Saturday, 3 August 2019

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 301 Bahasa Indonesia


TranslatorRamune
Editor
Budi
Proof Reader
Mizuki Hashima


Arc 27: Dunia Kebalikan

Chapter 301: Pulau Drakliff, dan Naga Perak



Haaa!!! 

Di sebuah pantai, seekor naga coklat meraung keras pada kami.
Walau pun aku tahu selanjutnya, mari bertanya untuk berjaga-jaga 

dia ngomong apa..?(Touya)
“Jangan ganggu aku, atau kubunuh kau”(Ruli)

Ruli wujud-chibi yang ada di bahuku menjawabnya sambil menghela nafas.
Saat ini, kami ada di desa nelayan di dekat pulau Drakliff.

Awalnya aku hanya ingin mencari informasi tentang pulau itu, tapi akhirnya aku memanggil Ruli dengan sihir pemanggilan juga.


Pemanggilannya sukses, tapi saat Ruli keluar, tiba-tiba naga coklat ini datang dan menyerang desa.

Kesabaran kami mulai habis, naga itu sekali lagi meraung keras.

Kenapa dia menyerang desa ini? Apa manusia punya salah padanya?(Touya)
Tidak ada, ia berkata “Jangan ganggu waktu bermainku”, saya rasa ia hanya iseng.. (Ruli)

Jadi bermain, yah. Naga hitam dulu itu juga sama, aku penasaran apa naga cenderung meremehkan makhluk lain. Yah, bukannya nggak paham sih, soalnya disebut makhluk terkuat, tapi yah...

Ia masih muda?(Touya)
Iya. Untuk ukuran manusia, sekitar 16. Dia berada di mana naga punya kekuatan
lebih banyak dari yang bisa kendalikan.(Ruli)

Dasar, aku tidak mungkin sabar bahwa semua ini dianggap mainan. Walaupun perumahan sudah luluh lantak, sepertinya tidak ada korban jiwa.

Bisakah kau menyuruhnya kembali?(Touya)

Saya rasa itu membuang-buang waktu saja…(Ruli)
Saat Ruli mengatakan sesuatu dalam Bahasa naga, raungan naga coklat itu semakin keras dan menyemburkan api.

Absorb(Touya)

Semburan api yang diarahkan pada kami itu pun menghilang layaknya embun. Sihir non-atributAbsorbmenyerap semua sihir menjadi milikku.
Kecuali dalam kasus yang langka, semburan api naga biasa merupakan konversi dari kekuatan sihir. MakanyaAbsorb bisa menyerapnya.

Sia-sia saja, yah? Apa kita tidak perlu menahan diri?(Touya)
Sepertinya begitu.(Ruli)

Rule terbang dan berubah ke wujud aslinya. Naga sapphire indah muncul secara tiba-tiba.

Melihat Ruli, naga coklat itu sedikit ketakutan.

Goo-gogaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!

Ia meraung keras, mencoba menakutinya, tapi Ruli mengabaikannya… kelihatannya begitu, tapi kulit sekitar matanya bergerak-gerak. Are… apa kau marah?

“Mpsssssshhh” Ruli menghirup udara dan mengeluarkan semburan yang lebih besar dari miliknya barusan.

Naga coklat itu pun jadi arang, tubuhnya hancur berantakan. Oooh, ngeri…….

Oioi, tidakkah kau berlebihan?(Touya)
Saya kehabisan kesabaran. Ia menghina anda, seharusnya ada batasan bagi makhluk yang tidak tahu diri.(Ruli)

Ah, jadi ia menghinaku, yah? Walau Ruli terkesan tenang dan bijak, sifatnya meledak-ledak. Kalau tidak begitu, mustahil ia bertengkar dengan Kohaku setiap hari.

…aku senang ia marah untukku, tapi aku bingung harus apa setelah ini…
…buat apa bingung. Desanya kebakaran, jadi urus ini dulu.

Ayo ke pulau itu. Mungkin ada Naga-Tetua yang bisa ditanyai.(Touya)
Semoga... saya harap semua naga dunia ini tidak seperti tadi.(Ruli)

Setelah aku dan 3 Etoile menaiki Ruli, kami berangkat ke pulau Drakliff. Tak lama kemudian, tempat yang kami tuju mulai terlihat.

Jadi itu pulau Drakliff, yah…?
Uups, ada beberapa naga….mereka terbang kemari, kan?

“Gyaagyaa”, kami terkepung.

Dilihat dari manapun, ini tidak bersahabat……(Touya)

Mereka mencoba mengintimidasi kita, tuan. Sepertinya mereka kawan naga tadi. Mereka semua naga-muda.(Ruli)

Bisakah kau menanyakan keberadaan Tetua?(Touya)

Baik..(Ruli)

Setelah Ruli mengatakan sesuatu dalam Bahasa naga, semua naga itu meraung keras lagi. Oalah~, naga sialan!!!

『「Untuk apa membiarkanmu bertemu dengan Tetua, pulanglah!」』(Ruli)
Mereka memang tidak bisa diajak bicara…(Touya)

Ruli itu adalah makhluk yang ada di puncak ras naga. Tapi, ia tidak muncul dalam waktu yang lama, jadi keberadaannya mulai terlupakan. Selain itu, kemunculan makhluk-surgawi adalah hal yang sangat langka dan akan semakin langka jika kemuncullannya di dunia yang rendah kekuatan sihir.

Akan beda jadinya kalau yang ditanyakan adalah Naga-Tetua tapi saat ini kami ditahan yang muda.

Perintah anda, Tuan?(Ruli)

Pergi dengan kecepatan penuh. Kita harus bertemu dengan Naga-Tetua walau dengan kekerasan sekalipun.(Touya)
Baik..(Ruli)

Saat Ruli mempercepat diri, semburan api, petir, angin, air menghadang kami. Aku melawan denganAbsorbsehingga Ruli bisa terbang dengan cepat.

Sesampainya di pulau, beberapa makhluk yang mirip T-rex mengepung dan menyerang kami. Mereka naga-tanah−naga yang tidak bisa terbang.

Target Lock. Gravity】」(Touya)

Setelah mengunci dengan “Multiple” via smartphone, aku mengaktifkan Gravity.

Gugyaaaaaaaa!!

Mereka semua pun jatuh. Aku tidak berniat membunuh kalian, jadi tenanglah di sini.
Sesaat aku melawan mereka, seekor naga mendarat di depan Ruli. Badannya berwarna hijau, bahu sampai ekornya dipenuhi tanduk panjang persis landak. Kalau tidak salah, ia naga-tanduk, kan? Aku pernah lihat di buku yang ada di guild.
Ia lebih besar dari Ruli.

Guruoaaaaaaaaaaaaaa!!
Gaaaaaaaaaaaaaaaa!!

Ia meraung, Ruli juga ikut meraung. Oalah, naga sialan!! Telingaku!!!

Naga itu menghirup udara. Bersiap ‘tuk menyerang. Seolah-olah menerima tantangannya, Ruli juga menyiapkan kuda-kudanya.

Pada saat yang sama, semburan api pun bertabrakan. Imbang untuk sesaat, tapi naga yang seperti landak itu kalah dengan semburan Ruli.

Badannya hangus dan terjatuh.

Apa ia Naga-Tetua?(Touya)
Tidak. Ia bahkan lebih muda dari bajingan yang tadi. Bualannya tidak kalah kasar dengan miliknya.(Ruli)

Ia muda!? Sepertinya umur dan ukuran tidak ada hubungannya, yah. Besar, tapi muda.
Hmm?

Terlihat seekor naga terbang dari gunung tengah pulau. Melihatnya, semua naga gelisah dan aungan tidak jelas tadi langsung berhenti.

Hee……

Melihatnya, aku jadi terkesima. Ia pasti Naga-Tetua, tidak, mungkin ia Naga-Legenda.

Naga yang mendarat dengan elegan itu berwarna perak.

Dalam situasi dan kondisi yang didatangi Kaisar Azure ini, saya sangat senang(Naga Perak

Naga perak itu berbicara dengan Bahasa manusia sambil menundukkan kepala. Melihat itu, semua naga muda melakukan hal yang sama.

Sekarang, namaku bukan Kaisar Azure. Kau harus memanggilku Ruli, karena itu lah yang dititahkan Tuan-ku ini, Mochizuki Touya(Ruli) 

Mendengar ucapannya, naga perak itu terkejut dan menundukkan kepalanya padaku.
Maafkan kelancangan kami, Tuan… (Naga Perak)

Ya…hmm, tidak masalah. Apa kau Tetua pulau ini?(Touya)

Benar. Saya Tetua pulau ini. Maafkan saya karena tidak menghentikan mereka…(Naga Perak)

Ia terlihat sakit. Kenapa, yah? Terbangnya juga lamban. Apa tubuhnya kesakitan? Apa ia tidak bisa memerintah dengan sempurna karena kondisinya ini?

Di ujung ekornya, terlihat luka berwarna ungu. Warna ungu yang sama juga terlihat di sekujur ekornya.

Apa yang terjadi pada ekormu?(Touya)

……terasa sedikit memilukan bagi saya, sekitar 200 tahun silam, luka ini disebabkan orang pengendali boneka, sampai saat ini, luka ini merambat layaknya kutukan. Pernah rasanya ingin memotong ekor sendiri, tapi gagal karena seperti ini lebih baik daripada tidak bisa terbang sama sekali…(Naga Perak)

Naga itu semakin menunduk. Kok tidak bisa terbang?

Memangnya naga tidak bisa terbang tanpa ekor?(Touya)

Bagi naga, tanpa ekor sama dengan mustahil seimbang saat terbang. Naga yang tidak bisa terbang sama dengan Naga-tanah. Sebagai gantinya, Naga-Tanah memiliki kaki yang kuat, tapi kami tidak. Tidak bisa terbang dan juga berlari di tanah. Makhluk seperti itu tidak bisa disebut sebagai naga lagi(Naga Perak)

Begitu ya. Boneka? Yang bisa melakukan ini padanya, mungkin golem. Golem yang bisa melawan naga….

Golem… apa warna boneka itu?(Touya)
Jika ingatan saya tepat, ungu… ada apa, Tuan?(Naga Tetua)

Ungu? Orang itu? Mahkota Ungu “Viola sang Fanatik”. 200 tahun yang lalu, kurasa pemiliknya bukan Luna.

Bisa jadi golem ungu lain. Toh ia tidak menyebut Mahkota. Walaupun yang melakukannya Viola, hal ini tidak ada sangkut pautnya denganku.

Aku akan menyembuhkannya. Jangan bergerak dulu, oke?(Touya)
Aa?(Naga Tetua)

Setelah memutarinya, aku memeriksa luka itu. Ini kutukan racun. Biasanya penderita kutukan ini akan langsung wafat, tapi mungkin ia bisa bertahan karena energi kehidupan naga yang kuat. Pertama-tama, hilangkan dulu racunnya.

「【Recovery】」(Touya) 

Setelah mengaktifkannya, warna ungu menghilang, digantikan warna perak yang cemerlang.

「【Elemen Cahaya! Murnikan dengan kesehatan belia! Mega heal!】」(Touya)

Luka itu pun sembuh.

Ooh…kekuatan tubuhku mulai kembali…! Menyegarkan sekali, rasanya seperti kembali muda lagi!(Naga Tetua Perak)

Ia pun meraung keras ke arah langit. Naga yang lain pun juga mengikuti aksinya.
Aku sering mendengar gonggongan anjing! Tapi kalau dibandingkan dengan naga, ya beda jauh lah! Sangat keras sampai-sampai udara pun terasa bergetar.

NAGA ANJING..!(Touya)

Mereka memuji Anda, Tuan. Tolong maafkan mereka.(Ruli)

Ruli mengirim pesan telepati. Kalau gitu ya, apa boleh buat.
Hal itu terus berlanjut sampai akhirnya Naga Perak membungkukkan diri padaku.

Mochizuki Touya-sama, sampai kapanpun, saya tidak akan melupakan kebaikan Anda. Apakah ada sesuatu yang bisa saya lakukan?(Naga Perak)

Sama-sama, ada sesuatu yang ingin kuminta. Aku ingin kau meminjamkan sebidang tanah, aku ingin membuat rumah.(Touya)

Sangat mudah. Bagaimana dengan turunan bukit di sebelah gunung. Anda bisa menikmati keindahan pulau.(Naga Perak)

Hmm, lumayan. Oke, kalau begitu, tunjukkan jalannya.

Berbeda dengan yang tadi, Naga Perak itu mengepakkan sayapnya dengan sangat kuat. Setelah dipandunya, kami sampai ke tempat yang dituju, turunan bukit.

Sesampainya di tanah, ia mengeluarkan cahaya menyilaukan dan wujud tubuhnya berubah. Tak lama kemudian, terlihat seorang pemuda berambut perak panjang hingga pinggang.

Ia bertanduk dan kulitnya juga memiliki sisik, persis ras-naga. Ia memakai kaos, celana, dan jaket yang sangat pas dengan penampilannya. Ia tampan. Sialan! Aku tidak malu, lho ya!

Mengejutkan sekali. Kau bahkan bisa berubah menjadi manusia…(Touya)

Iya. Kami, naga perak, adalah ras yang menyukai manusia, karenanya, kami diberkahi kemampuan ini.(Naga Perak itu)

Ruli, kau juga bisa?(Touya)

Saya tidak punya alasan untuk melakukannya. Naga perak sangat aneh.(Ruli)

Ucap Ruli yang kemudian berubah ke mode kecil. Kalau ini termasuk berubah, bukankah ini artinya ia juga bisa? Apa ia tidak mau?

Sepertinya Ruli dkk sangat bangga dengan tubuhnya, jadi mereka melihat ‘berubah menjadi manusia itu tidak dibutuhkan’.

Tempat ini memang indah. Kami bisa melihat seluruh pulau dan pemandangannya juga bagus(Touya)

Pi…(Ruby)

Ruby meniruku dan melihat sekitar. Di sisinya, Sappha dan Emera juga melakukan hal yang sama. Apa mereka menyukainya?

Sip, sekarang menyiapkan tanahnya.(Touya)

Aku pun mengatur keterjalannya dengan sihir tanah dan mengeraskan sebagiannya untuk mengokohkan pondasinya. Kalau tidak kuat, kan bisa longsor jadinya.
Setelah cukup kuat, aku pun mengeluarkan sebuah bangunan dariStorage.

Ooh……

Pi!』『Po!』『Pa!(Ruby dkk)

Selain naga perak, trio Etoile juga terkejut. Sampai segitunya, ya?

Aku membelinya. Awalnya, bangunan ini milik seorang Bangsawan Regulus tapi mereka ‘berpisah’ dengannya, jadi aku bisa membelinya dengan murah.

Aku pun menaruhnya ke atas tanah bidang denganModeling. Walaupun tamannya sedikit kotor, aku akan menanami sesuatu nanti, jadi untuk sekarang abaikan dulu.

Apa aku boleh memindahkan manusia dengan sihir transisi? Tentu saja, kami tidak berniat mengganggu kehidupan para naga.(Touya)

Tentu saja. Saya akan memerintahkan mereka agar tidak menganggu.(Naga Perak)

Ia berjanji, tapi untuk jaga-jaga, aku memasang barir pertahanan. Untuk jaga-jaga saja. Toh tidak ada yang bilang tidak ada naga goblok di sini.

Aku pun memasang Gerbang-antar-dimensi mk-2 yang dikeluarkan dariStorage di tengah taman. Awalnya sih mau dipasang di bawah tanah tapi di sini kan tidak ada orang, jadi tidak masalah.

……Bentar, kalau gak ada manusianya, bangunan yang fungsinya untuk kamuflase ini kan jadi gak berguna? Dipasang gerbangnya saja pun tidak masalah.
…yah, gak apa-apa lah, toh kami juga butuh tempat yang bisa digunakan untuk bersantai.
(Ramune: Seperti yang diharapkan dari otak. Kalau digunakan untuk membuat alasan, tak peduli baik atau buruk, tetap akan berhasil.)

Sisanya…. Menyuruh Ruby dkk untuk mengurusnya… apa mereka bisa melakukannya? Sepertinya mustahil deh. Selain itu, aku juga harus membawa mereka ke profesor.

Jangan-jangan aku harus membawa Raim-san ke sini…(Touya)

Kurasa pembantu super kami bisa melakukannya tapi akan rasanya aneh kalau ia menghilang dari dunia asalnya.

Kalau begitu, saya rasa Anda bisa menitipkan tempat ini padanya. Naga perak sepertinya yang tahu kehidupan manusia sangat langka, setidaknya ia mengetahui beberapa hal.(Ruli)

Apa itu benar?(Touya)

Benar. Kadang-kadang saya berubah menjadi manusia dan pergi ke kota untuk belajar.(Naga Perak)

Entah kenapa naga ini kuat dan rasa ingin tahunya tinggi. Transformasi wujud manusia mungkin ada karena rasa ingin tahu ini.

Apa ia terserang Mahkota Ungu juga karena rasa ingin tahu itu, yah…

Baiklah, bisakah kamu melakukannya? kamu bebas menggunakannya dan mengatur perabotan sekaligus makanannya.(Touya)

Tentu saja. Saya ingin tinggal di tempat manusia jadi saya senang menerima tugas ini.(Naga Perak)

Aku mengeluarkan uang dariStoragedan menyerahkannya. Aku menyuruhnya membeli perabotan, alat-alat dan lainnya. Aku juga memberinya karpet terbang agar mudah. Mustahil ia terbang dengan wujud manusia ke kota.

Hah? Bentar, naga perak itu spesies, kan? Apa kau punya nama?(Touya)

Tidak, Tuan. Kalau anda berkenan, saya akan senang menerima nama dari Touya-sama, seperti Ruli-sama…(Naga Tetua Perak)

Naga perak… perak, itu… “Silva” pernah digunakan Yumina untuk serigalanya kalau tidak salah “serigala silva”.

Naga sepertinya mungkin tidak suka menerima nama yang sama dengan anji…salah, serigala.

Shirogane… gimana? Itu nama yang pernah kugunakan.(Touya)

Senang menerimanya... Mulai sekarang, panggil saya dengan Shirogane.(Shirogane)

Naga perak itu… Shirogane, pun membungkuk.

Sip, dengan ini, tujuanku ke Dunia Kebalikan sudah selesai, kan? 

Baiklah, kami akan kembali dulu. Nanti aku akan kemari dengan beberapa teman, mohon bantuannya, ya.(Touya)

Baik, Tuan. Saya menantikannya.(Shirogane)

Shirogane membungkuk dengan elegan. Gerakannya semakin membaik. Jadi ragu kalau ia adalah naga.

Aku pun mengalirkan kekuatan sihir ke gerbang yang tadi kupasang di taman. Aku harus segera menyiapkan baterai kekuatan sihir.

Berbeda dengan yang ada di pulau Palerius, meteran yang ini terisi dengan kuantitas kekuatan sihir yang jauh lebih sedikit.

Ruli dan trio Etoile jauh di bawah 50 kg, jadi tidak masalah.

Setelah berjalan ke dalamnya, kami pun kembali ke Taman Babylon dengan selamat.


Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

10 comments: