Tuesday, 4 June 2019

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 294 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Mizuki Hashima
Proof Reader
Mizuki Hashima


Arc 27: Dunia Kebalikan

Chapter 294: Seusai Festival, dan Hari Libur



Tak kusangka… Festival Brunhild sudah selesai.

“Lah… kok bisa?” terngiang-ngiang di benakku… sepertinya aku tertidur lebih dari 24 jam, tepatnya 36.

Efek lelah dari penggunaan Kekuatan Surgawi terasa lebih parah dari yang kuperkirakan mengingat betapa lamanya proses penyembuhanku ini.

Setelah aku pingsan, sepertinya Yumina + para gadis, para ksatria, dan bahkan Moroha-nee-san mengurusi sisanya.

Fraze-emas adalah Dependan Dewa-iblis. Awalnya aku mengira mereka tidak terkalahkan karena dilapisi Aura Surgawi, tapi ternyata bisa karena ternyata Aura itu sangat tipis.

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 293 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Mizuki Hashima
Proof Reader
Mizuki Hashima


Arc 27: Dunia Kebalikan

Chapter 293: Hari Ke-3, Malamnya



Bajingan! Aku pernah bertemu dengannya di istana Zenoasu. Ia adalah Kelas-Penguasa yang gila bertarung. Seorang pembunuh sombong nan kejam.

Seluruh tubuhnya ditutupi kristal — Gira melotot ke arahku.

Tangan tajam Fraze-emas menyerangnya, tapi ia menangkapnya dengan jengkel…walaupun lebar tangan itu sebesar pagar, ia menghancurkannya dengan mudah.

Suara retakan terdengar, bagian yang ia pegangi berubah bentuk menjadi oval. Tak lama kemudian, ia menarik tubuh Fraze-emas ke arahnya, lalu melemparnya dengan keras.

Fraze-emas itu pun menghilang di kegelapan malam. Bajingan ini memang sangat kuat.

Tapi…kelas-bawah berani menyerang kelas-penguasa… sudah kuduga.
Mereka bukan Fraze biasa. Dan juga…aku senang Gira tidak termasuk rekan Dewa-Iblis.

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 292 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
BUDI
Proof Reader
Shiro7D


Arc 27: Dunia Kebalikan

Chapter 292: Hari Ke-3, Sore Sampai Malamnya



....aku menyerah(Doran)

Saat Doran-san mengatakan dia menyerah, seketika rombongan Paluf langsung berdiri dan bersorak dengan gembira.

Di antara mereka, terdapat kakak perempuan Raja − Tuan Putri Lucienna dan Raja Rynie yang juga ikut bertepuk tangan dengan meriah dengan rombongan Paluf.

Omong-omong Rachel saat ini sedang menagis bagaikan bendungan yang pecah, dan  membuat Ayahnya − Duke Rembrandt menenangkannya. Apa ia menangis karena bahagia tunangannya menang?

Setelah mengetauhi pertandingan berakhir, Raja Ernest langsung menyandarkan badannya ke kursi dengan tatapan kosong, ia terlihat kelelahan…. Yah, Itu kondisi ketika kau melakukan sesuatu sekuat tenaga. Terlebih dia juga masih anak-anak, jadi mau gimana lagi.

Sementara itu, Doran-san menutup matanya dengan penuh penyesalan sambil melipat kedua tangannya

Memang sangat disayangkan, akan tetapi dia tetaplah menjadi seorang runner-up di turnamen ini. Jadi kurasa dia sudah sangat luar biasa, tapi sepertinya ia memikirkan hal lain.

… awal tahun(Doran)

Eh?(Ernest)

Saat Doran-san membuka mata, dia mengatakannya dengan pelan pada Ernest dan anak itu dengan panik membenarkan posisinya.

Tahun depan, kami akan mengadakan turnamen shogi di Kota Leaflet. Maukah kau ikut berpartisipasi? Walau turnamennya tidak akan semegah Brunhild. Bagaimana jika kita menyelesaikan semuanya di sana?(Doran)

Ah… Ba-BAIK! Mari kita lakukan lagi!(Ernest)

Doran-san menyodorkan tangannya dan disambut si Ernest.

Doran-san, mungkin kau tidak sadar, tapi kau baru saja mengajak seorang Raja ke wilayahmu.

Tapi gimana yah… sepertinya ikatan misterius telah terbentuk saat mereka berdua bertanding, sebuah ikatan yang tidak terikat umur dan status sosial. Mungkin aku harus meminjamkan lencana bintang saat turnamen Leaflet dimulai.

Intinya, turnamen shogi telah selesai. Selanjutnya adalah penyerahan hadiah, seperti di turnamen baseball, aku akan memberikan setiap peserta sebuah perisai dan medali.

Pemenang juara 1 adalah Raja Ernest dari Paluf. Dilanjutkan dengan Doran-san dari Leaflet. Juara 3 dimenangkan oleh seorang rakyat biasa yang menang karena tekadnya.

Di leher mereka terdapat sebuah medal yang berkilauan. Milik Raja Paluf terbuat dari orichalcum. Ia memegang dan menatapnya dengan mata berkilauan.

Ia pasti sangat senang. Medali itu adalah bukti Ernest tidak meminjam kekuatan orang lain dan memenangkan turnamen ini dengan kekuatannya sendiri. Sekarang, aku yakin ia percaya pada kekuatannya sendiri.

Selamat, yah!(Touya)

Aah, terima kasih banyak! Saya akan menyimpannya dengan baik!(Ernest)

Yang terpenting adalah ia menerimanya dengan perasaan senang.

Penyerahan hadiah selesai dan semua orang mulai kembali ke tempat mereka masing-masing, dan pada saat itulah Rachel melompat ke arah Ernest dan memeluknya. Uooo~

Kau berhasil! A-aku percaya Eru pasti bisa melakukannya!(Rachel)

He…. R-Rachel, sakit…(Ernest)

Gyuuu~! Wajah Ernest membiru saat Rachel memeluknya. Yee-ep. Aku tidak tahu ini scene romantis atau scene horor. Tapi punya teman itu adalah hal yang indah.

Baiklah… karena shogi sudah selesai, selanjutnya adalah turnamen seni bela diri. Setelah semuanya selesai, festival akan diakhiri dengan upacara penutupan yang diadakan pada malam harinya.

Walaupun persiapan festival tergesa-gesa sepertinya semuanya berjalan dengan lancar…

Atau begitulah yang kupikirkan… seolah-olah menunggu momen ini, smartphone-ku bergetar.

Guild Master Rerisha-san? Perasaanku nggak enak.

tapi aku tidak bisa mengabaikannya, jadi aku menerima panggilannya.

… Ya, ada apa?

Apa ini dengan Raja Penguasa? Ini Rerisha. Papan persepsi menangkap sinyal serbuan Fraze. Tempatnya di bagian timur Yuuron. Ada sekitar 500-1000 Fraze. Tapi belum ada tanda dari kelas-atas.

Apakah ada pemukiman di sana?

Ada….desa “Feihang”, sekitar 50 kilometer dari TKP. Tapi sejak insiden perang saudara Yuuron, kota itu ditinggalkan. Kabar mengatakan kota itu sudah tidak ditinggali lagi. Tapi ada kemungkinan kota tersebut sudah menjadi sarang kelompok pencuri.

Kapan mereka datang?

Kemungkinan malam ini. Kira-kira 5 jam dari sekarang.

Sialan!. “5 jam dari sekarang”…? Jam 10 malam, yah?

Jumlahnya antara 500-1000 tanpa kelas-atas. Apakah 30 FrameGear sudah cukup, yah?

Berdasarkan pengalaman kami sampai saat ini, walaupun jumlah mereka 1000, kemunculan kelas-menengah dalam setiap invasi itu sekitar 10-20% saja.

Kurasa semuanya akan baik-baik saja kalau menyiapkan pasukan ditambah dengan para “Valkyrie”−Yumina dan lainnya.

Setelah aku berkata “Baiklah” pada Rerisha-san, aku menutup panggilan dan langsung memanggil Rosetta dan Monica, untuk meminta mereka mempersiapkan semuanya.

Bentar, bukankah ini pertama kalinya kita akan melawan Fraze di malam hari? Kalau tidak salah, “Gudang” Babylon seharusnya ada artifak yang berguna saat ini. Apa aku harus memanggil Palshie juga, yah?

Hah… Sepertinya malam ini akan terasa panjang.

***

Baginda, pasukan FrameGear sudah siap.

Oke. Tetaplah siaga di lokasi sampai keretakan muncul.

Ucapku pada Komandan-Ksatria Rain-san, sambil melihat ke arah langit. Langit malam penuh bintang, dengan tanpa awan terlihat.

Lindzey dengan Helmwige-nya menjaga langit untuk mengatasi tipe-terbang, aku pun melihat langit lagi. Ooh iya, di dunia ini, tidak ada rasi bintang yang sama dengan milik bumi.

Sebuah gurun yang suram di bagian timur Yuuron, itulah tempat yang diprediksi dari kemunculan Fraze.

Untuk jaga-jaga, aku telah mengirim laporan tentang situasi saat ini kepada penguasa dari masing-masing negara. Tidak satu pun dari mereka mengajukan keberatan tentang kami melakukan penaklukan, mengingat lokasinya adalah di Yuuron.

Setelah terjadinya invasi besar-besaran oleh Freze, dan di lanjutkan dengan perang saudara antar Kaisar Surgawi (palsu), Yuuron sudah pasti akan menemui kehancurannya.

Dan oleh karena rata-rata penduduk Yuuron meninggalkan bagian pusat negaranya dan mulai membuat kota dan desa di daerah pinggiran negara untuk memulai hidup baru.

Kabar mengatakan kalau mayoritas dari mereka pindah ke Hanock di barat dan Rodomea di selatan, namun hanya sedikit orang yang pergi ke utara dan timur.
Bagian utara, tedapat Zenoasu yang di pimpin oleh ras-iblis, jadi bias kupahami karena mereka memang jarang bersosialisasi dengan negara lainnya. Terlebih lagi, lingkungan di sana sangatlah sulit untuk ditinggali oleh manusia. Akan tetapi, lain cerita kalau orang tersebut memiliki tubuh bagaikan ras-iblis.

Namun, bukankah di sebelah timur ada Kerajaan Nokia. Aku penasaran kenapa penduduk Yuuron enggan berpindah ke sana.

Tak lama, Lindzey menjawab gumamanku.

Itu karena Kerajaan Nokia dan Yuuron memiliki hubungan yang cukup buruk. Menurut sejarah, Kerajaan Nokia itu terbentuk dari orang yang pergi ke timur untuk lari dari Yuuron dan membangun sebuah disana.(Linzie)

Menurut sejarah pegunungan curam yang berdiri di antara perbatasan Nokia dan Yuuron, adalah benteng alam yang melindungi mereka yang telah melarikan diri dari Yuuron.

Di masa lalu, Yuuron telah meluncurkan beberapa invasi militer ke Kerajaan Nokia tapi semua itu gagal.

Dan mengingat hubungan mereka yang begitu, sudah pasti para penduduk Yuuron tidak berharap mendapat bantuan dari Kerajaan Nokia.
Yah…aku tahu kalau Nokia adalah negara dengan kebijakan isolasi dari negara lainnya, sama seperti tetangganya, Zenoasu. Apakah yang di utara sama, yah? Tidak, Elfrau berbeda dengan Nokia.

Anginnya agak dingin, yah. Apa Yuuron sedang musim dingin?(Touya)

Iklim dunia ini kacau balau karena adanya kekuatan Roh atau kekuatan lainnya yang dapat memperngaruhi iklim. Namun, sepertinya Yuuron juga memiliki 4 musim, sama seperti Ishen dan Brunhild.

Untuk menghilangkan hawa dingin, Lindzey memberiku minuman hangat dari botol.

Intuisinya bagus. Kurasa hal ini adalah kelebihan Lindzey.

Untuk invasi ini, aku ingin kau mengatasi tipe-terbang. Apa kau bisa melakukannya?(Touya)

Bisa. Aku telah mendapat pedang dan juga peluru kristal, jadi tidak apa-apa. Profesor juga mengatakan kalau kecepatan perubahan Frame ini telah berkurang 0.5 detik.(Linzie)

Ooh? Jadi profesor benar-benar melakukan pekerjaannya, yah.

Dari kemarin ia berusaha memecahkan misteri Gerbang-antar-dimensi, jadi kupikir ia sudah lupa dengan FrameGear.

Omong-omong, Frame pribadi Touya-san masih belum selesai, kan?(Linzie)

Desainnya hampir selesai, kok. Tapi sejujurnya aku sudah cukup kuat walaupun tanpa Frame, jadi kurasa tidak perlu terburu-buru. Terlebih, saat ini profesor juga sedang sibuk mengerjakan Gerbang-antar-dimensi.(Touya)

Frame itu bisa urusan nanti. Yah…selama ia berhati-hati, aku tidak akan mengeluh tentang hasilnya. Tapi tetap saja, aku ingin Frame itu untuk mengatasi sesuatu yang tidak terduga…

Frame pribadi Touya-san… kalau tidak salah… namanya Reginleif… bukan?(Linzie)

Begitulah. nama itu sama dengan nama Frame kalian, yaitu para “Valkyrie”(Touya)

Awalnya ingin ku namai dengan “Odin”, tapi kurasa menamainya dengan nama Dewa utama itu agak berlebihan. Jadi langsung ku ubah.

Arti Reginleif adalah “orang yang akan menggantikan para Dewa”. Walaupun lama, Frame itu mungkin akan selesai tahun depan.

Sambil memikirkannya, aku minum kopi yang Lindzey berikan tadi. Tak lama, smartphone-ku bergetar.

Master. Sinyal kedatangan berhasil dikonfirmasi. Sebuah retakan akan muncul dalam 5 menit lagi(Palshie)

Panggilan tersebut berasal dari kapal berkecepatan tinggi, “Gungnir”, yang ada di garis belakang.

Manager “Gudang”, Palshie, telah ku tugasi untuk membantu sebagai bagian tim inteligensi. Walaupun yang utama itu Shesca sih.
(Ramune: Mulai chp ini, Shizuka akan dirubah jadi Shesca..)

Aku tidak main-main saat memberikan peran sepenting itu pada si kikuk ini. Karena menurutku si kikuk ini masih jauh lebih baik dari pada si Pembantu-mesum itu.

Baiklah, beritahu semuanya untuk mengaktifkan Frame masing-maing(Touya)

Roger~su!(Palshie)

Pertempuran malam tanpa bulan dan hanya bintanglah satu-satunya pencahayaan. Bagi para Valkyrie yang sudah dilengkapi dengan alat penglihatan malam, kurasa tidak akan kesusahan dengan masalah ini. Akan tetapi, bagi unit Chevalier yang bermodel tua, alat untuk penglihatan malam masih belum terpasang.

Dan oleh karena itu, FrameGear model tua akan dilengkapi dengan Night vision eksternal yang ada di “Gudang”. Kalau dilihat dari luar, mereka terlihat seperti memakai kacamata. Dengan begini seharusnya mereka bisa melihat dengan mudah.

Aku bisa saja menggunakan [Light] untuk menerangi tapi itu akan membuat kami mudah diserang, jadi kita tidak bisa memakainya.

Bagiku yang tidak memakai FrameGear, daerah sekitar tetap terlihat gelap, tapi aku bisa melihat dalam kegelapan kalau mengalirkan Kekuatan Surgawi ke mataku. Sepertinya aku mulai menjadi manusia super.

Di bawah langit berbintang, Lindzey berjalan menuju kokpit Helmwige. Terdengar suara keras di mana-mana, menandakan aktivasi FrameGear sedang berjalan.

Setelah turun dari Helmwige, aku melihat langit… tak lama kemudian, terdengar suara retakan menggelegar.

Sudah datang, yah?

Langit terlihat pecah dan Fraze berbentuk serangga keluar dari lubang pecahan.

Sudah kuduga…yang datang hanya kelas-rendah dan kelas-menengah.

Jangan sampai berpisah dengan yang lain, kalahkan mereka semua. Serahkan tipe-terbang pada Lindzey, Rin, dan Yumina. Rue, serang sesuai kondisi.(Touya)

Baik!

Grimgerde milik Rin, Brunhild milik Yumina, dan Waltraude milik Rue punya perlengkapan jarak jauh. Walaupun dalam kasus Rue, ia harus berubah dulu sih.

Baiklah..kurasa aku akan memulai dengan “Meteor Zapper” untuk mengurangi jumlah mereka…

Jumlah? Aku melihat sesuatu yang aneh saat melihat retakan di langit.

Ada sesuatu yang aneh… Biasanya mereka langsung menyerang kami.

Fraze menyerang berdasarkan insting. Kalau diperhatikan secara seksama, mereka menyerang agar detak jantung orang berhenti, oleh karena itu biasanya mereka pergi ke desa atau kota terdekat. Dengan kata lain, seharusnya mereka menyerang kami.

Akan tetapi…sekarang mereka menyebar layaknya bayi laba-laba. Ada beberapa yang menyerang kami, dan ada juga yang berlari ke arah lain.

Kok bisa? Apa ada manusia di sekitar sini?(Touya)

Apa mungkin ada orang seperti “Asosiasi Emas”, yang berniat mencuri bagian FrameGear. Dan membuat replika Frame dari sana?

Artifak yang bisa menyembunyikan penampilan… bisa jadi seseorang menggunakan sesuatu yang sama seperti itu.

Kalau memang begitu, aku tidak bisa serta merta mengeluarkan “Meteor Zapper”.

Tapi, aku tidak bisa membiarkan mereka kabur begitu saja.

Lindzey! Kejar mereka yang melarikan diri! Yumina! Kalahkan mereka yang ada di belakang!

Ba-baik!
Baiklah

Mengikuti perintahku, Helmwige terbang dalam mode-terbang-nya dengan kecepatan tinggi.

Di bawahnya, core inti Fraze hancur saat mereka berlari ke arah lain.

Brunhild menembak mereka dengan sniper dari garis belakang. Peluru kristal menembus core mereka.

Kurasa ia bisa disebut dengan mesin pembunuh jarak jauh.

Hmm… sudah kuduga gerakan mereka sangat aneh … Mereka terlihat seperti makhluk yang tidak memiliki pemimpin atau semacamnya, mereka terlihat menyedihkan.(Touya)

Di tengah-tengah pertempuran bebas ini, keretakan di langit mulai menutup. Sepertinya akan berakhir. Baiklah, aku akan…

Master! Gelombang ke-2 akan segera datang!(Palshie)

Apa?!(Touya)

Dari smartphone, terdengar suara Palshie yang menganalisa pertempuran dengan “Gungnir”.

Di saat yang sama, terjadi retakan besar di langit.

Gerombolan Fraze keluar darinya.

Apa ini…!?!(Touya)

Kalau dilihat dari ukuran, mereka sama dengan kelas-bawah. Akan tetapi, tubuh mereka tidak transparan layaknya kristal, mereka mengeluarkan sinar gelap keemasan. Mungkin akan cocok kalau disebut dengan Fraze “emas”.

Aku tidak bisa memalingkan mata dari cahaya itu.

Kenapa? Karena walaupun redup, mereka diselimuti Kekuatan Surgawi.

Dengan kata lain, ini bukti jika mereka adalah Dependan dari seorang Dewa.

Bajingan tengik…ia membuat sesuatu yang merepotkan…!(Touya)

Intinya..mereka bukan Fraze biasa, mereka mungkin lahir dari Dewa-Iblis yang memakan Dewa-bawahan. Walaupun diselimuti Kekuatan Surgawi, aku yakin mereka tidak sekuat Dewa. Akan tetapi, mereka tetap saja tidak sama dengan Fraze biasa.

Karena mereka lahir dari Dewa-Iblis, apa ini artinya ia sudah keluar dari kepompongnya?

Seakan mengganggu waktu berpikirku, mereka mulai bergerak. Apa mereka akan menyerang kami?!

Lah…kok..?

Tangan Fraze-emas menusuk kelas-bawah yang ada di sampingnya dan mengambil core-nya. Akan tetapi, tubuh kelas-bawah tersebut tidaklah menjadi hancur. Melainkan...

“Meleleh” mungkin kata yang tepat untuk menggambarkannya, seperti es menjadi air. Sama seperti sirup, Fraze itu menjadi cairan lengket.

Selanjutnya, cairan itu diserap oleh Fraze-emas, meninggalkan core intinya yang kemudian hancur. Firasatku berkata kalau mereka akan menjadi lebih besar kalau menyerap kelas-bawah.

Memakan Fraze lainnya….

Apa yang mereka lakukan adalah kanibalisme. Apa Fraze dari gelombang pertama tadi lari mereka? Mereka mungkin berfikir tidak bisa menang melawannya?

Pada waktu yang sama, Fraze-emas terus menyerang Fraze biasa. Mereka mengabaikan kami.

Alasan Fraze menyerang dunia ini adalah untuk mencari core “Raja”. Itu lah misi mereka, sebuah insting yang tertanamkan pada mereka. Akan tetapi, sepertinya Fraze-emas ini tidak memiliki misi yang sama.

Apa ini artinya mereka adalah Dependan Dewa-Iblis, yah?

Touya-san, apa yang terjadi!?(Linzie)

Entahlah. Akan tetapi, musuh kita tidak berubah. Yumina, bisakah kau menembak Fraze aneh itu?(Touya)

Hmm…baiklah..aku akan mencobanya.(Yumina)

Tolong yah.(Touya)


Tak lama kemudian, Fraze-emas menerima tembakan peluru kristal.

Retakan kecil muncul di permukaannya. Mata Surgawiku melihat kondisinya. Mereka keras.

Retakan itu mulai beregenerasi, tapi tembakan ke-2 dan ke-3 yang lebih cepat daripada proses regenerasinya. Hei! Yumina tambah lihai, yah… apa ia bisa disebut dengan sniper?

Fraze-emas yang diselimuti warna emas kehitaman itu berusaha menyembunyikan core-nya. Akan tetapi, Yumina menembak pada bagian yang ia kira posisi core berada

Kalau kami memanggilnya Fraze dengan sebutan “Kristal Iblis”, maka Fraze-emas adalah “Iblis Baja”. Saat peluru ke-4 mengenainya, tubuhnya bergerak-gerak.

Sambil mengeluarkan asap hitam, tubuh oval-nya roboh. Tubuhnya pun meleleh layaknya es krim dan hancur, meninggalkan core yang berhasil ditembak Yumina.

Sepertinya mereka juga berhenti bergerak kalau core-nya dihancurkan. Walau rasanya aneh saat melihat mereka meleleh daripada hancur begitu saja…

jadi mereka bisa dikalahkan…bukan? Semuanya, jangan takut dan terus serang mereka secara berkelompok. Sakura, aku serahkan sihir bantuan padamu.(Touya)

Oke.

Rossweisse milik Sakura mulai mengeluarkan suara musik yang tercampur sihir.

Musik ini… yang itu, ya? Yang dimainkan 4 orang dari Liverpool, Great Britain? Mereka adalah musik favorit kakekku. Dari semua band yang kupunya, musik mereka paling banyak daripada lainnya.

Tapi…kenapa ia memilihnya…?(Touya)

Yah…Sakura kan tidak tahu Bahasa Inggris, jadi kurasa ia memilihnya karena melodi dan ritmenya saja.

Gerakan Fraze melambat saat mendengar musik yang temanya adalah “Selamatkan aku!”. Begitu ya. Sihir ini menghambat mereka —— Kalau aku disuruh berkomentar, musik ini punya efek mengurangi agilitas lawan.

Ayo! Orde Ksatria Brunhild, Maju!

『『『『『OOOOOOOOoooooooo!!!!!!!!!』』』』

Komandan-Ksatria Rain-san menyerang dengan Shining Count di depan, meninggalkan garis belakang.

Di sampingnya, Elzie dan lainnya juga ikut menyerang lawan dengan serangan jarak dekat.

Mati!!

Pile-bunker Gerhilde menembus badan lawan. Akan tetapi, ia menerima serangan dari tangannya karena serangannya tidak mengenai core.

Ia bisa mengalahkannya di serangan ke-3 dan melompat ke belakang saat lawan mencair.

Ihh. Menjijikkan.(Elzie)

Aku setuju dengannya. Fraze itu lain dengan Fraze normal.

Jika mereka benar Dependan Dewa-Iblis, kenapa mereka menyerang Fraze biasa? Bukankah Dewa-Iblis yang memakan Dewa-bawahan itu dikendalikan Kelas-Penguasa, Yura itu, kan?

Apa ini artinya…ada masalah internal di kubu mereka?(Touya)

Aku senang kalau ini tanda perang saudara, tapi dari yang kulihat, ini adalah pemangsa yang memakan buruannya. Aku tidak boleh berharap yang tidak-tidak.
1 hal yang kumengerti adalah, mengalahkan mereka bukanlah mustahil.

Master! Ada retakan lain!(Palshie)

Heh…?!(Touya)

Aku bahkan tidak sempat menunjukkan keterkejutanku saat ia keluar dari retakan ke-3.

Kelas-Penguasa yang terselimuti kristal transparan.

Sial…!

Kelas-Penguasa− adalah tingkatan tertinggi dalam ras Fraze, bahkan lebih tinggi dari Kelas-atas.

Namun yang memperparah keadaan adalah… aku kenal dia. Kami pernah bertempur di Istana Zenoasu. Kalau tidak salah namanya Gira, kan?

Seperti namanya, ia melototiku dengan mata merahnya dan menunjukkan senyuman haus darah.

(Ramune: ギラ (Gira), itu persis dengan – ギラつかせ (Giratsukase), yakni melotot)



Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya