Isekai Smartphone to Tomo ni Chapter 320 Bahasa Indonesia

TranslatorRamune
Editor
BUDI
Proof Reader
UDesu

Arc 28: Pergerakan Janin

Chapter 320: Kerajaan Primula dan Penyintas



“Ugh… terbang itu sangat menakutkan …”
“Uuuuu…” 

Elka si insinyur golem berjongkok lesu di lantai sambil bergumam, Sementara Fenrir tidak bergerak sama sekali.
Separah itu, kah? Rasanya cuma seperti naik pesawat jet yang terbuat dari kaca, kok… bentar, mungkin itu memang menakutkan, ya?

Padahal sudah bagus k
aena bisa sampai dalam 5 menit, tapi sekarang mereka malah diam selama 10 menit. 

“Oh ayolah, pandu aku ke sana. Bukankah pertempuran sudah dimulai?
“Ha! Iya juga. Ayo cepat!” 

Insinyur Elka akhirnya sadar dan membenarkan posisi kacamatanya yang hampir terjatuh.
Saat ini, kami berada di dekat Ibukota Kerajaan Primula, Primulet. Jika  dari sini, kami bisa sampai dengan cepat hanya dengan berjalan kaki dari sini

Saat kami tiba di gerbang ibukota, entah kenapa setelah Ir. Elka menunjukkan sebuah kartu pada penjaga, mereka segera menyiapkan sebuah kereta golem yang memiliki enam roda untuk kami. Mungkin perkataannya soal dia kenal dengan mereka bukan omong kosong belaka.

Kami menaikinya dan pergi ke istana bersama pengawalan para ksatria Primula. 
Aku melihati penduduk, dan… seperti yang kuduga, mereka terlihat cemas akibat perang yang sedang berlangsung.
Sesampainya di Istana yang ukurannya lebih besar dari istana di Brundhild, seorang lelaki berjanggut lebat dan badan besar yang mengenakan baju mewah berlari ke arah kami. Lucu sekali melihat si gemuk itu berlari sekuat tenaga. 

“Elka-dono!”
“Oh, Asisten Evry.”
“Lama tak berjumpa.” 

Evry, yang terlihat seperti sudah berusia 50 tahun,  berhenti sejenak untuk mengatur nafas, dan berjabat tangan dengan Elka dan Fenrir. Daripada berjabat, sepertinya Fenrir hanya menyodorkan kaki depannya. 

“Terima kasih sudah datang. Yang Mulia pasti akan sangat senang. Dengan ini, Primrage bisa bertempur dengan kekuatan penuh.” 
“Primrage?”
“Golem keluarga kerajaan Primula. Tipe [Warisan], dan aku lah yang selalu memberinya perawatan setiap beberapa tahun sekali.” 

Evry-san kemudian menatapku yang tanpa pikir panjang ikut dalam pembicaraan tadi.
 
Omong-omong, siapa pemuda ini?”
Asistenku. Kalau berjalan sesuai rencana, ia bisa menghentikan penyerangan oleh pasukan kekaisaran.”
“A-A-Apa!?” 

Evry membeku di tempat dengan mata terbelalak. Semua gerakannya terlihat  sangat lucu… 

“Bisakah kami bertemu dengan Raja secepatnya? Kalau bisa, di tempat tersembunyi. Soalnya pembicaraan ini akan menjadi sangat rumit dan membingungkan.”
“Baiklah, untuk sementara, tolong tunggu di sini!” 

Evry langsung berlari setelah menepuk dadanya dan batuk. Ia mengingatkanku pada Humpty Dumpty dari Mother Goose
(Ramune: Buat yang ingin tahu https://en.wikipedia.org/wiki/Humpty_Dumpty ) 

“Touya-kun, apa kau tahu kenapa aku percaya begitu saja padamu?”
“…? karena aku menunjukkan Reginleiv? Atau karena [Mahkota Hitam]? Bukankah itu karena kau mengetahui kemampuannya?” 

Ucapku padanya. 

“Memang benar... Tapi ada satu hal lagi, yaitu keberadaan kerajaan ini. Kerajaan ini memiliki sejarah paling panjang kalau dibandingkan dengan negara lain. Kerajaan ini adalah salah satu negara yang didirikan setelah Perang Dunia Kuno 5200  tahun yang lalu, dan satu-satunya yang bertahan sampai saat ini.” 

Perang Dunia Kuno… Itu adalah perang yang disebabkan oleh dua Kerajaan yang pada akhirnya juga ikut menyeret negara lain. Kalau tidak salah, hampir seluruh negara hancur disebabkan oleh pertempuran hebat dengan menggunakan golem.
Setelah kehilangan peradaban dan teknologi golem, dunia ini mulai bangkit kembali, bersama dengan beberapa golem yang masih bisa digunakan... kurang lebih begitulah ceritanya.
Kalau 5200 tahun, itu artinya semua itu terjadi sebelum dunia kami hancur oleh invasi Fraze, ya?  

“Salah satu legenda Kerajaan ini mengatakan, 5000 tahun yang lalu, saat semuanya hancur, seorang lelaki muncul di wilayah ini yang saat itu menjadi perebutan antara beberapa  suku. Lelaki itu berbicara dengan bahasa dan sihir yang tidak diketahui sebelumnya. Lelaki itu diterima oleh sebuah suku, dan dia menaklukkan suku-suku lain dengan cepat. Ia adalah Raja pertama. Dan sepertinya, sebelum mati dia telah mengatakan hal ini kepada orang terdekatnya : Aku adalah orang yang berasal dari dunia lain.
Apa?!” 

Tunggu dulu, Raja pertama kerajaan ini berasal dari Dunia lain!? 

“Nama Kerajaan ini Primula, adalah nama suku itu. Tapi nama Raja tersebut berbeda. Nama Keluarga Kerajaan ini adalah ‘Palerius’. Nama Raja pertama adalah ‘Relios Palerius’.”
“‘Palerius’…!?” 

Alerias Palerius. Penyihir Waktu yang hidup di Kerajaaan Kuno Paruteno 5000 tahun yang lalu. Pengguna sihir waktu, dan pembuat barier di pulau Palerius.

Kok bisa? Padahal gerbang dimensi yang ia tinggalkan di pulau itu tidak selesai… lebih tepatnya, hampir selesai. Satu-satunya kekurangannya hanyalah butuh kekuatan sihir yang terlalu banyak.
Apa ini gara-gara Mahkota Hitam yang saat itu muncul dan membawanya ke sini?  

Touya-kun, apa kau tahu nama itu?”
“…Ya. Ia adalah pengguna sihir waktu yang hidup 5000 tahun yang lalu. Tapi nama depannya adalah ‘Alerias’. Selain itu, di dunia kami, ada pulau yang bernama Palerius, yang ditinggali oleh keturunan dan muridnya.” 

Mungkin leluhur Palerius di dunia ini adalah anak atau cucu dari Alerius. 
Kalau itu benar, itu artinya keluarga kerajaan ini punya hubungan darah dengan Mentor Centoral di Pulau Palerius. 

“Ini… sepertinya akan bagus jika aku langsung membawa orang yang hidup pada zaman itu.”
“Eh? Apa maksudmu?”
“Tunggu sebentar ya. Aku akan segera kembali.” 

Aku meninggalkan Elka yang kebingungan, dan pindah ke Babylon dengan [Pindah Dimensi]. 
Aku masuki ke [Hangar], dan beberapa robot mini yang membawa banyak barang terlihat di depanku. Di sana, aku bisa melihat sosok Monica yang sedang memperbaiki bahu Gerhilde milik Elze di salah satu garasi.  

“Monica, profesor ada di mana?”
“Nn? Ahh, profesor ada di sana.” 

Profesor tergeletak di tempat yang ditunjuk Monica. Tidur di lantai… ya ampun...
Tubuhnya seperti anak SD, jadi kalau dipikir, ini adalah saat-saat yang ‘membuat hati hangat’, tapi…  

“Munya munya… Uhihi, pantsu-mu bagus sekali, ojou-chan… Copot saja, ya… Ya! Angkat kakimu seperti itu… Uhihyohyo…”

Apanya yang ‘membuat hati hangat’!?

“Oi, bangun! Ada hal penting.”
“Nn?” 

Aku membangunkannya yang masih senyum-senyum gak jelas, dan ia melihatiku dengan tatapan setengah mengantuk, tangannya bergerak ke atas dan… 

“Nn-”
“Mugu!?” 


Dia menarik kepalaku dan menempelkan bibirnya. Sebelum aku bisa melepasnya, kakinya menarik badanku, membuatku semakin susah bergerak. 
Lidah kecilnya menerobos mulutku dan bergerak dengan cepat. Apa-apaan teknik lidah mengerikannya ini…!?
 
“Nn-, BERHENTI!!”
“Fugya!?” 

Aku berhasil melepasnya, dan kulempar ia ke kasur yang ada di lantai. Oh, bahaya sekali…

Are…? Mana para ojou-chan-ku?”
“Kau mengingau?”  

Profesor menggaruk-garuk kepalanya, duduk dan melihat sekitar. Aku tidak akan komentar apa-apa soal pasangan ojou-chan yang ada di mimpinya. 
Aku menjelaskan situasinya, dan kembali ke Kerajaan Primula bersamanya dengan [Pindah Dimensi]. 

“Maaf membuat kalian menunggu.”
“Nowaaaaa!?” 

Elka dan Fenrir tidak terlalu terkejut, tapi lain dengan Evry, reaksinya menarik

“Tenanglah, ia bisa menggunakan sihir transisi.”
“Be-begitu ya. Maafkan saya.” 

Evry mulai tenang. Orang ini berbakat jadi tukang reaksi…  

Lalu... apa anak kecil ini juga berasal dari dunia lain?”
“Ya. Profesor Regina Babylon. dialah yang membuat FrameGear.”
“Gadis sekecil ini!?” 

Kali ini, giliran Elka yang kaget. Ya iyalah, soalnya tubuh Profesor itu terlihat seperti seorang anak SD yang memakai jubah putih ukuran XL.
Aku sudah mengaktifkan [Translation], jadi tidak akan ada masalah. Pertama-tama, ayo mulai perkenalan dulu. 

“Profesor, ini Insinyur Elka, dan penjaganya, Fenrir. Kalau soal golem, ia salah satu yang terhebat di dunia ini.”
“Hohou. Sepertinya sangat menjanjikan. Aku Regina Babylon, senang berkenalan denganmu. Kalau bisa, aku ingin kita diskusi ringan setelah ini.”
“Elka. Justru aku yang ingin berdiskusi denganmu. Aku ingin mendengar semua teknologi dari peradaban kuno.” 

Mereka berdua berjabat tangan sambil menunjukkan senyuman mencurigakan. Bentar, apa aku baru saja mempertemukan dua orang yang seharusnya tidak bertemu? Tanda larangan ‘jangan dicampur’ seperti yang ada di bungkus deterjen atau semacamnya muncul di pikiranku.

“Se-semuanya sudah berkumpul. Silakan ikuti saya, Raja sudah menunggu.” 

Evry, yang masih terlihat kaget, memandu kami ke dalam istana.
Sambil berjalan, aku menanyakan kepada Profesor tentang raja pertama kerajaan ini, “Relios Palerius”.  

“Relios… ah, dia putra ke-2 Palerius. Ia belajar ilmu teknik sihir seperti kakaknya, dan ia juga membantu ayahnya. Kudengar ia mati muda…” 

Ia tidak mati, tapi terlempar, dan jadi Raja di sini. 
Cerita yang aneh, tapi karena nasibku juga sama sepertinya, kurasa kami bisa akrab.
Di depan pintu besar di ujung koridor, terlihat 2 ksatria kuat.
Evry membuka pintu dan memandu kami masuk ke dalam. Tentu saja, kami digeledah terlebih dahulu, tapi karena Brunhild ada di [Storage], jadi tidak ada masalah.
Bagian dalam ruangan itu simpel, tapi elegan, yang memperlihatkan estetika sejarah yang bagus. 
Seorang pria yang duduk di kursi di belakang meja, berdiri dan berjalan ke arah kami. 
Ia terlihat sudah berumur 40 tahunan, badannya tidak terlalu besar, tapi kekar. Ukuran sedang yang kekar.
Dengan rambut coklat pendek, serta janggut dan kumisnya, ia terlihat seperti orang dewasa yang keren. Dan di atas kepalanya, terdapat sebuah mahkota emas yang terlihat simpel.
Ia pasti Raja Primula. Keturunan dari Penyihir Waktu, “Alerias Palerius”. 

“Lama tak berjumpa,  Ir. Elka. Aku senang karena kau bisa dating ke sini.”
“Lama tak berjumpa, Yang Mulia.” 

Mereka berbicara dengan akrab dan kemudian berjabat tangan. Daripada dengan seorang Raja, Ir. Elka terlihat sedang berbicara dengan seorang teman lama.

Raja melirik ke arah kami, dan mulai bertanya. 

“Apa ini orang yang kau bilang bisa menghentikan serangan dari kekaisaran?”
“Benar. Ia mungkin juga mampu menerjemahkan tulisan peninggalan dari Raja Pertama. Sepertinya, dia berasal dari dunia Lain yang pernah Raja ceritakan pada saya sebelumnya.”
“Apa…!” 

Raja Primula terlihat kaget mendengarnya. Ia melihatku dengan tajam, dan membuka mulutnya. 

“{htmzt/ioiuo kzttt/aeoui hkrtymn/iaioaii sstm/oieu srhnnk/oeaaia?}”
“Haa?” 

Matanya memberi kesan ragu melihatku yang tak mengerti apa yang dia katakan. Tapi, tak lama kemudian, suara dengan bahasa yang sama terdengar dari sampingku. 

“{srhmh/oeaao u.} Apa itu Bahasa yang digunakan si pak tua Palerius? Sayangnya, orang yang bisa menggunakan Bahasa Sihir Kuno sudah tidak ada” 

Ucap Profesor sambil tersenyum. Ooo…jadi namanya Bahasa Sihir Kuno, ya? Kalau pakai sihir [Translate], aku juga bisa kok.
Membawa Profesor ke sini ternyata adalah pilihan yang tepat

“Mhh.. jadi namanya Bahasa Sihir Kuno, ya? Di keluarga kerajaan kami, namanya adalah “Bahasa Kuno”. Kalau kami tidak bisa menggunakannya, kami tidak punya hak untuk naik tahta.” 

Heh. Mungkin Raja Pertama pecaya kalau ayahnya, Palerius akan berhasil menyelesaikan gerbang, dan membawa semuanya ke dunia ini.
Atau setidaknya keturunannya… Kurasa begitu isi pikirannya.
Mungkin, seperti yang dipikir penduduk Pulau Pakerius, ia berpikir dunianya sudah dihancurkan Fraze. 
Raja Primula, yang merupakan keturunannya, berjalan ke arahku dan mengulurkan tangannya. Ia orang yang jujur. 

“Selamat datang! Aku adalah Rudios Primula Palerius, Raja Primula.”
“Namaku Mochizuki Touya, Penguasa Daerah Dukedom Brunhild. Dan ia adalah Profesor Regina Babylon.” 


Aku pun menjabat tangannya. Aku tidak tahu apakah reaksi terkejutnya itu karena mendengar kalau aku adalah seorang Raja, atau karena mendengar nama Profesor, atau mungkin karena keduanya.


Sebelumnya || Daftar Chapter  || Selanjutnya

23 comments:

  1. Makasih min atas updatenya. Di tunggu kelanjutannya

    ReplyDelete
  2. Thanks min dah update dan terus semangat

    ReplyDelete
  3. Semangat min.... Suka baca novel disini

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. Ganbare min.. Gue paling seneng baca novel di blog ini. Klo bisa kebut yak min, soalnya udah rilis Chapter ke 514 nya 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. yah mo gimana lagi, kan hidup mereka gak cuma mantengin ini :v
      kita yg cuma tinggal baca aja mah harus sabar, sukur dah di translate, lagipula gw belom bisa Kanji :v

      Delete
  6. Updatenya disini setiap hari apa ya min buat isesuma?

    ReplyDelete
  7. Makasih min, mantap kali lah. Semangat buat chapter berikutnya

    ReplyDelete
  8. Makasih min mau up maaf belum bisa donasi min moga panjang umur ya min

    ReplyDelete
  9. Mantap min.Semangat buat chapter selanjutnya!!!

    ReplyDelete
  10. Yg tau versi inggris nya baca dimana kasih tau dong?

    ReplyDelete
  11. Makasih min:) di tunggu kelanjutanya semangay!!!

    ReplyDelete
  12. Semangat minnn ga sabar nunggu kelanjutannya

    ReplyDelete