Wednesday, 17 July 2019

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 295 Bahasa Indonesia


TranslatorSalra
Editor
Atla
Proof Reader
Shiro7D


Arc 27: Dunia Kebalikan

Chapter 295: Gerbang Antar Dimensi Tipe-2, dan Warna Merah



Walaupun desainnya masihlah sama, tapi ini adalah Gerbang antar dimensi tipe-2!!!(Professor Regina)

Di [Taman]  Babylon. Profesor menunjukan sebuah gerbang antar dimensi yang berada disamping yang gerbang dimensi yang asli.

Gerbang itu berbentuk lengkungan perak seperti miniatur Arc de Triomphe yang ada di France — dan seperti [Tipe-1], gerbang ini juga memiliki meteran setengah lingkaran di bagian atasnya.

Kedua gerbang antar dimensi ini terhubung dengan sihir ruang-waktu dan memiliki sumbu koordinasi dari dimensi lain yang melekat, umm… jadi singkatnya kedua gerbang ini saling terhubung satu sama lain dan jika kau memasang Tipe-2 di sisi dunia lain, maka kita akan dapat datang dan pergi dari dunia itu.(Professor Regina)

Aku mengerti. Jadi aku hanya perlu mencari tempat yang aman di dunia itu, dan meletakannya kan?(Touya)

Karena gerbang tidak akan aktif tanpa kekuatan sihir yang sanget besar, jadi aku tidak perlu khawatir seseorang dari sisi lain akan datang kesini. Namun, akan terjadi masalah jika gerbang itu dihancurkan hanya karena tidak ada seorangpun yang bisa mengaktifkannya.

Haruskah aku menempatkannya di tengah-tengah daerah yang sangat terisolasi dan memasang sihir penghalang di sekitarnya?

Ah, atau mungkin lebih baik jika aku menggunakan golem dari dunia itu untuk menjaga gerbangnya.

Dengan ini, kami juga dapat melintasi dunia lain kan...(Linzie)

Pada saat Linzie bergumam sambil melihat kearah gerbang antar dimensi. Professor memalingkan pandangannya dan terlihat menyesal.

Aa~… soal itu. Sejujurnya, saat ini gerbangnya masih belum sempurna. ~jadi terdapat batasan untuk kalian, jika ingin pergi kesisi sana dengan Touya-kun.(Babylon)

Batasan…? Apakah jumlah orangnya yang terbatas?(Yae)

Yae bertanya pada Professor. Apakah jumlah orang yang bisa ku bawa terbatas? Padahal aku ingin semuanya ikut jika bisa.

Dari pada jumlah orang, Batasan ini terdapat pada total massa seseorang atau apapun yang melewati gerbang itu. Umm, kecuali Touya-kun, batas maksimal yang melewatinya adalah 50kg… Yah, batas amannya kurasa sekitar 48kg.


Beberapa orang membeku di tempat karena kata-kata tanpa ampun dari profesor. Oi……  apa yang harus aku lakukan dengan suasana murung ini?

Ada timbangan pengukur berat badan yang aku buat di ruang ganti kastil, jadi setiap orang harusnya mengetahui berat badan mereka masing-masing.

Tanpa banyak bertanya, aku sungguh tidak khawatir soal berat badan Suu dan Professor, kerena tubuh mereka yang masih gadis kecil. Sedangkan Yumina, Rin, dan Luu yang badannya masih terbilang mungil juga kemungkinan masih aman.

Akan tetapi, kecuali Sakura yang terdiam sambil memiringkan kepalanya. Yae, Hilda, Elzie, dan Linze terlihat sangat gelisah akan hal itu.

Tidak, bukankah seharusnya tidak aneh bagi gadis dengan usia sekitar 15 sampai 16 tahun memiliki berat badan lebih dari 50kg? walaupun aku juga tidak terlalu mengerti akan hal itu.

Kurasa gadis didunia ini juga khawatir akan berat badan mereka ya…? Walaupun para lelaki tidak terlalu peduli akan hal itu.

Umm, bukankah lebih baik jika aku mencari tempat aman untuk menyembunyikan gerbang antar dimensi terlebih dahulu? Karena tidak akan lucu, jika saat kita semua pergi kesana dan terjadi sesuatu yang menyebabkan tidak dapat kembali lagi kesini.(Touya)

Pada saat aku mengatakan sesuatu yang sangat penting itu, para gadis yang lebih tua mulai hidup kembali dan berbicara bersamaan.

Itu benar! Kita kan masih belum tau apakah perjalanan kesana benar-benar aman atau tidak!(Yae)

Yae-san benar! Kita kan tidak harus terburu-buru kesana!(Linzie)

Benar! Bukan berarti dunia itu akan hilang jika kami tidak buru-buru kesana kan!(Elzie)

Y-ya. Kalau begitu bagaimana jika kita semuanya pergi kesana jika sudah aman saja…(Hilda)

Aku entah bagaimana memahami apa yang dipikirkan mereka, namun aku tidak mengatakan apapun. Karena ada beberapa hal yang seharusnya tidak boleh diikut campuri pria.

Yumina dan yang lain benar-benar tidak keberatan soal itu. Mungkin kerena mereka tidak menyangkal kalua saat ini masih terlalu cepat untuk pergi ke dunia lain. Hanya Suu yang agak marah.

Yah, kurasa memang lebih baik begitu. Karena akan lebih aman jika kita menyesuikan lokasi gerbangnya terlebih dahulu… (Babylon)

Professor mengangguk setuju dengan gampangnya. Lalu bukankah lebih baik jika kau mengatakannya sejak awal? Bukankah kau hanya menyebabkan ketegangan yang tidak perlu?

Dengan begitu, aku memasukkan gerbang antar dimensi tipe-2 didalam [Storage], dan mulai memasukkan kekuatan sihir kedalam tipe-1. Padahal sebelumnya aku telah mengisinya dengan penuh, namun sepertinya benda ini sudah menjadi kosong kembali dalam satu kali transfer.

Aku pikir konsumsi energinya yang buruk juga merupakan karakteristik yang perlu diperbaiki. Yah, walaupun dengan begitu hanya aku yang bisa menggunakan gerbang ini… Tunggu, apakah hal ini benar-benar harus diperbaiki?

Saat papan setengah lingkaran sepenuhnya terbuka, sebuah fluktuasi terjadi didalam gerbang. Lalu sebuah pemandangan gurun diproyeksikan.

Karena Tipe-2 masih di dalam [Storage] dan belum terpasang. Jadi sepertinya gerbang ini terhubung ke lokasi secara acak lagi.

Ya, itu tidak masalah. Karena aku masih bisa berpindah ke kota Alen di Kerajaan Suci Alent menggunakan [Gate].

Baiklah kalau begitu. Aku akan pergi sekarang, dan mungkin akan kembali besok atau lusa (Touya)

Mengingat selisih waktu pada saat transfer, aku mungkin dapat menemukan tempat memasang gerbang sekitar satu hari

Tolong jangan melakukan sesuatu yang tak masuk akal seperti yang selalu kamu lakukan, ya Touya-san… (Yumina)

Kata-kata Yumina entah kenapa menusuk diriku. Tidak, pada dasarnya, saat aku melakukan hal semberono, aku bukan berarti memang ingin melakukannya. Hanya saja  entah kenapa aku secara alami dibuat berakhir seperti itu.


Soalnya Touya-dono selalu terpengaruh dengan keadaan disekitarnya(Yae)

Dia sering kali berakhir dengan memicu tindakan itu.(Hilda)

Ingat, Jangan pernah ikut campur dalam hal apapun bahkan jika itu terjadi di depanmu. He!! Kau dengarkan? Apa kau mengerti?(Elzie)

I-ya, aku pergi dulu!(Touya)

Karena Yae, Hilda dan Elzie juga mulai ikut membuat serangan kombo., jadi aku memutuskan melarikan diri dengan melewati gerbang antar dimensi.

Setelah merasakan sensasi menerobos karet tipis seperti sebelumnya, aku melihat dataran kulihat sebelumnya di balik gerbang antar dimensi...

Dari sisi berlawanan gurun terdapat banyak berbatu besar yang bahkan sampai membuat sebuah jurang. Ini seperti American wild west yang sering aku lihat dibioskop. Apa mungkin nanti akan datang seorang cowboy menghapiriku yah...

Baiklah, pertama-tama aku harus memastikan dimana aku sekarang… Wow! Aku sampai di tempat yang lebih jauh lagi dari pada sebelumnya(Touya)

Aku mengkonfirmasi lokasi ku sendiri menggunakan [Map], dan menujukkan kalau aku berada di sisi Tenggara dunia terbalik… Jika aku membandingkan dunia kami dan membaliknya. Seharusnya aku berada di sekitar Kerajaan Sandora. Sedangkan Kerjaan Suci Aledt berlokasi di sekitar Rodomea, yang berarti aku cukup jauh.

Ah ya. Aku masih bisa pergi ke Aledt menggunakan [Gate] bahkan jika aku sangat jauh dari ibu kota.

Sekarang apa yang harus ku lakukan? Aku bisa memasang gerbang dimensi disini karna sepertinya tidak ada makhluk apapun disekitar sini……(Touya)

Dimana pun aku melihat hanya ada hamparan gurun yang luas. Bahkan tidak ada kehadiran jejak manusia maupun jalan yang terlihat disekitarnya. Bukankah daerah ini tampak seperti tempat yang tidak akan dikunjungi manusia? Sejauh ini, tempat ini telah memenuhi persyaratan kami.

Namun, tempat ini belum tentu aman. Bagaimanapun binatang sihir mungkin berkeliaran disekitar sini. Aku sudah bertemu satu saat pertama kali aku datang ke dunia ini. Mengingat bahwa mungkin ada monster seperti naga berkepala dua berkeliaran di sekitar sini, ada kemungkinan gerbang bakalan hancur.

Aku bias saja membuat dinding tak terlihat dengan [Shield] lalu mengubahnya seperti batu atau sesuatu dengan [Mirage]… Harusnya itu akan aman, meski begitu aku tidak terlalu yakin dengan tempat ini.

Tempat terbaik untuk memasang gerbang harusnya berada di ruang bawah tanah di sebuah rumah terpencil… mungkin. Karena tempat itu sendiri dapat menjadi kamuflase yang pas dan juga membuatnya aman dari gangguan dunia luar.

Akan tetapi, meminta seseorang untuk menempati rumah itu sudah pasti menjadi hal yang mustahil…

Tidak mungkin aku mengatakan kalau “Aku datang dari dunia sebelah” pada penduduk didunia ini dan meminta mereka bekerjasama denganku.

Meski aku bisa memanggil summoned beast… Namun mereka akan menghilang juga saat aku kembali ke sisi lain. Sial! Harusnya aku meminta professor membuatkan satu lagi tangki untuk menyimpan kekuatan sihir ku.

……Pada akhirnya, haruskah aku pergi dan mendapatkan golem ku sendiri?(Touya)

Jadi akhirnya aku memutuskan untuk mendapatkan sebuah golem setelah memberikan sedikit alasan pada diriku. Menurut Sancho-san, p setiap orang bisa membeli golem bahkan jika golem itu cukup mahal selama orang itu mempunyai cukup uang untuk membayarnya.

Dengan keputusan itu, sekarang saatnya mendapatkan uang dan mengumpulkan informasi, bukan?(Touya)

Aku tidak punya apapun sekarang. Sebelumnya aku telah mendapatkan uang dari Sancho-san, karena ia membeli batang emas yang kujual, namun aku telah mempertaruhkan semuanya di kasino waktu itu.

…… Kalau dipikir-pikir, aku belum menerima uang dari orichalcum dan adamantium yang aku berikan pada komplotan pencuri yang baik [Red Cat].

Terakhir aku melihat mereka, aku membantu mereka melarikan diri dari para prajurit dan langsung berpisah… Karena sekarang aku tidak punya uang, haruskah aku pergi dan mendapatkan bayaranku?

Ummm,  [Red Cat]…(Touya)

Aku memutuskan mencari ketua mereka, Nia. Saat ini dia sedang berada di negara bernama Kerajaan Strain, lebih tepatnya di kota Carne. Dekat dengan Kerajaan Suci Alent.

Meskipun mereka bukanlah komplotan orang jahat, namun mereka tetaplah komplotan pencuri. Jadi mereka sudah pasti sering kali berpindah lokasi, sehingga membuat pemeritah setempat tidak memperhatikan mereka.

Aku mengperbesar lokasi mereka, dan menemukan mereka di dalam hutan. Disana tampak ada sebuah dinding batu tipis dan di [Map] terdapat tulisan “Reruntuhan benteng Dwuzu”

Mereka mungkin menggunakan benteng yang ditinggalkan sebagai tempat persembunyian mereka, namun aku tidak mengetahui secara rinci dimana lokasi pasti Nia, karena ini hanya di lihat menggunakan peta pecarian dari smartphone.

Aku mencari [Red Cat] lainnya, namun seluruhnya hanya ada 30 orang. Bukankah jumlah mereka terlalu sedikit? Apakah merekah tengah melakukan tugas atau semacamnya yah?

Yah, itu tidak penting. Saat ini, yang penting aku pergi kesana.

[Gate] tidak bisa digunakan karena tempat itu belum pernah kudatangi sebelumnya. Mungkin saja aku bisa menggunakan [Teleport] kesana, namun tujuan tidak dapat ditentukan secara akurat karena terlalu jauh. Dan jika aku tidak ahli berteleport, bisa saja aku berakhir di atas sungai atau di dalam rumah orang lain.

Yah, pada dasarnya [Teleport] bukanlah sihir perpindahan jarak jauh.

Namun karena lokasinya berada didalam hutan, jadi seharusnya tidak masalah kan? Aku juga telah mencoba memindai area sekitar mereka, tapi tidak ada orang lain selain anggota [Red Cat]. Karena setiap anggota [Red Cat] sudah tahu kalua aku bisa menggunakan sihir perpindahan, jadi kurasa memanglah tidak masalah menggunakan [Teleport]. Yah, mari lakukan ini sambil melatih [Teleport] dalam waktu bersamaan, ok?

Tujuannya… kearah situ kan? Jarak… menurut peta ini… sebanyak ini…

Teleport(Touya)

Pemandangan sekitarnya langsung berubah dari gurun ke hutan. Karena aku berpindah dengan perbedaan 10cm di atas tanah, aku kehilangan pijakan ku sesaat, tapi entah bagaimana aku berhasil mendarat.

Mmm…… Seperti yang kuduga, jadi mustahil untuk melakukannya dalam satu perjalanan(Touya)

Saat aku memeriksa [Map], aku melihat masih ada beberapa jarak antara aku dan benteng, jadi harusnya masih ada beberapa km lagi untuk kesana.

Itu tidak berjalan sesuai yang aku prediksi. Sedangkan bagaimana perasaan saat perpindahan, itu terasa seperti melemparkan sampah kertas kedalam tempat sampah yang berlokasi beberapa meter di depan seseorang. Walaupun mungkin untuk melakukan perpindahan secara akurat jika aku terbiasa melakukannya, saat ini aku belum bisa melakukannya.

Ya, baiklah. Sekarang aku sudah dekat dengan benteng. Selanjutnya aku hanya perlu berpindah kedalam benteng dengan [Teleport].

Aku pikir tak masalah untuk muncul tiba-tiba di dalam benteng, namun aku pikir lebih baik lagi jika aku berpindah di depan Nia, ketua mereka. Aku mengkonfirmasi lokasinya dengan aplikasi map ku dan sepertinya dia berada di halaman benteng. Di area itu akan baik-baik saja.

Tanpa berpikir panjang, Aku melakukan [Teleport] mendekati Nia.

Namun itu ternyata sebuah kesalahan besar. Katakan saja bahwa itu merupakan kelalaian ku karna belum terbiasa menggunakan [Teleport]…

Huh?(Nia)

Target lokasinya bukanlah didalam halaman benteng namun didalam ruangan. Bahkan meski aku mengatakan itu “ruangan”, itu bukanlah ruangan biasa, namun sebuah tenda hijau besar.

Dan yang berdiri didepan ku adalah Nia, ketua dari komplotan pencuri yang baik “Red Cat”.

………………(Nia)

Matanya terbuka lebar-lebar karena kaget dan menatap kearahku. Ikatan rambut twintail merahnya terlepas dan membuat rambutnya tergerai.

Tangan yang menaikkan kaosnya berhenti bergerak dan celana pendeknya terjatuh diantara kedua kakinya. Bagian bawah tubuhnya hanya ditutupi celana dalam merah kecil.

Sangat jelas kalau dia di tengah-tengah mengganti pakaiannya…


Ka-ka……u……!」(Nia)

Ah-tidak-tunggu. Itu salah paham. ~kau tahu. Ini hanyalah kecelakaan
(Touya)

…Entah bagaimana aku bisa mendengar suara gemuruh sampai batas tertentu, wajah Nia semakin memerah marah dan malu.

Sepertinya tenda ini ditempatkan di dalam halaman, dan dia menganti pakaiannya di sini. Fungsi [Map] tidak akan menampilkan banyak hal mendetail seperti tenda dan yang lainnya, jadi ini adalah kesalahanku.

Melihat Nia yang mendekatiku dengan wajah yang merah terang sambil senyuman iblis, aku mempersiapkan diri sambil melihat tangan kanannya yang mengepal.

Apa ada kata-kata terakhir…?  Hah?(Nia)

Ah……(Touya)

Ah?」(Nia)

Bukankah merah agak sedikit mencolok, aku….. rasa?


Pada saat aku mengatakannya, tinjuan luar biasa Nia tepat mengenai rahangku. Meski aku bisa menghindar, itu adalah resolusi sebagai seorang pria yang ditanamkan didalam diriku dan menerimanya sebagai hukuman. Sebuah pukulan yang cukup kuat untuk menyebabkan gegar otak… Ya, aku menerima pukulan itu dan pingsan ditempat dimana aku berdiri.


Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

9 comments:

  1. Terimakasih min dan lanjutkan sampe terkejar versi Inggrisnya

    ReplyDelete
  2. akhirnya di up walaupun cman 1 chap tpi gk pp yg semangat min... di tunggu chap lainnya..

    ReplyDelete
  3. Tanggung....
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    Buka baju nya..😆

    ReplyDelete
  4. Lanjut miiinnnnnnn, semangat trus minnn

    ReplyDelete
  5. Semangat min mentranslate untuk kebaikan bersama aku dukung pokoknya

    ReplyDelete