Sakura. Mungkin seperti itu.

Sakura memang keturunan Raja Iblis Zenoasu, tapi ia anak dari selir. Hal itu juga tidak diketahui dunia. Rin merupakan pemimpin ras peri, jadi ia mungkin punya jabatan yang lebih tinggi dari Sue.

Yah… aku sendiri tidak punya niatan untuk memberi nomor pada para tunanganku.

Akan tetapi, dunia tidak menganggap hal ini semudah itu.

Saya paham… jadi, apa yang harus saya lakukan? (Touya)

Sejujurnya, ini mengenai Raja Ernest… Begini, ia mengidolakan Raja Penguasa. Biasanya ia tidak terlalu banyak bicara dengan Raja Rynie, tapi saya dengar kalau ia semangat kalau obyek diskusi beralih ke Raja Penguasa Brunhild. Anak-anak yang mengidolakan Hero itu lazim, bukan?(Reinhardt)

ah masak?(Touya)

Yah, aku bingung bagaimana cara menanggapi hal ini, aku memang senang. Tapi aku tidak melakukan apa yang Hero lakukan. Apa yang aku lakukan hanyalah hasil dari jerih payahku saat itu. Dan hal itu adalah hasil dari satu-satunya pilihanku saat ada masalah di atas masalah lain. Bisa dikatakan kalau aku cuma mengikuti arus.

Jadi… saran yang anda katakan barusan itu

Saya ingin anda membujuk Raja Ernest demi masa depan Paluf dan Rynie yang cerah.(Reinhardt)

Yap. Itu benar. Sudah kuduga.

Kalau mengira-ngira apa yang Paluf pikirkan, mereka mungkin berpikir kalau orang yang mereka minta untuk menerima Tuan Putri negaranya adalah orang yang menguntungkan negara. Oleh karena itu, sulit untuk menilai kalau menahan kakak perempuan Raja mereka darinya adalah hal yang baik.

Daripada memaksanya, aku ingin ia memberikan kakaknya di pelaminan dengan lapang dada. Walau rasanya sulit sih. Karena kalau dipikir-pikir, musuhku adalah seorang bocah.

Untuk saat ini, mari mengunjungi ke Raja Rynie dan mendengar pendapatnya,. Mungkin ia memiliki pendapat sendiri.(Touya)

Karena kami orang luar, tak peduli membahasnya atau tidak, kita tidak bisa melakukan apa-apa. Kalau orangnya tidak mau, maka usaha kami ini sia-sia.

Aku menelepon Raja Rynie, dan membuat janji bertemu. Ternyata salah satu rencananya batal dilakukan, yang membuat berbagai hal menjadi mudah. Di sisi yang lain, Raja Ksatria Restia memiliki rencana, jadi aku akan pergi ke sana sendirian. Raja Restia memintaku untuk mengurus hal ini lagi dan lagi. Dasar Raja Rynie, ia punya teman yang baik.  

Setelah membuka [Gate], aku berpindah ke depan gerbang istana Rynie yang membuatku rindu, tempat di mana aku sukses mengagetkan satu dari dua penjaga gerbang.

Sialan, seharusnya aku pindah ke tempat yang sepi. Tapi tetap saja, penjaga gerbang itu tahu kedatanganku. Ia langsung masuk ke dalam, dan seorang pak tua yang kukenal datang dan menyapaku.

Ya ampun. Ternyata Baginda Raja Penguasa Brunhild Dukedom. Lama tidak berjumpa.(Kupo)

Marquis Kupo… bukan, Perdana Menteri Kupo. Maaf karena kedatangan tiba-tiba ini.(Touya)

Otot besar yang semestinya tidak dimiliki pak tua, bisa dilihat dari baju Perdana Menteri yang biasa ia pakai. Ternyata, pak tua botak berjanggut putih ini berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki Rynie yang hampir hancur.

Jadi begini… saya dimintai tolong Raja Ksatria Restia untuk membantu masalah antara Raja anda dan Tuan Putri negara tetangga.(Touya)

Begitu ya. Kami sangat khawatir akan hal ini. Raja kami… tidak punya niatan untuk menikahi wanita lain sebagai ratunya… Yah, saya rasa ini semua salah Raja sebelumnya. Raja Cloud mungkin percaya kalau nikah paksa hanya akan membuat masalah menjadi rumit.(Kupo)

Aah, gitu toh. Jadi begitu rupanya, ya?

Raja sebelumnya Rynie, ayah Cloud, menikahi Ratu Dakia tanpa mencintainya. Hal ini membuatnya dimainkan dan dibohongi karena kebodohan yang bisa dikatakan berasal dari dirinya sendiri. Secara perasaan, Cloud yang belajar dari hal ini mungkin ingin menghindari pernikahan politik, pernikahan tanpa ada cinta di dalamnya.

Sejujurnya, sebagai Raja ia harus memikirkan negaranya, tapi hal ini terlalu kasar untuk dikatakan padanya.

Yah, saat ini, Raja sebelumnya dan istrinya, Ratu Aria telah pensiun dan hidup bahagia.

Pokoknya, aku harus memulainya dengan mendengar pendapatnya terlebih dahulu. Perdana Menteri Kupo memanduku ke ruang pertemuan di istana, di mana aku bertemu Cloud, dan memutuskan untuk membahas hal ini.

Saya ingin menikahi Tuan Putri Lucienna dari Kerajaan Paluf. Akan tetapi, saya tidak ingin menyakiti Raja Paluf yang masih muda. Oleh karena itu, saya tidak keberatan, walaupun harus menunggu sampai ia dewasa.(Cloud)

Yah itu kamu, tapi bagaimana dengan pengikutmu?(Touya)

Sejujurnya, saya pikir tidak ada gunanya kita membahas ini, tapi seperti yang diduga… ada berbagai pendapat dari para bangsawan. Mengingat situasi negara ini, apa yang harus kami pikirkan adalah “keturunan”.(Kupo)
(Ramune: Karena Touya pernah membantu Cloud, yang membuat Cloud merasa berhutang budi padanya, aku membuat cara bicara Touya biasa, gak seperti saat ke para pemimpin lainnya.)

Jawab PM Kupo dengan wajah pahit. Sudah kuduga. Cloud tidak punya saudara, jadi Keluarga Kerajaan Ryinie akan mati kalau ia tidak memiliki keturunan. Akan tetapi walaupun ini hal penting, kurasa mereka tidak perlu mengkhawatirkannya. Karena kalau dipikir-pikir, mereka masih muda.

Bagaimana kalau mengumumkan “pertunangan” terlebih dahulu?(Touya)

Pertunangannya sudah selesai diumumkan, tapi apa yang akan para bangsawan katakan kalau Raja mereka harus menunggu 5 tahun? Mereka pasti akan mencari tahu alasannya. Saat tahu, mereka pasti akan menyebarkan isu jelek tentang betapa egoisnya Raja Paluf yang tidak mau berpisaah dari kakaknya. Bukankah itu akan mengakibatkan Paluf murka?(Kupo)

Persis dengan apa yang PM Kupo katakan, tapi kurasa hal ini tidak bisa diganggu gugat karena ia masih bocah. Mungkin ini bukan keinginannya, tapi kurasa hal ini tidak akan membuat orang lain memanggilnya dengan “Raja-yang-tidak-dewasa”.

Apa ini artinya pengikut mereka menyetujui hal ini?(Touya)

Kebanyakan memang setuju. Tapi ada satu yang tidak setuju karena mereka ingin Tuan Putri Paluf menikahi anaknya. (Kupo)

Ye-p. Apa mereka tidak akan membisikkan kebohongan pada Raja-mudanya? Seperti “Tuan Putri tidak akan bahagia kalau menikah dengan Raja Rynie”?

Sejujurnya, ini semua salah Pangeran palsu goblok itu sampai-sampai reputasi Keluarga Kerajaan Rynie tidak begitu bagus.

Kalau mereka menganggap Cloud adalah adik Zabun, maka kesannya akan buruk. Sebenarnya, seharusnya Rynie sudah memberi tahu Paluf kalau Zabun dan Cloud bukanlah saudara. Rynie seharusnya juga telah menyampaikan kalau Pangeran goblok itu sudah diatasi.

Yah. aku paham perasaan Cloud. Omong-omong, aku ingin menemui Raja Paluf. Bisa kah aku memintamu untuk menengahinya?(Touya)

Dengan Raja Paluf? Bagus sekali. Beliau pasti akan sangat senang. Raja Paluf akan bertemu dengan idolanya, Baginda Raja Penguasa Brunhild Dukedom.(Kupo)

Hak ini agak aneh. Seorang Raja mengidolakan Raja negara lain.

Aku ingin menemuinya dan membujuknya. Akan bagus jadinya kalau ia bisa bebas dari kakak perempuannya.

Selain itu, akan bermasalah jadinya kalau ia seorang siscon akut, yang membuat berbagai hal menjadi semakin rumit.


Akan bagus jadinya kalau kita bisa menemukan suatu cara untuk menyelesaikannya. Ya ampun.


Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

52 comments:

  1. Thanks min.... ditunggu kelanjutannya...

    ReplyDelete
  2. Hahahah... Mantap2 lah... Lanjutkan min....😄😄😄

    ReplyDelete
  3. Thanks, min. Ditunggu lanjutannya

    ReplyDelete
  4. Semangat terus min translatenya!!!

    ReplyDelete
  5. Akhirnya yg ditunggu2 update juga, sekalinya update langsung 5 chapter lagi

    ReplyDelete
  6. Siip lah ditunggu lanjutannya min

    ReplyDelete
  7. Ada kah jadwal update selanjutnya min, kalo boleh tau??

    ReplyDelete
  8. Terus semangat, min...
    Thanks. 👍

    ReplyDelete
  9. https://ncode.syosetu.com/n1443bp/?p=3

    Min, ini Link Light Novel Isekai wa smartphone versi jepangnya. Smoga membantu

    ReplyDelete
  10. Min di tunggu lanjutannya ngk sabar sama kelanjutannya...

    ReplyDelete
  11. semoga cepat diupdate soalnya baca disini lebih bagus translatenya dibanding sebelah.. semangat min. .

    ReplyDelete
  12. kak arc 25-27 belum ada pdf nya ya kak ?

    ReplyDelete
  13. Yoshaaa selesai jg marathon. Next

    ReplyDelete
  14. Ayolah min di up dong, udah 3 minggu lebih ni min

    ReplyDelete
  15. Replies
    1. Kalo di drop kok gak ada pemberitahuan sama sekali

      Delete
  16. Min udah tgl 1 nih min, bearti udah 1 bulan lanjut dong

    ReplyDelete
  17. Min arc 25 dan 26 belum ad pdf-nya

    ReplyDelete
  18. Lanjut trus min kami tunggu kelanjutan nya dan pdf arc 25 & 26

    ReplyDelete
  19. Min kapan lanjut? Perasaan dari sekian banyak comment, gak satupun admin balasnya

    ReplyDelete
  20. Lanjutin dong min, udah lebih dari sebulan nih

    ReplyDelete
  21. agak heran saya. cuma karena yg versi en lgi drop, bukan berarti yg indo juga drop kan? klo chapternya udah setara sih wajar, lah ini kan ketinggalan jauh.

    ReplyDelete
  22. Ya versi eng mungkin lagi hiatus, karena kayaknya tahun ini anime season 2nya bakalan tayang. Tapi kan vesi indonya belum sama jumlah chapternya sama yg versi engnya, dilanjut lah min udah 2 bulan nunggunya gak update"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehh....lagi hiatus?? Pantes ga ada kabar yg eng.

      Delete
  23. Drop udh gak lanjut ini pindah web aja lah

    ReplyDelete
  24. Min tombol nek na gak berfungsi

    ReplyDelete
  25. Min, tak enteni kok ora update update

    ReplyDelete
  26. Masih lama nih kayak nya Touya beraksi 😅

    ReplyDelete