Bannou Murazukuri Chapter 17

            

TranslatorRena
Editor
BUDI
Proof Reader
Shiro7D

Chapter 17 :
Direkomendasikan untuk Membangun Sebuah Gereja

“Bagaimana, Donga-san? Apa ada yang tidak kamu sukai?” (Luke)

“Tidak ada, kepala desa Kami tidak memiliki keluhan apapun. Bagaimana bisa kami mengeluh disaat kami telah diberikan makanan yang enak dan tempat tinggal yang bagus untuk kami. Apalagi, kami tak perlu mengkhawatirkan peperangan saat ini. Tempat ini seperti surga untuk kami. Kami semua sangat bersyukur.” (Donga)

 

Beberapa hari telah berlalu semenjak kelompok Donga-san tiba.

Mereka terlihat puas dengan keseharian di desa ini, jadi sebagai kepala desa, aku uga merasa senang.

Benar, saat ini Donga-san dan kelompoknya telah menjadi penduduk desa kami yang baru.

 

Kelompoknya terdiri dari 44 orang, dengan begitu total seluruh penduduk desa menjadi 97 orang. Sedikit lagi menjadi 100 orang…

 

Untungnya, kami mempunyai hasil panen yang cukup melimpah, jadi tidak perlu mengkhawatirkan persediaan makananan saat ini. untuk berjaga-jaga, aku menambah 4 sawah lagi.

Seperti kelompok Belrith-san, kebanyakan anggota di kelompok Donga-san adalah wanita dan anak-anak. Bahkan diantara anak-anak, lebih banyak perempuan daripada laki-laki.

 

Aku menggunakan ‘Appraisal Penduduk Desa’ kepada mereka, dan menempatkan mereka pada pekerjaan yang ada. Namun, saat ini hanya ada sedikit opsi pekerjaan yang ada, jadi tugas mereka saat ini mungkin kurang cocok.

Dan aku juga menemukan 6 diantara mereka yang memiliki potensi Gift… Tapi seperti sebelumnya, mereka harus menerima pemberkatan terlebih dulu agar bisa menggunakan Gift-nya Sungguh mubazir.

Pokoknya, saat ini kelompok Donga-san mulai terbiasa dengan keseharian mereka di desa…

 

“Kepala Desa! Ada sebuah kelompok mendekati desa. Mereka terlihat seperti pengungsi juga!”

 

Kelompok lain datang. Kali ini berjumlah 70 orang

 

“Apa yang akan kamu lakukan? Aku tahu kalau kamu akan menerima mereka, tapi itu melebihi kapasitas kita saat ini…” (Selen)

“Kamu benar…” (Luke)

 

Selen berkata begitu, dan mau tidak mau aku setuju.

Karena poin yang kuterima perhari meningkat, tidak ada masalah dalam poin. Dalam makanan juga sama. Selain panen besar, Selen dan yang lainnya juga pergi berburu dengan rajin, jadi kami memiliki makanan yang cukup melimpah sekarang.

Namun masalahnya adalah ruangannya. Disini tidak memiliki ruang yang cukup untuk membangun rumah teras lagi, apalagi sawah.

 

Mungkin kita bisa meminta keluarga yang memiliki anggota sedikit untuk membagi tempatnya. Atau mungkin…

 

<<Jika jumlah penduduk desa mencapai 100 orang maka level desa Anda akan meningkat lagi, dan akan meningkatkan area maksimumnya juga.>>

“Oh, begitukah?” (Luke)

<<Iya. Karena itulah, direkomendasikan untuk menerima mereka sebagai penduduk.>>

 

Aku selalu penasaran, dengan kriteria apa pembimbing ini memberikan rekomendasinya? Lagipula, bagaimana bisa dia mengetahui situasi dengan tepat?

 

Bagaimanapun juga, aku akan melakukan sarannya dan menerima kelompok itu.

 

<<76 orang yang dipimpin oleh Leon telah menjadi penduduk desa.>>

<<Ta-ta-ta-dah! Selamat! Karena Anda sekarang telah memiliki penduduk desa lebih dari 100, level desa Anda meningkat menjadi level 4!>>

<<400 poin desa diterima sebagai bonus peningkatan level.>>

<<Sekarang Anda bisa membangun lebih banyak jenis fasilitas.>>

<<Wilayah maksimal desa Anda telah meningkat.>>

<<Skill desa [Pendeteksi Penyusup] telah didapatkan.>>

 

Seperti yang dikatakan pembimbing, level desaku telah meningkat dan wilayah maksimalnya juga meningkat.

Entah bagaimana aku bisa merasakan seberapa luasnya desaku saat ini. mungkin, 2 kali lebih luas daripada saat masih level 3.

 

Apa itu berarti luas desaku akan meningkat 2 kali setiap naik level? Huh? Kalau begitu, mungkin untuk melebarkannya sampai skala yang tidak terbatas,kan? Hmm, iya, iya, nggak mungkin itu terjadi.

 

Kesampingkan soal itu dulu, aku mengecek fasilitas baru yang bisa kubangun saat ini.

 

Toko                            : 80

Lokakarya                   : 80

Toilet Umum               : 80

Fasilitas Rehabilitasi   : 100

Gereja                          : 150

 

Toko itu bangunan dimana seorang pedagang dapat menjalankan bisnisnya. Sementara itu, lokakarya adalah semacam tempat kerja bagi para pengrajin. Oke, terus apa yang dimaksud toilet umum? Dan juga, fasilitas rehabilitasi?

Dan yang paling membuatku penasaran adalah gereja

 

<< Direkomendasikan untuk membangun sebuah gereja.>>

 

Sedikit memaksa, sang pembimbing merekomendasikan itu.

Akan tetapi, tanpa seorang pendeta, tidak ada artinya untuk membangunnya. Kita bisa menggunakan bangunan itu untuk hal lain, namun dibutuhkan 150 poin untuk membangunnya, itu kurang efektif.

 

“Kenapa kamu merekomendasikannya?” (Luke)

<<Jika seseorang dengan potensi menerima gift [Penerima Wahyu] berdoa di sebuah gereja, kemungkinan Gift nya akan diterima.>>

“Huh? Tunggu, maksudmu, kita tak perlu ke geraja lainnya?”

<<Iya.>>




Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

0 comments:

Post a Comment