Evil God Chapter 67

TranslatorUDesu
Editor
UDesu
Proof Reader
UDesu


Chapter 67 :
Persiapan


Aku duduk di singgasana di Kuil Kegelapan dan mulai berpikir serius.
Tak lama kemudian, pak tua dan Jeko pun kembali.

[Bagaimana hasilnya?]
[Mereka tak mau mengambil resiko, jadi mereka berhenti di lantai 6 untuk hari ini.]

Pak tua menjawab pertanyaanku.

[Untuk sementara mereka mungkin akan berlatih di lantai 6 hingga 7. Daan saat mereka sudah cukup kuat, mereka akan mencoba lantai yang lebih tinggi.]

Jeko memasang wajah bosan.
Dia pasti bosan hanya melihat manusia bertarung.

[Kalau begitu, tak perlu mengawasi mereka dengan 3 orang, kan?]
[Ya, kurasa cukup aku dan Serina-dono saja.]

Saat pak tua mengatakan itu, Jeko pun berbicara seolah sudah menantikan hal itu.

[Kalau begitu, aku akan tetap di sini saja.]
[Tak ada yang perlu dikerjakan di sini.]
[Apa yang Anda ingin lakukan selanjutnya?]

Aku pun melihat pak tua tanpa membalas pertanyaan Jeko.

[Jadi, apa mereka mampu menyelesaikannya tepat waktu?]

Pak tua lalu mengerutkan keningnya dan berpikir.
[Jujur saja, aku tak terlalu tahu soal perkembangan manusia, tapi kurasa mereka akan bisa tepat waktu.]
[Begitu... sudah kuduga, kita perlu bergerak juga.]

Kemudian aku bangkit dari singgasanaku.

[Apa yang ingin Anda lakukan?]

Tanya Jeko.

[Apa tujuan Yufilia dan yang lainnya?]
[Mendapatkan banyak uang untuk membayar utang mereka.]
[Bagaimana caranya?]
[Mereka berencana untuk mencurinya dari ruang harta di Kuil Kegelapan.]
[Yah, itu kalau kau melihatnya dari perspektif kita.]

Aku tersenyum kecut pada jawaban Jeko.

[Apa isi ruang harta kita?]
[Tentu saja emas dan perak.]
[Apa yang akan mereka perbuat dengan itu?]
[Mereka akan membayar utangnya dengan itu.]
[Itu kalau Scottyard menerima emas dan perak sebagai bentuk pembayaran.]

Scottyard ingin Briton tunduk pada mereka.
Jika kita mencoba membayarnya menggunakan harta tersebut, dan mereka tak mau menerimanya, maka kita akan kalah.
Lagipula harta tersebut tidak tetap harganya.
Tak peduli berapapun harga taksiran menurut kita, tetap saja kita harus berpikir bahwa mereka tak akan mau menerimanya.

[Kalau begitu, mereka harus menukarkannya.]
[Ke mana?]
[Di Scottyard. Soalnya mereka akan membayar utangnya menggunakan mata uang Scottyard.]

Sepertinya dia paham soal itu.
Tapi ada satu masalah.
Ruang harta itu terlalu luas.
Tak mungkin mereka bisa menjual semua isinya di waktu yang bersamaan.
Kalau mereka melakukannya, harta itu pasti akan ditawar murah.
(tln : barang borongan itu harganya pasti lebih murah karena dibeli dalam jumlah banyak sekaligus, minimal ada diskon.)

Harga suatu barang ditentukan oleh penawaran dan permintaan (supply and demand) terhadap barang tersebut.
Jika jumlah penawaran banyak, maka harga barang tersebut akan jatuh.

Contohnya jika memiliki 99 gold di game.
Jika dibawa ke toko, tentu saja harga jualnya tidak tetap.
Kau harus membaginya lalu menjualnya dalam jumlah kecil.
(tln: gw gak ngerti perumpamaan ini, soalnya klo di game itu biasanya harga barang itu tetap)

[Itu akan membutuhkan waktu lama.]

Pak tua membuat wajah kesulitan mendengar penjelasanku.

[Kalau begitu, bukankah mereka tetap dalam masalah? Meski merea berhasil mengalahkan golem sebelum batas waktu, mereka tetap tak punya waktu untuk menukarkannya.]

Jeko akhirnya sampai pada kesimpulan.

[Ah, Anda berpikir untuk menukarkannya terlebih dahulu.]
[Anda mau mengubah emas dan perak itu menjadi mata uang Scottyard?]
[Apa kau bodoh?]

Tak ada yang pernah ke sini selama 1000 tahun, soalnya ini adalah dungeon dengan tingkat kesulitan tertinggi.
Ruang harta Kuil Kegelapan.
Pasti aneh jika di sana terdapat koin emas, dan koin emas putih Scottyard.

[Benar juga, lalu, apa yang akan kita lakukan?]
[Masih ada banyak harta di tempat lain, aku akan menukarkannya.]

Kemudian aku memasukkan beberapa harta ke dalam tas kulit, dan kemudian pergi ke ibukota Scottyard, Graggo.
Tempat yang kudatangi adalah tempat dimana aku menjual perhiasan sebelumnya.
Saat aku memasuki toko, aku langsung dibawa ke ruangan lain tanpa perlu memberitahu keperluanku.

[...Bukankah sudah kubilang kalau aku tak mau melihatmu lagi?]

Valef memasuki ruangan sambil mengeluh.

[Sayangnya, aku adalah pelanggan.]
[Pedagang juga punya hak untuk memilih pelanggannya.]

Meski Valef mengatakan itu, sepertinya dia tak ada niat untuk mengusirku.

[Ada sesuatu yang ingin kujual padamu.]

Kemudian aku meraih tas kulitku.

[Aku tak akan membelinya jika itu adalah benda sihir.]

Valef mengambil secarik kertas.

[Apa yang telah kau lakukan telah tersebar di seluruh penjuru Scottyard.]

Kertas tersebut adalah potongan surat kabar yang berisi foto saat aku melakukan pidato dan juga cerita pada saat kejadian itu.

[Aku tidak memberitahu mereka kalau kau datang ke sini, tapi karena ada satu perusahaan bodoh, pemerintah akhirnya tahu bahwa kaulah yang menjual barang tersebut.]
[Padahal aku tak akan melakukan apapun padamu meski kau memberitahu mereka.]
[Perusahaan itu pasti berpikir bahwa mereka akan mendapat pujian. Tapi pemerintah sepertinya malah menjadi marah dan menahan mereka.]

Valef pun tertawa.

[Kali ini aku ingin menjual benda ini.]

Akupun membuka tas kulitku.

[Hoo... dimana kau menemukan harta sebanyak ini?]

Setelah bertanya, Valefpun menggaruk kepalanya.

[Kurasa percuma bertanya, ya... hmm...]

Kemudian dia mengambil kaca pembesar dan memeriksa harta tersebut satu persatu.

[Sepertinya harta ini berasal dari zaman kekaisaran kuno Ulugu.]
[Sepertinya begitu.]

Harta yang terdapat di ruang harta Kuil Kegelapan berasal dari zaman kekaisaran kuno Ulugu.
Kenapa benda dari kekaisaran kuno berada di Kuil Kegelapan?
Yah, tak perlu memikirkan soal itu.

Valef tak berhenti bekerja meski sambil berbicara.
Dia larut dalam pekerjaannya untuk beberapa saat.
Kemudian dia mencatat setiap harta tersebut.
Saat sudah selesai, dia memberiku secarik kertas yang telah ditulisnya.

[Fuuh... totalnya kira-kira sebanyak ini.]

Jumlah yang tertulis di situ berjumlah sekitar 3 juta pound.
Yah, kurasa lumayan juga.

[Apa kau akan membelinya.]
[Aku cukup kesulitan soal itu. Kami telah memberitahumu kalau kami tak akan membeli benda sihir, tapi kali ini kau menjual harta karun.]

Valef berbicara dengan tegas.

[Jiwa pedagangmu kuat juga.]
[Soalnya aku adalah pedagang Scottyard.]

Valef membusungkan dadanya dengan percaya diri.

[Aku ingin memastikan sesuatu... kau masih memiliki banyak harta lainnya, kan?]
[Ya.]

Itu hal yang wajar, jadi tentu saja aku mengangguk dengan jujur.

[Apa kau akan menjualnya ke beberapa toko lagi?]
[Tidak, kali ini tak ada gunanya melakukan itu.]

Tak ada gunanya juga melakukan itu sebelumnya.
Berjualan dengan pedagang Scottyard sangat merepotkan.

[Lalu, apa yang akan kau lakukan kali ini?]
[Kalau bisa, aku ingin mejualnya di sini secara perlahan-lahan.]

Valef mengerutkan keningnya mendengar permintaanku.

[Itu sangat menyulitkan. Bukankah sudah kubilang kalau aku tak ingin berurusan lagi denganmu?]
[Itu berarti aku hanya harus membawanya ke orang selanjutnya.]
[... Berapa banyak yang kau butuhkan?]

Saat ditanya begitu, aku berpikir sejenak.
Kira-kira berapa banyak yang kubutuhkan?
Yah, kira-kira saja...
Kemudian aku memberitahukan jumlah uang yang kubutuhkan.

[Se-Sebanyak itu?]

Hm? Apa terlalu banyak?

[Meski dengan yang akan kau jual kali ini, aku tak bisa segera membayarkannya padamu.]
[Batas waktunya dalam sebulan. Atau mungkin bisa saja satu setengah bulan.]
[begitu, ya... Hari X Kerajaan Briton.]

Hanya dengan pembicaraan tadi, Valef sudah bisa menduganya.
Menduga tujuanku.

[Kalau begitu, mungkin aku bisa memenuhinya. Tentu saja, jangan marah jika aku tak bisa.]
[Aku tak akan marah.]

Lagipula, aku tak yakin ini akan berhasil.

[Kenapa orang sepertimu membantu kerajaan Briton? Meski jika kerajaan Briton hancur, kau masih bisa melakukan apa saja yang kau inginkan.]

Mendengar pertanyaan itu, akupun berpikir...
Kenapa aku melakukannya sampai sejauh ini?
Untuk sesaat, wajah Yufilia muncul di benakku.
Akupun menggelengkan kepala.
(Shiro7D: sudah di tetapkan… Yufi adalah main-heroin!!!!!!!!!!!!!!!!!!)

[Aku tak tahu. Aku hanya melakukan apa yang kuinginkan.]


Kemudian aku meninggalkan toko sambil mengatakan hal itu.





2 comments:

  1. Terimakasih banyak min atas updatenya dan lanjutkan ferus update series evil god

    ReplyDelete