Isekai Smartphone to Tomo ni Chapter 327 Bahasa Indonesia

TranslatorRena, UDesu
Editor
UDesu
Proof Reader
UDesu

Arc 28: Pergerakan Janin

Chapter 327: Burung Besar dan Pembawa Pesan




 [ Muncullah cahaya, tombak suci yang bersinar, Shinning Javelin!]”  (Sue)

Sebuah panah cahaya melesat lurus menuju target.

Patung batu berbentuk King Ape yang dijadikan sebagai target tertusuk dan hancur lebur.

Mungkin karena formasi sihirnya langsung terhubung dengan kekuatan sihir, [Shining Javelin] bisa ditembakkan secara langsung secara beruntun tanpa perlu merapal mantra dan terus menghancurkan patung-patung tersebut.
                     
Tidak butuh waktu lama hingga sepuluh patung yang disiapkan hancur lebur.

"Gimana? Hebat kan?" (Sue)

" Kau hebat, Sue. Kau benar-benar sudah berjuang keras." (Touya)

Aku mengelus kepala Sue yang terlihat banggaSungguh luar biasa karena dia bisa melakukannya saat berusia 11 tahun.

Sue memiliki kecocokan dengan atribut cahaya. Atribut sihir ini biasanya disebut sihir suci. Dia sangat unggul dalam sihir pemulihan, sihir pemurnian, dan sihir pertahanan.

Namun bukan berarti atribut ini tak memiliki sihir menyerang. Ada beberapa sihir untuk mengalahkan musuh seperti [Shining Javelin], [Light Arrow], [Star Bright] dan sebagainya.

Sue belajar sihir cahaya pada Lindsey dan Rin, dan tanpa disadari, ia sudah bisa menguasainya.

Selain itu, ia juga belajar ilmu bela diri dari Yae dan Lapis, dan juga teknik melempar pisau dari Cecil. Kelihatannya ia dengan mudah menyerap semua pengetahuan itu seperti sebuah spons yang menyerap air.

Bukankah itu berarti dia sudah lebih kuat dari para petualang tingkat menengah?

Mungkin ada sedikit pengaruh karena telah menjadi dependanku. Tapi kurasa sejak awal dia memang memiliki bakat.

" Tapi ini belum cukup! aku akan menjadi kuat hingga tidak menjadi bahan tertawaan sebagai istrimu, dan aku juga akan melindungi negara ini!" (Sue)

Dia mengatakan hal yang sangat bagus. Kemudian aku menyamakan pandanganku dengannya, lalu menggenggam tangan kecilnya.

" Terima kasih, tapi jangan memaksakan dirimu,  oke? Kau akan tetap menjadi orang yang penting bagiku tak peduli apakah kau kuat atau lemah." (Touya)

" Aku tidak memaksakan diri. Touya juga sangat penting bagiku. Itulah sebabnya aku bisa terus berusaha keras. Touya juga, jangan sungkan-sungkan untuk memanjakanku, ya!” (Sue)

Sue melingkarkan tangannya di leherku kemudian memelukku sambil mengatakan itu. Meskipun kau ingin aku manjakan, tapi aku tak akan berlebihan, oke?         
Aku memeluk tunangan kecilku itu sambil tersenyum.

“ Oh iya, Touya.” (Sue)
" Hmm?" (Touya)
Apa benar kalau jumlah tunanganmu nambah lagi?" (Sue)
" Hah!" (Touya)

Bentar, apa yang kau katakan, Sue!

"Apa kau punya tunangan baru di Babylon? Aku mendengarnya dari Shesca kalau ada seorang wanita berkacamata yang membawa anjing ” (Sue)

Tidak! Orang itu bukan tunanganku! Ia kesini hanya untuk menjadi staf teknis!” (Touya)
                                                                             
Dasar maid mesum tingkat akhir, kau bisikin apa ke Sue!?

Sue melepaskan pelukannya dan menghela nafas sambil menyilangkan lengannya. Apa-apaan pose itu? Kau belajar darimana?

“Ayahku bilang kalau Touya gampang kena masalah dengan banyak wanita, ayah juga bilang kalau aku harus waspada jika Touya terlibat dengan wanita aneh."  (Sue)

"Kan sudah kubilang bukan begitu!" (Touya)

Duke sialan, jangan katakan hal aneh begitu pada anakmu dong! Apa maksudmu dengan bermasalah dengan banyak wanita… Nggak mungkin kan?
                                                                                     
Kalau kuingat-ingat lagi, kurasa memang... Nggak-nggak-nggak. Nggak mungkin. Nggak ada kan. Anggap aja nggak pernah.

Selama beberapa saat, Sue terus saja menceramahiku. Tentu saja aku juga mencoba memberi pembelaan. Akhirnya aku bisa membuatnya mengerti.

"Touya, kau emang nggak bisa apa-apa tanpa kita, para tunanganmu!" (Sue)

"Iya ..." (Touya)



Aku bergandengan tangan dengan Suu yang suasana hatinya mulai membaik dan kembali ke kastil. Langit terlihat cerah seakan badai yang melanda beberapa hari yang lalu tak pernah terjadi.

Aku bisa saja meminta para roh untuk mencegah badai dan topan dating ke negeri ini, tapi sebaiknya aku tak mencampuri urusan alam kecuali sudah sangat parah.
(udesu : ntar kyk tenki no ko :v)

“ Oh iya, bagaimana kabar Ellen-san? (Touya)

“ Yah, akhir-akhir ini perutnya mulai membesar. Aku ingin segera mendapat adik laki-laki.” (Sue)

Ibu Sue, Ellen, saat ini sedang hamil besar. Mungkin itu salah satu alasan kenapa Sue sangat giat berlatih sihir.

Pelayan Duke Ortlinde, Leim-san, dengan bangga mengatakan kalau Sue telah menghabiskan waktunya dengan mengunjungi klinik di ibukota Belfast dan mengobati orang-orang disana dengan sihirnya. Dia adalah gadis yang baik hati.
Meski sifatnya rada sedikit naif dan egois sih...

"... Touya, ada sesuatu yang aneh di sana." (Sue)

" Eh?" (Touya)

Sue berhenti dan menunjuk ke langit di atas kastil.

Sepertinya sesuatu sedang terbang kemari. Aku tak bisa melihatnya dengan jelas karena jaraknya terlalu jauh.

"Apakah itu seekor burung?" (Sue)

[Long Sense ]"
 Aku melihat objek jauh itu dengan sihir non atribut [long sense].

Seperti yang Sue duga, itu memang seekor burung. Tapi burung itu tak sendirian. Ada manusia yang menungganginya.

Burung itu besar, juga. Apakah itu Behemoth? Terlebih lagi jumlahnya ada 3 ekor.

Apakah mereka datang untuk menyerang kota?  Tapi mereka mengubah haluan dan mendarat di lapangan yang ada di utara.

"Burungnya besar sekali." (Sue)

" Ayo kesana." (Touya)

Aku menggunakan [Teleport] untuk berpindah menuju dataran utara istana. Disana ada tiga ekor burung besar dan tiga orang yang.

Dua pria dan satu wanita. Mengenakan pakaian suku etnis. Mengingatkanku pada pakaian yang digunakan oleh suku-suku di Hutan Besar, tetapi rasanya agak berbeda.

Aku jadi teringat pada suku etnis Aztec di bumi, yang mana mengenakan bulu-bulu burung di kepala dan pundak. Apa ada sedikit campuran suku asli Amerika juga? ( suku Indian)

 … Mereka berkulit merah kecoklatan, dari negara mana mereka berasal? Jangan-jangan mereka berhubungan dengan dunia kebalikan?


" Yang Mulia!" (Nicola)

Nicola-san, wakil kapten orde ksatria disertai beberapa orang ksatria lainnya datang menghampiriku dari arah istana saat aku sedang menjaga jarak dan mengamati pergerakan orang asing tersebut.

Kami menunggu Nicola-san dan yang lain tiba lalu berbicara dengan tiga orang disana.

" Siapa kalian? Ada urusan apa kalian datang ke sini?"

“ Kami adalah utusan dari negeri yang berada di barat daya yang bernama Kerajaan Egret! Kami datang untuk mengirimkan surat dari raja kami kepada pemimpin negara ini! " (kang pos)

Satu dari tiga orang, seorang pria paling tinggi yang mengenakan bulu putih di kepalanya berteriak dengan suara nyaring.

Kerajaan Egret adalah negara kepulauan yang berbatasan laut dengan Misimide dan Belfast di sebelah barat daya dari Brunhild.



Nenek moyang yang membangun Kerajaan Egret merupakan sebuah suku dari  Hutan Besar yang menyebrangi lautan dan menemukan sebuah pulau dan menetap disana. Penampilan mereka juga tidak terlalu berbeda sih.

Aku pernah kesana sekali. Kalau tidak salah saat sedang mencari “Laboratorium” Babylon?
Meski aku cuma datang ke wilayah Naga Laut yang waktu itu menunjukkan jalan padaku sih.
                                                                             
Wilayah tropis yang sangat nyaman tuk ditinggali, Egret . Apa kalian datang jauh-jauh dari tempat itu?

Aku datang menghampiri ketiga orang yang berada di sebelah burung besar, dan berkata…
"Aku mengerti. Aku akan menerima suratnya. Aku adalah Mochizuki Touya, pemimpin dari Brunhild Dukedom” (Touya)

Ketika aku berkata begitu, mereka bertiga saling bertatapan dengan wajah terkejut, kemudian langsung berlutut dan memberikan suratnya kepadaku.
                                                               
Hmm, apa mungkin karena aku tak terlihat seperti seorang raja? Seperti.... “Bocah seperti dia tak mungkin seorang raja” Ayolah…  Raja dari Kerajaan Paluf masih berumur 10 tahun. Aku masih mending dari dia, tahu …… Apakah aku harus menumbuhkan jenggot? Mungkin tak akan cocok untukku.

Aku membuka bungkus surat berbentuk silinder yang mirip seperti bungkus ijazah kelulusan Sarjana dan membuka gulungan surat yang disegel dengan lilin.

Baiklah, coba kulihat… Hm… Hmm... Hmm…. Oalah…


"Apa yang tertulis di dalamnya?" (Sue)

" Yah, sederhananya, ini adalah sebuah permintaan bantuan." (Touya)

Kerajaan Egret tampaknya mengalami kerusakan yang cukup parah akibat badai akhir-akhir ini. Tanaman sawah terbawa arus banjir, semua kapal besar hancur, dan cadangan makanan yang tersimpan telah rusak. Jumlah korban jiwa hanya sedikit, tapi jumlah korban terluka cukup banyak.
                                                                             
Nampaknya cadangan makanan mereka kurang, ditambah tidak adanya kapal yang mampu dipakai untuk meminta bantuan kepada Belfast, Mismede, dan Refreese. Terlebih lagi, mengangkut bantuan makanan juga memerlukan cukup banyak waktu

Karena itulah mereka menggunakan burung besar untuk datang kemari dan meminta bantuan padaku.

Sejujurnya, Brunhild tidak bisa memberi bantuan makanan yang cukup. Dan meskipun rasanya terkesan pelit, tapi kami juga butuh makanan untuk negara kami yang kecil ini.

Mungkin aku bisa meminta masing-masing anggota dari Aliansi Dunia untuk memberi bantuan makanan. Kemudian aku akan memindahkannya dengan sihir transfer ke Egret
Negara lain juga punya permasalahan masing-masing, jadi hal itu tidak bisa dilakukan begitu saja.

"Untuk saat ini, bisakah salah satu dari kalian untuk ikut denganku ke istana? Aku akan mencoba menghubungi negara lain. Mungkin akan memakan sedikit waktu... Ah, tolong tinggalkan burung-burung ini di sini saja." (Touya)

Baiklah."

Seorang pria muda dengan hiasan bulu putih dikepala dan seorang wanita dengan hiasan bulu merah mendatangiku. Dan seorang pria muda dengan bulu coklat tampaknya tinggal di sini untuk menjaga burung-burung ini.

Burung-burung ini disebut Burung Louf. mereka adalah salah satu spesies monster yang telah menjadi behemoth. Dan yang menjinakkan para burung  ini adalah orang-orang Suku Louf.

Meski begitu, sepertinya saat ini mereka hanya memiliki lima ekor saja.

Di antara mereka bertiga, pria muda dengan hiasan kepala bulu putih  yang bernama Totora Louf adalah ketuanya. Seorang wanita dengan hiasan kepala bulu merah bernama Lilicana LoufMereka berdua saudara kandung. Kemudian, pemuda dengan hiasan kepala bulu coklat adalah Rocha LoufMeski memiliki nama keluarga yang sama, tapi dia hanyalah sepupu mereka.

Sue ingin menunggangi burung Louf, tapi aku melarangnya karena itu terlalu berbahaya.

Ketika aku menjelaskan kalau dia adalah tunanganku, Totora dan Lilicana terlihat terkejut.

***

Aku menghubungi pemimpin negara lain dan segera mengumpulkan sejumlah bahan makanan untuk Egret. Tapi sepertinya jumlahnya tidak cukup.
                                                                                           
Pada akhirnya, Egret harus segera mengamankan pasokan makanannya secara mandiri. Tapi itu akan sedikit sulit karena industri perikanan mereka macet gara-gara kapal-kapal besar yang masih rusak.

Memprodukksi kapal dengan menggunakan “Workshop” Babylon?
Boleh saja, tapi tentu saja aku akan minta biaya pembuatannya.


Tapi sepertinya masih ada masalah lain.

"Meskipun punya kapal, kami tetap tak akan bisa memancing ikan karena ada Tentakra di laut." (Totora)

" Tentakra? Oh, binatang monster yang berbentuk cumi-cumi raksasa , ya? (Touya)

Cumi-cumi raksasa Atlantis adalah makhluk tak bertulang belakang terbesar di bumi. Ada yang bilang kalau panjangnya bisa mencapai 18 meter. Tapi Tentakra adalah monster raksasa yang jauh lebih besar. Aku pernah membaca tentangnya di buku ensiklopedia monster di guild petualang.

Tampaknya, sebuah kapal besar bisa diseret kedalam laut menggunakan tentakelnya. Aku tak tau seberapa besar makhluk itu.

Bentuknya mirip seperti Kraken yang pernah aku summon sebelumnya, tapi sepertinya jenisnya berbeda.

"Bentar, bukannya Egret berada dalam perlindungan naga laut?" (Touya)

Naga laut, bisa dibilang dia adalah makhluk pelindung Egret. Seekor naga baik yang tinggal di laut dekat Egret dan melindungi masyarakat Egret. Ia termasuk bawahan dari Ruri. Aku pernah bertemu dengannya sekali.

Naga laut itu pasti tak akan menghiraukan teror yang dilakukan oleh Tentakra itu.

" Naga laut bertarung melawan Tentakla… Namun, ia kalah dan menghilang ke suatu tempat, tapi kurasa dia belum mati..." (Totora)

Naga laut kalah? Apakah Tentakra lebih besar dari yang kuduga?

Kira-kira dagingnya bisa dimakan nggak ya? Mungkin ia bisa menjadi bahan makanan. Kita bisa membuat cumi-cumi asin agar tahan lama.
                                   
Entah kenapa mereka memandangku dengan jijik saat mengatakan hal itu. Eh? Kalian tidak makan cumi-cumi? Bukankah sumber mata pencarian kalian dari laut?

Apa karena perbedaan budaya, ya Yah, aku nggak akan maksa sih, lagian aku nggak tau itu enak apa tidak.

Sejujurnya, aku nggak begitu suka cumi-cumi. Aku tak suka teksturnya yang kenyal itu. Mau direbus atau dipanggang pun tetap enggak suka. Kalau cumi-cumi kering sih tak masalah.

Baiklah, bagaimana kalau sekarang kita pergi ke Kerajaan Egret dulu.

Kalau bisa aku tak mau melawannya di laut ...
                      
Aku menggunakan [Recall] untuk mendapatkan ingatan soal ibukota Egret, Letrabanba.

Sue memanggilku saat aku ingin membuka [Gate].

“Aku bosan karena terus tinggal di rumah. Sekali-kali bawa aku juga dong! Memenuhi keinginan istri juga merupakan tugas seorang suami, kan?" (Sue)

Padahal aku tidak sedang jalan-jalan...

Ketika Sue mengatakan hal seperti itu, tunanganku yang lain mengangkat tangan dan meminta untuk ikut juga.

Aku pasti akan malu jika membawa semua tunanganku dan bertemu dengan raja dari negara lain...
Akhirnya aku berhasil membujuk mereka agar hanya dua orang selain Sue yang boleh ikut denganku kali ini. Jujur saja tiga orang itu sudah cukup banyak.
                                                             
Pada akhirnya, pertarungan suit antara kedelapan tunanganku pun dimulai.

Louf bersaudara sangat terkejut melihat para tunanganku yang adu suit dengan sangat antusias.
Ya, aku mengerti kok. Tapi tolong jangan komentari hal ini.
                                                                             
"Aku menang!" (Linze)

“V untuk Victory (Kemenangan).” (Sakura)

Pada akhirnya, Linze dan Sakura lah yang keluar sebagai pemenang.

Mereka yang kalah akhirnya memintaku untuk membawakan oleh-oleh. Sudah kubilang, aku  kesana bukan untuk jalan-jalan.

Memang sih, tempat itu sangat bagus untuk dijadikan tujuan liburan karena di sana ada pantai tropisnya.

Kali ini aku akan membawa Sango dan Kokuyou. 
Aku tidak ingin bertarung di dalam air, tapi tak ada salahnya berjaga-jaga.

" Jadi, Seberapa besar Tentakra itu?"

" Aku tidak tahu, karena yang terlihat di permukaan hanyalah kepala dan tentakelnya. Beberapa saksi mata mengatakan bahwa ia sebesar naga laut."

Jika demikian, panjangnya sekitar lebih dari 50 meter?

Bagaimana caraku mengalahkannya? Jika dipindahkan ke permukaan tanah dengan [Gate] maka air laut akan ikut terbawa bersamanya, bisa-bisa akan memicu bencana lanjutan…

Memancingnya dengan Frame Gear ... kayaknya gak mungkin. Aku nggak alat pancing dan benang yang cukup kuat
Sebentar... bagaimana kalau kuubah Orichalcum menjadi alat pancing dan benang menggunakan [Modelling]?
                                                                                              
Tunggu dulu, lagian bagimana caranya mancing  cumi-cumi?

Akupun mencari petunjuk soal cara memancing cumi-cumi di smartphone milikku.




6 comments: